Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan

    12-10-2026 - 08.35

    Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat

    12-10-2026 - 08.06

    Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi

    12-10-2026 - 07.35
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan
    • Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat
    • Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi
    • Strategi Pemerintah Tutup Lubang Defisit APBN
    • Di Balik Pesta Diskon Amazon Gelombang PHK Menghantui
    • SeaBank Bawa Angin Segar Ekonomi Biru Pulau Pari
    • Misteri Defisit APBN Capai Rp 319 Triliun
    • Strategi Baru Suahasil Kelola Kemenkeu
    • Mentan Siapkan Solusi Abadi Peternakan Nasional
    • Lombok Berdenyut Sambut Pesta Balap Dunia 2026
    Rabu, 14 Oktober 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan

      12-10-2026 - 08.35

      Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat

      12-10-2026 - 08.06

      Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi

      12-10-2026 - 07.35

      Strategi Pemerintah Tutup Lubang Defisit APBN

      12-10-2026 - 07.20

      Di Balik Pesta Diskon Amazon Gelombang PHK Menghantui

      12-10-2026 - 05.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Skandal Pajak Mengguncang! Purbaya Bocorkan Modus Perusahaan Baja China Kemplang Triliunan Rupiah, Diduga Beli KTP untuk Pekerja Asing? Ancaman Penggerebekan Kian Dekat!

    Skandal Pajak Mengguncang! Purbaya Bocorkan Modus Perusahaan Baja China Kemplang Triliunan Rupiah, Diduga Beli KTP untuk Pekerja Asing? Ancaman Penggerebekan Kian Dekat!

    Ekonomi 09-01-2026 - 05.062 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Skandal Pajak Mengguncang! Purbaya Bocorkan Modus Perusahaan Baja China Kemplang Triliunan Rupiah, Diduga Beli KTP untuk Pekerja Asing? Ancaman Penggerebekan Kian Dekat!

    EraNusantara – Sebuah pengakuan mengejutkan datang dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang baru-baru ini mengungkap dugaan praktik culas oleh sebuah perusahaan baja asal Tiongkok yang beroperasi di Indonesia. Perusahaan tersebut, menurut Purbaya, tidak hanya disinyalir mengemplang Pajak Pertambahan Nilai (PPN) secara signifikan, namun juga diduga kuat melakukan pembelian Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk para pegawainya.

    Menanggapi temuan serius ini, Purbaya menyatakan bahwa pihaknya telah merencanakan tindakan tegas berupa penggerebekan. "Ada perusahaan baja China yang beroperasi di sini. Mereka diduga membeli KTP untuk para karyawan dan tidak membayarkan PPN. Rencananya akan kami gerebek, namun kami akan menunggu momen yang paling tepat," ujar Purbaya saat ditemui di Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Kamis (8/1/2026).

    Skandal Pajak Mengguncang! Purbaya Bocorkan Modus Perusahaan Baja China Kemplang Triliunan Rupiah, Diduga Beli KTP untuk Pekerja Asing? Ancaman Penggerebekan Kian Dekat!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Indikasi kuat praktik pembelian KTP ini muncul setelah tim investigasi menemukan bahwa baik pemilik maupun sebagian besar pegawainya tidak mampu berkomunikasi dalam Bahasa Indonesia. "Pengusahanya dari Tiongkok, memiliki perusahaan di sini, dan seluruh karyawannya adalah warga negara Tiongkok yang tidak bisa berbahasa Indonesia," jelas Purbaya, menyoroti kejanggalan tersebut yang menguatkan dugaan adanya manipulasi data kependudukan.

    Lebih lanjut, Purbaya membeberkan modus operandi perusahaan tersebut yang cenderung melakukan transaksi berbasis tunai (cash basis) untuk menghindari deteksi dan pelacakan oleh otoritas pajak. Akibat praktik ilegal ini, kerugian negara ditaksir sangat besar. Purbaya bahkan menyebutkan bahwa potensi pendapatan pajak yang hilang dari satu perusahaan baja saja dapat mencapai lebih dari Rp 4 triliun per tahun. "Dari sektor baja saja, potensi kerugian pajak yang kami perkirakan dari informasi orang yang sudah insaf bisa mencapai lebih dari Rp 4 triliun dalam setahun. Ini angka yang sangat besar, dan ada banyak perusahaan lain yang mungkin melakukan hal serupa," papar Purbaya.

    Praktik penjualan langsung kepada klien secara tunai tanpa pembayaran PPN ini jelas merugikan kas negara secara signifikan. "Ini kerugian besar bagi negara, dan kami akan segera menindaklanjuti kasus ini dengan cepat," pungkas Purbaya, menegaskan komitmen pemerintah untuk memberantas praktik pengemplangan pajak yang merugikan pembangunan nasional.

    Editor: Rockdisc

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan

    Ekonomi 12-10-2026 - 08.35

    Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat

    Ekonomi 12-10-2026 - 08.06

    Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi

    Ekonomi 12-10-2026 - 07.35

    Strategi Pemerintah Tutup Lubang Defisit APBN

    Ekonomi 12-10-2026 - 07.20

    Di Balik Pesta Diskon Amazon Gelombang PHK Menghantui

    Ekonomi 12-10-2026 - 05.35

    SeaBank Bawa Angin Segar Ekonomi Biru Pulau Pari

    Ekonomi 12-10-2026 - 05.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0633 Views

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0627 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0627 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.