Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    TERBONGKAR! Indonesia Sukses Amankan Tarif Impor 10% dari AS, Tapi ‘Hantu’ Kapasitas Berlebih Masih Gentayangan! Apa Dampaknya Bagi Ekonomi Nasional?

    24-08-2026 - 22.06

    Drama 12 Tahun Pesangon Buruh PT Jabatex Senilai Rp 59 Miliar: Penasihat Presiden Turun Tangan, Ada Apa di Balik Gerbang Terkunci dan Aset 14 Hektar yang Mengendap? Ini Rencana Besar Penyelamatan Hak Ratusan Pekerja!

    24-08-2026 - 19.06

    Bukan Main! Bos Anda Bisa Berlutut dan Memohon di Layar Komputer? Tren Baru di China Bikin Geleng-Geleng!

    24-08-2026 - 16.06
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • TERBONGKAR! Indonesia Sukses Amankan Tarif Impor 10% dari AS, Tapi ‘Hantu’ Kapasitas Berlebih Masih Gentayangan! Apa Dampaknya Bagi Ekonomi Nasional?
    • Drama 12 Tahun Pesangon Buruh PT Jabatex Senilai Rp 59 Miliar: Penasihat Presiden Turun Tangan, Ada Apa di Balik Gerbang Terkunci dan Aset 14 Hektar yang Mengendap? Ini Rencana Besar Penyelamatan Hak Ratusan Pekerja!
    • Bukan Main! Bos Anda Bisa Berlutut dan Memohon di Layar Komputer? Tren Baru di China Bikin Geleng-Geleng!
    • Melongo! Harga Emas Antam Terbang Tinggi di Awal Pekan, Tembus Rp 2,7 Juta per Gram: Ada Apa Gerangan?
    • Misteri Angka Desil Terkuak! BPS Jelaskan Mengapa Posisi Anda di Data Pemerintah Bukan Penentu Tunggal Bantuan Sosial. Wajib Tahu Fakta Ini!
    • Geger! Vietnam Pangkas Pajak Penghasilan & Perusahaan Hingga 30%: Strategi Jitu Ringankan Beban Warga dan Dongkrak Ekonomi!
    • Terungkap! Mengapa TikTok Rela Rogoh Kocek Rp 7 Triliun Demi ‘Damai’ dengan Amerika? Skandal Privasi Anak Jadi Pemicu Utama!
    • Guncangan Dahsyat di NTT: 12 Gudang Bulog Rusak, Namun Ada ‘Kabar Emas’ di Balik Bencana yang Menjamin Pangan Warga! Ini Strategi Cepat Penyelamatan Cadangan Beras Nasional.
    • Emas Antam Bikin Kejutan! Harga Meroket Tajam dalam Sepekan, Investor Wajib Tahu Potensi Keuntungan Fantastis yang Menanti!
    • Indonesia Tak Mau Lagi Jadi Penonton! Jurus Jitu Swiss Bakal Ubah Wajah Perdagangan Komoditas Nasional, Siap-siap!
    Senin, 24 Agustus 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      TERBONGKAR! Indonesia Sukses Amankan Tarif Impor 10% dari AS, Tapi ‘Hantu’ Kapasitas Berlebih Masih Gentayangan! Apa Dampaknya Bagi Ekonomi Nasional?

      24-08-2026 - 22.06

      Drama 12 Tahun Pesangon Buruh PT Jabatex Senilai Rp 59 Miliar: Penasihat Presiden Turun Tangan, Ada Apa di Balik Gerbang Terkunci dan Aset 14 Hektar yang Mengendap? Ini Rencana Besar Penyelamatan Hak Ratusan Pekerja!

      24-08-2026 - 19.06

      Bukan Main! Bos Anda Bisa Berlutut dan Memohon di Layar Komputer? Tren Baru di China Bikin Geleng-Geleng!

      24-08-2026 - 16.06

      Melongo! Harga Emas Antam Terbang Tinggi di Awal Pekan, Tembus Rp 2,7 Juta per Gram: Ada Apa Gerangan?

      24-08-2026 - 12.06

      Misteri Angka Desil Terkuak! BPS Jelaskan Mengapa Posisi Anda di Data Pemerintah Bukan Penentu Tunggal Bantuan Sosial. Wajib Tahu Fakta Ini!

      24-08-2026 - 05.06
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - TERBONGKAR! Indonesia Sukses Amankan Tarif Impor 10% dari AS, Tapi ‘Hantu’ Kapasitas Berlebih Masih Gentayangan! Apa Dampaknya Bagi Ekonomi Nasional?

    TERBONGKAR! Indonesia Sukses Amankan Tarif Impor 10% dari AS, Tapi ‘Hantu’ Kapasitas Berlebih Masih Gentayangan! Apa Dampaknya Bagi Ekonomi Nasional?

    Ekonomi 24-08-2026 - 22.062 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    TERBONGKAR! Indonesia Sukses Amankan Tarif Impor 10% dari AS, Tapi 'Hantu' Kapasitas Berlebih Masih Gentayangan! Apa Dampaknya Bagi Ekonomi Nasional?

    EraNusantara – Kabar terbaru dari ranah diplomasi ekonomi global menunjukkan bahwa negosiasi krusial antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) terkait tarif resiprokal masih terus bergulir. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa fokus utama pembahasan saat ini adalah penyelesaian isu "excess capacity" atau kelebihan kapasitas produksi, sebuah ganjalan penting yang menentukan arah kesepakatan akhir.

