Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Menguak Daya Tarik Tersembunyi KEK Halal Sidoarjo: Mengapa Investor Global Berbondong-bondong Melirik Indonesia sebagai Pusat Ekonomi Syariah Dunia?

    18-04-2026 - 05.06

    Terkuak! Di Balik Ketenangan Pasar: BULOG Ungkap Strategi Jitu Jaga Harga Minyakita Tetap Stabil dan Pasokan Melimpah Ruah, Tak Perlu Khawatir Lagi!

    17-04-2026 - 19.06

    Bongkar! Rahasia di Balik Anjloknya Harga Minyakita: Kebijakan ‘Tak Terduga’ Pemerintah Ini Lampaui Target, Tapi Awas Sanksi Mengintai!

    17-04-2026 - 05.06
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Menguak Daya Tarik Tersembunyi KEK Halal Sidoarjo: Mengapa Investor Global Berbondong-bondong Melirik Indonesia sebagai Pusat Ekonomi Syariah Dunia?
    • Terkuak! Di Balik Ketenangan Pasar: BULOG Ungkap Strategi Jitu Jaga Harga Minyakita Tetap Stabil dan Pasokan Melimpah Ruah, Tak Perlu Khawatir Lagi!
    • Bongkar! Rahasia di Balik Anjloknya Harga Minyakita: Kebijakan ‘Tak Terduga’ Pemerintah Ini Lampaui Target, Tapi Awas Sanksi Mengintai!
    • Bukan Langka, Tapi… Mendag Budi Santoso Blak-blakan Soal Kondisi Minyak Goreng dan Minyakita, Ada Apa Sebenarnya?
    • Terungkap! Kunci Laporan Keuangan Bisnis Anda Dilirik Investor dan Perbankan: Rahasia Kredibilitas yang Wajib Diketahui!
    • Mengejutkan! Purbaya ‘Pamer Otot’ Ekonomi Indonesia di Hadapan IMF dan Investor Kelas Dunia: Angka Rp 420 Triliun Jadi Sorotan Utama!
    • Terkuak! Biaya Perang AS-Iran: Bukan Hanya Triliunan Dolar, Tapi ‘Bom Waktu’ Utang yang Mengancam Generasi Mendatang!
    • Terkuak! Jurus Jitu Indonesia Hadapi Gejolak Energi Global: Kesepakatan ‘Mega’ dengan Rusia Jamin Pasokan Minyak & LPG Aman, Hingga Potensi Nuklir Terbuka!
    • Alarm Merah Perdagangan RI-Rusia Berbunyi! Putin Blak-blakan di Depan Prabowo, Ungkap Fakta Mengejutkan dan Peluang Emas BRICS yang Tak Terduga!
    • Terkuak! Target Puluhan Ribu Gerai Koperasi Merah Putih Jauh Panggang dari Api: KSP Ungkap Tiga Biang Kerok Utama yang Bikin Proyek Ambisius Ini Amburadul!
    Sabtu, 18 April 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Menguak Daya Tarik Tersembunyi KEK Halal Sidoarjo: Mengapa Investor Global Berbondong-bondong Melirik Indonesia sebagai Pusat Ekonomi Syariah Dunia?

      18-04-2026 - 05.06

      Terkuak! Di Balik Ketenangan Pasar: BULOG Ungkap Strategi Jitu Jaga Harga Minyakita Tetap Stabil dan Pasokan Melimpah Ruah, Tak Perlu Khawatir Lagi!

      17-04-2026 - 19.06

      Bongkar! Rahasia di Balik Anjloknya Harga Minyakita: Kebijakan ‘Tak Terduga’ Pemerintah Ini Lampaui Target, Tapi Awas Sanksi Mengintai!

      17-04-2026 - 05.06

      Bukan Langka, Tapi… Mendag Budi Santoso Blak-blakan Soal Kondisi Minyak Goreng dan Minyakita, Ada Apa Sebenarnya?

      16-04-2026 - 19.06

      Terungkap! Kunci Laporan Keuangan Bisnis Anda Dilirik Investor dan Perbankan: Rahasia Kredibilitas yang Wajib Diketahui!

