Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan

    12-10-2026 - 08.35

    Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat

    12-10-2026 - 08.06

    Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi

    12-10-2026 - 07.35
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan
    • Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat
    • Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi
    • Strategi Pemerintah Tutup Lubang Defisit APBN
    • Di Balik Pesta Diskon Amazon Gelombang PHK Menghantui
    • SeaBank Bawa Angin Segar Ekonomi Biru Pulau Pari
    • Misteri Defisit APBN Capai Rp 319 Triliun
    • Strategi Baru Suahasil Kelola Kemenkeu
    • Mentan Siapkan Solusi Abadi Peternakan Nasional
    • Lombok Berdenyut Sambut Pesta Balap Dunia 2026
    Senin, 26 Oktober 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan

      12-10-2026 - 08.35

      Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat

      12-10-2026 - 08.06

      Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi

      12-10-2026 - 07.35

      Strategi Pemerintah Tutup Lubang Defisit APBN

      12-10-2026 - 07.20

      Di Balik Pesta Diskon Amazon Gelombang PHK Menghantui

      12-10-2026 - 05.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - PHK Massal 2.500 Pekerja di Mojokerto Tak Terhindarkan, Penasihat Presiden Ungkap ‘Jaring Pengaman’ Ratusan Miliar Rupiah!

    PHK Massal 2.500 Pekerja di Mojokerto Tak Terhindarkan, Penasihat Presiden Ungkap ‘Jaring Pengaman’ Ratusan Miliar Rupiah!

    Ekonomi 28-06-2026 - 19.062 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    PHK Massal 2.500 Pekerja di Mojokerto Tak Terhindarkan, Penasihat Presiden Ungkap 'Jaring Pengaman' Ratusan Miliar Rupiah!

    EraNusantara – Kabar kurang menyenangkan datang dari sektor industri di Jawa Timur. Sebanyak 2.500 karyawan PT Pakerin, sebuah perusahaan yang berlokasi di Mojokerto, dipastikan akan menghadapi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang disebut-sebut tak terhindarkan. Informasi mengejutkan ini diungkapkan langsung oleh Said Iqbal, Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, dalam sebuah konferensi pers daring.

    Dalam pernyataannya yang disampaikan secara virtual pada Minggu (28/6/2026), Said Iqbal secara gamblang menyebutkan bahwa "PT Pakerin Mojokerto, Jawa Timur, itu bisa dipastikan akan terjadi PHK, 2.500 orang." Pernyataan ini sontak menimbulkan kekhawatiran akan dampak sosial dan ekonomi di wilayah tersebut.

    PHK Massal 2.500 Pekerja di Mojokerto Tak Terhindarkan, Penasihat Presiden Ungkap 'Jaring Pengaman' Ratusan Miliar Rupiah!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Namun, di tengah kabar buruk tersebut, Said Iqbal memberikan secercah harapan. Ia memastikan bahwa para pekerja yang terdampak PHK akan tetap menerima hak pesangon mereka. Berdasarkan hasil pertemuannya dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dana sebesar sekitar Rp 159 miliar milik PT Pakerin yang tersimpan di Bank Prima akan dicairkan. Dana ini secara khusus dialokasikan untuk pembayaran pesangon bagi 2.500 karyawan yang terpaksa dirumahkan.

    Proses pencairan dana ini, menurut Said Iqbal, memerlukan persetujuan tanda tangan dari dua dari tiga direksi PT Pakerin dan saat ini masih dalam tahap pengerjaan. "Uang tersebut digunakan untuk membayar pesangon 2.500-an orang PT Pakerin. Jadi mitigasinya tidak bisa dihindari terjadi PHK," tegasnya, menggarisbawahi bahwa meski PHK tak terelakkan, hak-hak pekerja akan tetap terpenuhi.

    Menariknya, di balik keputusan sulit ini, PT Pakerin diklaim masih memiliki kapasitas untuk melanjutkan operasionalnya. Said Iqbal mengungkapkan bahwa perusahaan masih memiliki sisa dana yang cukup substansial, diperkirakan antara Rp 500 miliar hingga Rp 6 triliun, yang memungkinkan keberlangsungan usaha pasca-PHK massal ini.

    Pemerintah, melalui janjinya, akan turut campur tangan untuk membantu PT Pakerin. Said Iqbal menjelaskan, pemerintah berkomitmen untuk menjamin pinjaman yang akan diajukan PT Pakerin ke perbankan. Jaminan ini diberikan sebelum dana likuidasi dari LPS senilai Rp 159 miliar tersebut benar-benar cair, mengingat proses likuidasi membutuhkan waktu sekitar satu tahun. Dengan demikian, operasional perusahaan tidak akan terhenti karena kekurangan modal.

    "Pemerintah berjanji sebelum uang tersebut cair dari LPS, karena membutuhkan waktu kan likuidasi itu sekitar setahun uang tersebut bisa cair, akan memberikan jaminan kepada manajemen PT Pakerin bisa meminjam di bank, dengan jaminan uang hasil likuidasi tadi," pungkas Said Iqbal, memberikan gambaran jelas mengenai strategi penyelamatan yang komprehensif, seperti dilansir dari eranusantara.co.

    Editor: Rockdisc

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan

    Ekonomi 12-10-2026 - 08.35

    Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat

    Ekonomi 12-10-2026 - 08.06

    Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi

    Ekonomi 12-10-2026 - 07.35

    Strategi Pemerintah Tutup Lubang Defisit APBN

    Ekonomi 12-10-2026 - 07.20

    Di Balik Pesta Diskon Amazon Gelombang PHK Menghantui

    Ekonomi 12-10-2026 - 05.35

    SeaBank Bawa Angin Segar Ekonomi Biru Pulau Pari

    Ekonomi 12-10-2026 - 05.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0633 Views

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0627 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0627 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.