    Airlangga menjelaskan, kerangka negosiasi ini berakar pada Section 301, regulasi perdagangan AS yang memuat dua poin utama: isu "forced labor" (kerja paksa) dan "excess capacity." Untuk isu kerja paksa, Indonesia telah berhasil menyelesaikan tuntutan AS, sebuah pencapaian signifikan yang berbuah manis. Hasilnya, Indonesia kini dikenakan tarif resiprokal sebesar 10%, angka yang jauh lebih rendah dibandingkan 12,5% yang harus ditanggung oleh banyak negara lain. "Isu forced labor sudah kita selesaikan, di mana kita dikenakan 10%, negara lain 12,5%," tegas Airlangga di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Senin (24/8/2026), seperti dikutip dari eranusantara.co.

    TERBONGKAR! Indonesia Sukses Amankan Tarif Impor 10% dari AS, Tapi 'Hantu' Kapasitas Berlebih Masih Gentayangan! Apa Dampaknya Bagi Ekonomi Nasional?
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Namun, ganjalan utama yang masih dalam proses penyelesaian adalah terkait "excess capacity." Pemerintah Indonesia telah menyerahkan respons komprehensif terhadap persoalan ini kepada pihak AS. Saat ini, bola panas ada di tangan Washington, dan Jakarta tengah menanti balasan atau keputusan final dari Negeri Paman Sam. "Kita sudah merespons terkait excess capacity, tinggal menunggu keputusan mereka," ujar Airlangga. Ia menambahkan, setelah seluruh isu Section 301 tuntas, akan ada amendemen yang kemudian akan diratifikasi oleh kedua belah pihak.

    Optimisme menyelimuti pemerintah, dengan target penyelesaian seluruh proses negosiasi ini diharapkan rampung pada akhir tahun ini. Airlangga juga menyoroti posisi istimewa Indonesia. Dari sekitar 60 negara yang terdampak Section 301, Indonesia termasuk dalam kelompok elit kurang dari 15 negara yang berhasil mengamankan tarif 10%. Ini menempatkan Indonesia di posisi yang lebih menguntungkan dibandingkan mayoritas negara lain yang harus menghadapi tarif 12,5%.

    Sejarah tarif resiprokal ini cukup berliku. Sebelumnya, Indonesia sempat menghadapi penetapan tarif sebesar 19%, yang kemudian sedikit melunak menjadi 18%. Namun, Mahkamah Agung AS menganulir ketentuan tersebut. Di era pemerintahan Presiden Donald Trump, tarif dasar 10% sempat diberlakukan secara universal untuk semua negara selama 150 hari, yang berakhir pada 24 Juli 2026. Setelah periode tersebut usai, AS kembali melancarkan investigasi berdasarkan Section 301 terhadap berbagai negara, dengan fokus utama pada isu "labor force" atau praktik kerja paksa dalam rantai produksi. Dalam fase inilah, berkat upaya diplomasi dan penyelesaian isu kerja paksa, Indonesia berhasil mendapatkan tarif 10%, sementara banyak negara lain harus menerima tarif yang lebih tinggi, yakni 12,5%.

    Editor: Rockdisc

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Drama 12 Tahun Pesangon Buruh PT Jabatex Senilai Rp 59 Miliar: Penasihat Presiden Turun Tangan, Ada Apa di Balik Gerbang Terkunci dan Aset 14 Hektar yang Mengendap? Ini Rencana Besar Penyelamatan Hak Ratusan Pekerja!

    Ekonomi 24-08-2026 - 19.06

    Bukan Main! Bos Anda Bisa Berlutut dan Memohon di Layar Komputer? Tren Baru di China Bikin Geleng-Geleng!

    Ekonomi 24-08-2026 - 16.06

    Melongo! Harga Emas Antam Terbang Tinggi di Awal Pekan, Tembus Rp 2,7 Juta per Gram: Ada Apa Gerangan?

    Ekonomi 24-08-2026 - 12.06

    Misteri Angka Desil Terkuak! BPS Jelaskan Mengapa Posisi Anda di Data Pemerintah Bukan Penentu Tunggal Bantuan Sosial. Wajib Tahu Fakta Ini!

    Ekonomi 24-08-2026 - 05.06

    Geger! Vietnam Pangkas Pajak Penghasilan & Perusahaan Hingga 30%: Strategi Jitu Ringankan Beban Warga dan Dongkrak Ekonomi!

    Ekonomi 24-08-2026 - 02.06

    Terungkap! Mengapa TikTok Rela Rogoh Kocek Rp 7 Triliun Demi ‘Damai’ dengan Amerika? Skandal Privasi Anak Jadi Pemicu Utama!

    Ekonomi 23-08-2026 - 22.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Rahasia di Balik Kebijakan Keuangan Baru: Purbaya vs. Sri Mulyani, Siapa yang Lebih Tepat?

    16-09-2025 - 19.0617 Views

    UU Konsumen Ancam Tutup UMKM? Sanksi 5 Tahun Penjara & Denda Miliar Bikin Geger!

    05-06-2025 - 19.0611 Views

    Rekor! Ekspor Ikan RI Tembus Triliunan Rupiah Saat Lebaran, Rahasianya?

    08-04-2025 - 11.4411 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.