Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan

    12-10-2026 - 08.35

    Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat

    12-10-2026 - 08.06

    Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi

    12-10-2026 - 07.35
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan
    • Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat
    • Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi
    • Strategi Pemerintah Tutup Lubang Defisit APBN
    • Di Balik Pesta Diskon Amazon Gelombang PHK Menghantui
    • SeaBank Bawa Angin Segar Ekonomi Biru Pulau Pari
    • Misteri Defisit APBN Capai Rp 319 Triliun
    • Strategi Baru Suahasil Kelola Kemenkeu
    • Mentan Siapkan Solusi Abadi Peternakan Nasional
    • Lombok Berdenyut Sambut Pesta Balap Dunia 2026
    Senin, 12 Oktober 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan

      12-10-2026 - 08.35

      Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat

      12-10-2026 - 08.06

      Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi

      12-10-2026 - 07.35

      Strategi Pemerintah Tutup Lubang Defisit APBN

      12-10-2026 - 07.20

      Di Balik Pesta Diskon Amazon Gelombang PHK Menghantui

      12-10-2026 - 05.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Warga Mengeluh Soal Jalan Rusak

    Warga Mengeluh Soal Jalan Rusak

    Ekonomi 29-09-2026 - 16.202 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Warga Mengeluh Soal Jalan Rusak

    Eranusantara.co – Partisipasi aktif masyarakat dalam mengawasi kinerja pemerintah melalui kanal pengaduan digital menunjukkan tren peningkatan yang sangat signifikan. Berdasarkan data terbaru, jumlah laporan yang masuk terkait layanan publik kini telah menembus angka 73.000 aduan. Menariknya, mayoritas keluhan yang disampaikan oleh warga berkaitan dengan kondisi infrastruktur jalan yang rusak di berbagai wilayah di Indonesia.

    Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, mengungkapkan bahwa lonjakan jumlah laporan ini merupakan indikator positif dari meningkatnya kesadaran masyarakat untuk ikut serta mengontrol jalannya pemerintahan. Jika dibandingkan dengan tahun 2021, di mana jumlah aduan melalui platform SP4N-LAPOR! hanya tercatat sekitar 33 ribu laporan, angka saat ini menunjukkan kenaikan yang sangat tajam.

    Warga Mengeluh Soal Jalan Rusak
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Bima menjelaskan bahwa selain masalah jalan, masyarakat juga banyak menyoroti isu ketertiban umum, kelestarian lingkungan hidup, urusan kependudukan, hingga persoalan hak-hak pekerja. Ia menekankan bahwa penyelesaian masalah-masalah ini tidak bisa dilakukan secara parsial atau hanya bersifat insidental.

    "Masalah infrastruktur jalan, misalnya, berkaitan erat dengan perencanaan, penganggaran, hingga desain teknis. Begitu juga dengan ketertiban umum yang membutuhkan sistem kolaboratif, bukan sekadar penanganan kasus per kasus," ujar Bima Arya saat memberikan sambutan di Jakarta Selatan, Selasa (29/9/2026).

    Meski partisipasi masyarakat meningkat, Bima memberikan catatan kritis terhadap kinerja pemerintah daerah (pemda). Saat ini, baru sekitar 62% pemerintah daerah yang mengikuti evaluasi kinerja pengelolaan pengaduan. Bahkan, baru 12% pemda yang memiliki tim khusus untuk menangani laporan warga secara profesional. Yang lebih memprihatinkan, pemanfaatan data pengaduan untuk perbaikan kebijakan baru mencapai angka 45%. Banyak pemda yang dianggap hanya menjadikan kanal pengaduan sebagai formalitas belaka tanpa tindak lanjut yang nyata.

    Senada dengan hal tersebut, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Rini Widyantini, menegaskan bahwa SP4N-LAPOR! bukan sekadar kotak saran digital. Platform ini harus berfungsi sebagai jembatan komunikasi yang memastikan suara rakyat didengar, ditangani, diselesaikan, dan yang paling penting, dijadikan basis data untuk perbaikan kebijakan di masa depan.

    Rini memaparkan bahwa saat ini sudah ada 718 instansi yang terhubung dengan sistem tersebut. Sejak adanya kerja sama antarlembaga, jumlah aduan yang dikelola melonjak drastis, dari yang awalnya hanya ratusan menjadi jutaan laporan. Rata-rata laporan yang masuk setiap harinya pun meningkat dua kali lipat.

    "Semakin tinggi jumlah aduan terhadap pemerintah pusat, itu bukan berarti kinerja pemerintah semakin buruk. Sebaliknya, ini menunjukkan masyarakat semakin aktif berpartisipasi dalam proses penyelenggaraan pelayanan publik," tutup Rini.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan

    Ekonomi 12-10-2026 - 08.35

    Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat

    Ekonomi 12-10-2026 - 08.06

    Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi

    Ekonomi 12-10-2026 - 07.35

    Strategi Pemerintah Tutup Lubang Defisit APBN

    Ekonomi 12-10-2026 - 07.20

    Di Balik Pesta Diskon Amazon Gelombang PHK Menghantui

    Ekonomi 12-10-2026 - 05.35

    SeaBank Bawa Angin Segar Ekonomi Biru Pulau Pari

    Ekonomi 12-10-2026 - 05.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0633 Views

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0627 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0627 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.