Eranusantara.co – Menyongsong momentum Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 yang dicanangkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), blu by BCA Digital mengambil langkah strategis untuk memperkuat ekosistem perbankan digital di Indonesia. Tidak hanya berfokus pada perluasan akses layanan, bank digital ini juga berkomitmen meningkatkan kecerdasan finansial masyarakat secara berkelanjutan guna menciptakan ekosistem keuangan yang lebih sehat dan sejahtera.
BCA Digital menyadari sepenuhnya bahwa akses perbankan yang luas harus dibarengi dengan kemampuan pengelolaan keuangan yang mumpuni. Melalui semangat #TumbuhBarengKamu, blu by BCA Digital memposisikan diri bukan sekadar sebagai alat transaksi digital, melainkan sebagai financial enabler yang mendampingi setiap keputusan finansial nasabahnya. Hal ini menjadi krusial karena inklusi keuangan yang tinggi tanpa dibarengi dengan literasi yang kuat justru berisiko memicu masalah finansial di masa depan.

Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, BCA Digital resmi membuka pendaftaran untuk bluAcademy Batch 27. Program edukasi finansial ini dirancang khusus untuk membekali generasi muda dengan keterampilan manajemen keuangan yang relevan dengan dinamika era digital saat ini.
Head of Brand & Communication BCA Digital, Duardi Prihandiko, menekankan bahwa inklusi keuangan harus berjalan beriringan dengan pemahaman yang memadai. Ia mencatat adanya tren positif terkait antusiasme masyarakat dalam mempelajari literasi keuangan.
"Inklusi tanpa literasi berisiko menimbulkan masalah finansial di kemudian hari. Kami melihat minat yang luar biasa dari masyarakat untuk lebih memahami pengelolaan keuangan. Hal ini terbukti dari antusiasme peserta bluAcademy, di mana sejak Oktober 2023 hingga Agustus 2026, program ini telah diikuti oleh lebih dari 30.000 peserta," ungkap Duardi dalam keterangan resminya.
Lebih lanjut, Duardi menjelaskan bahwa bluAcademy bertujuan untuk menjembatani antara teori dan praktik. Melalui Batch 27 ini, nasabah diharapkan tidak hanya memahami konsep dasar, tetapi juga mampu mempraktikkan strategi keuangan secara langsung menggunakan fitur-fitur yang tersedia di aplikasi blu.
Di sisi lain, Head of Growth and Acquisition BCA Digital, Albert Kurniawan, menyoroti pentingnya akses inklusif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata. Menurutnya, fokus utama perusahaan bukan sekadar mengejar pertumbuhan jumlah pengguna, melainkan memberikan nilai tambah nyata bagi kehidupan sehari-hari nasabah.
"Kami ingin memastikan peningkatan inklusi ini berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, dengan meruntuhkan batasan geografis melalui layanan perbankan yang aman dan seamless," ujar Albert.
Untuk Batch 27 ini, bluAcademy mengusung tema menarik, yakni ‘Money Management for Hobbies: Tabungan dan Investasi Aman, Hobi Tetap Jalan’. Program ini terbuka untuk umum secara gratis melalui situs resmi mereka. Rangkaian kegiatan akan dimulai dengan webinar pembukaan pada 21 Oktober 2026, di mana peserta akan mendapatkan pelatihan eksklusif dari para praktisi keuangan profesional.
Selain program edukasi, BCA Digital juga memberikan apresiasi kepada nasabah dengan menghadirkan berbagai promo menarik sepanjang bulan Oktober sebagai bagian dari perayaan BIK 2026. Melalui sinergi antara teknologi mutakhir dan edukasi yang intensif, BCA Digital optimis dapat membantu mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih melek finansial dan sejahtera.