      16-04-2026 - 05.06
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Terbongkar! Modus ‘Selimut Basah’ Gagal Total di Soetta, Nyaris 100 Ribu Baby Lobster Gagal Diselundupkan! Ancaman Kerugian Ekonomi Nasional Milyaran Rupiah Terhindar.

    Terbongkar! Modus ‘Selimut Basah’ Gagal Total di Soetta, Nyaris 100 Ribu Baby Lobster Gagal Diselundupkan! Ancaman Kerugian Ekonomi Nasional Milyaran Rupiah Terhindar.

    Ekonomi 09-01-2026 - 19.064 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Terbongkar! Modus 'Selimut Basah' Gagal Total di Soetta, Nyaris 100 Ribu Baby Lobster Gagal Diselundupkan! Ancaman Kerugian Ekonomi Nasional Milyaran Rupiah Terhindar.

    EraNusantara – Upaya penyelundupan benih bening lobster (BBL) atau yang akrab disebut baby lobster kembali berhasil digagalkan di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta). Dalam serangkaian penindakan yang berlangsung intensif, total hampir 100 ribu ekor baby lobster berhasil diamankan, mencegah kerugian ekonomi yang signifikan bagi negara. Modus operandi yang digunakan para pelaku, yakni menyembunyikan komoditas bernilai tinggi ini dalam "selimut basah", terbukti tidak mampu mengelabui kewaspadaan petugas gabungan.

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, bersinergi dengan Aviation Security (AVSEC) Bandara Soetta, mencatat tiga kali penggagalan penyelundupan dalam rentang waktu yang berdekatan, yaitu pada tanggal 20 dan 27 Desember 2025, serta 8 Januari 2026. Penindakan ini berhasil mengamankan empat penumpang berinisial FE, DR, UH, dan FD yang berencana terbang menuju Kamboja dan Singapura menggunakan penerbangan berbeda.

    Terbongkar! Modus 'Selimut Basah' Gagal Total di Soetta, Nyaris 100 Ribu Baby Lobster Gagal Diselundupkan! Ancaman Kerugian Ekonomi Nasional Milyaran Rupiah Terhindar.
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, menegaskan pentingnya penindakan ini. "Setiap penyelundupan baby lobster merugikan nelayan dan menghambat keberlanjutan usaha perikanan nasional. Bea Cukai hadir untuk mencegah eksploitasi ilegal sumber daya alam yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat," ujar Djaka dalam keterangan tertulis yang diterima eranusantara.co pada Jumat (9/1/2026). Pernyataan ini menggarisbawahi dampak ekonomi yang luas dari aktivitas ilegal tersebut, mulai dari kerugian pendapatan negara hingga ancaman terhadap ekosistem laut dan mata pencaharian nelayan lokal yang bergantung pada sumber daya ini.

    Kronologi penindakan bermula dari kecermatan analisis dan pengawasan penumpang oleh Bea Cukai Soetta. Pada kasus pertama, Sabtu (20/12/2025), informasi dari AVSEC Terminal 2F mengarah pada koper bagasi mencurigakan milik penumpang rute Jakarta-Kamboja. Hasil pemeriksaan terhadap FE menunjukkan adanya 24.770 ekor baby lobster jenis Pasir yang disembunyikan dalam selimut basah yang terbungkus plastik.

    Seminggu kemudian, Sabtu (27/12/2025), modus serupa kembali terendus. Petugas Bea Cukai menerima informasi yang sama mengenai koper mencurigakan dengan rute tujuan Jakarta-Kamboja. Kali ini, penumpang berinisial DR kedapatan membawa 29.780 ekor baby lobster jenis Pasir. Dari hasil wawancara singkat, terungkap bahwa DR diperintah oleh UH dengan imbalan Rp 5 juta, mengindikasikan adanya jaringan terorganisir di balik upaya penyelundupan ini.

    Puncak penindakan terjadi pada Kamis (8/1/2026) pukul 10.50 WIB. Setelah UH teridentifikasi sebagai target dalam sistem, petugas mendapati bahwa ia bepergian bersama rekannya, FD, yang berangkat dengan penerbangan berbeda menuju Singapura. Penelusuran terhadap bagasi kedua penumpang tersebut mengungkap koper lain yang juga berisi baby lobster. Pemeriksaan lanjutan membuktikan adanya 43.615 ekor baby lobster jenis Pasir yang dikemas dengan metode penyamaran yang sama, yaitu dalam selimut basah berisi oksigen dan es, untuk mengelabui petugas.

    Total keseluruhan baby lobster yang berhasil diselamatkan dari ketiga kasus tersebut mencapai 98.165 ekor. Para tersangka kini telah diamankan di Kantor Bea Cukai Soetta untuk penyelidikan lebih lanjut. Mereka dijerat dengan dugaan Pasal 102A Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan atas UU Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan, dengan ancaman hukuman pidana maksimal 10 tahun penjara dan denda maksimal Rp 5 miliar. Hukuman berat ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan ekonomi yang merugikan negara.

    Terkait barang bukti, untuk kasus 1 dan 2, baby lobster telah dilakukan pencacahan dan pemusnahan bersama Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Provinsi Banten di Instalasi Karantina Hewan Bandara Soetta. Sementara itu, untuk kasus 3, baby lobster yang diselamatkan telah dilakukan pencacahan dan pelepasliaran bersama Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Provinsi Banten serta PSPL di Pantai Ancol Jakarta Utara pada Jumat (9/1/2026). Langkah pelepasliaran ini menunjukkan komitmen untuk mengembalikan sumber daya alam ke habitat aslinya, mendukung keberlanjutan ekosistem.

    Djaka Budhi Utama kembali menegaskan komitmen lembaganya. "Kami akan terus memperkuat sinergi dan pengawasan untuk memastikan sumber daya alam Indonesia dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat, bukan untuk kepentingan segelintir pihak melalui praktik ilegal," pungkasnya. Penindakan ini menjadi pengingat keras bahwa upaya eksploitasi sumber daya alam secara ilegal akan terus dihadapi dengan tegas demi menjaga stabilitas ekonomi dan kelestarian lingkungan Indonesia.

    Editor: Rockdisc

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Menguak Daya Tarik Tersembunyi KEK Halal Sidoarjo: Mengapa Investor Global Berbondong-bondong Melirik Indonesia sebagai Pusat Ekonomi Syariah Dunia?

    Ekonomi 18-04-2026 - 05.06

    Terkuak! Di Balik Ketenangan Pasar: BULOG Ungkap Strategi Jitu Jaga Harga Minyakita Tetap Stabil dan Pasokan Melimpah Ruah, Tak Perlu Khawatir Lagi!

    Ekonomi 17-04-2026 - 19.06

    Bongkar! Rahasia di Balik Anjloknya Harga Minyakita: Kebijakan ‘Tak Terduga’ Pemerintah Ini Lampaui Target, Tapi Awas Sanksi Mengintai!

    Ekonomi 17-04-2026 - 05.06

    Bukan Langka, Tapi… Mendag Budi Santoso Blak-blakan Soal Kondisi Minyak Goreng dan Minyakita, Ada Apa Sebenarnya?

    Ekonomi 16-04-2026 - 19.06

    Terungkap! Kunci Laporan Keuangan Bisnis Anda Dilirik Investor dan Perbankan: Rahasia Kredibilitas yang Wajib Diketahui!

    Ekonomi 16-04-2026 - 05.06

    Mengejutkan! Purbaya ‘Pamer Otot’ Ekonomi Indonesia di Hadapan IMF dan Investor Kelas Dunia: Angka Rp 420 Triliun Jadi Sorotan Utama!

    Ekonomi 15-04-2026 - 19.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Rahasia di Balik Kebijakan Keuangan Baru: Purbaya vs. Sri Mulyani, Siapa yang Lebih Tepat?

    16-09-2025 - 19.0616 Views

    UU Konsumen Ancam Tutup UMKM? Sanksi 5 Tahun Penjara & Denda Miliar Bikin Geger!

    05-06-2025 - 19.0611 Views

    Rekor! Ekspor Ikan RI Tembus Triliunan Rupiah Saat Lebaran, Rahasianya?

    08-04-2025 - 11.4410 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.