Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Ratusan Kilo Emas Ilegal Terendus Aparat

    11-10-2026 - 08.35

    Gaji Pekerja Malaysia Segera Melonjak Drastis

    11-10-2026 - 08.06

    Tarif Ojol Terancam Naik Usai Aturan Baru Terbit

    11-10-2026 - 07.35
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Ratusan Kilo Emas Ilegal Terendus Aparat
    • Gaji Pekerja Malaysia Segera Melonjak Drastis
    • Tarif Ojol Terancam Naik Usai Aturan Baru Terbit
    • Serbu Diskon Elektronik Transmart Hari Ini
    • Utang Baru Rp 494,3 T Pemerintah Tetap Terjaga
    • Terobosan Cetak Ahli Tata Udara Nasional
    • Cukai Minuman Manis Segera Berlaku 2027
    • Rekor Baru BULOG Borong 4 Juta Ton Beras
    • Dana Fantastis Rp 599 T untuk Daerah Dipastikan Cair
    • Perpres Ojol Terbit Aplikator Jangan Nakal
    Minggu, 11 Oktober 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Ratusan Kilo Emas Ilegal Terendus Aparat

      11-10-2026 - 08.35

      Gaji Pekerja Malaysia Segera Melonjak Drastis

      11-10-2026 - 08.06

      Tarif Ojol Terancam Naik Usai Aturan Baru Terbit

      11-10-2026 - 07.35

      Serbu Diskon Elektronik Transmart Hari Ini

      11-10-2026 - 07.20

      Utang Baru Rp 494,3 T Pemerintah Tetap Terjaga

      11-10-2026 - 05.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Ratusan Kilo Emas Ilegal Terendus Aparat

    Ratusan Kilo Emas Ilegal Terendus Aparat

    Ekonomi 11-10-2026 - 08.353 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Ratusan Kilo Emas Ilegal Terendus Aparat

    Eranusantara.co – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) berhasil membongkar serangkaian upaya penyelundupan emas dalam skala besar dari Indonesia ke berbagai tujuan di luar negeri. Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, mengungkapkan bahwa aparat telah melakukan 94 kali penindakan, dengan total barang bukti emas yang disita mencapai 353 kilogram. Penindakan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga kekayaan sumber daya alam dan mencegah kerugian negara akibat praktik ilegal.

    Emas-emas yang diamankan memiliki beragam bentuk, mulai dari bubuk mentah, lempengan, hingga batangan yang siap edar. Penyelundupan ini terdeteksi di berbagai titik keluar masuk negara, termasuk pelabuhan dan bandara, yang menjadi pintu gerbang utama bagi para pelaku kejahatan ekonomi. Skala penindakan yang masif ini mengindikasikan adanya jaringan terorganisir yang berupaya mengakali sistem pengawasan pemerintah.

    Ratusan Kilo Emas Ilegal Terendus Aparat
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Suahasil Nazara menegaskan bahwa maraknya penyelundupan emas ke luar negeri merupakan isu serius yang terus menjadi perhatian pemerintah. "Ini adalah upaya penyelundupan, membawa emas kita ke luar negeri dengan cara yang tidak sah," ujarnya dalam sebuah konferensi pers di Jakarta. Pemerintah, melalui Bea Cukai dan aparat penegak hukum lainnya, berkomitmen untuk memperketat pengawasan dan menindak tegas setiap upaya pengiriman emas secara ilegal yang merugikan negara.

    Penting untuk dipahami bahwa ekspor emas secara legal sebenarnya diperbolehkan, asalkan mengikuti seluruh ketentuan dan regulasi yang berlaku. Namun, para pelaku penyelundupan memilih jalur ilegal untuk menghindari kewajiban pajak dan bea keluar, serta prosedur resmi lainnya. Tindakan ini tidak hanya merugikan penerimaan negara, tetapi juga menciptakan persaingan tidak sehat di pasar dan berpotensi mendanai aktivitas ilegal lainnya.

    Di sisi lain, Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, menyoroti dinamika ekspor emas legal Indonesia yang menunjukkan tren penurunan. Menurut data, volume ekspor emas pada tahun 2025 mencapai 19,66 ton yang dilakukan oleh 15 perusahaan. Namun, hingga September 2026, angka tersebut merosot drastis menjadi hanya 3,74 ton, dengan jumlah eksportir yang aktif berkurang menjadi lima perusahaan saja.

    Dari kegiatan ekspor legal tahun lalu, pemerintah berhasil mengumpulkan penerimaan bea keluar sebesar Rp 385,2 miliar. Djaka menduga penurunan signifikan ini disebabkan oleh keputusan sejumlah perusahaan untuk menahan pengiriman emas mereka. "Jadi, mungkin ini ada perusahaan-perusahaan yang tahun lalu mengekspor emas, karena bea keluarnya dipungut, mereka menahan. Tidak mengekspor emas sampai dengan bulan September ini," jelas Djaka.

    Meskipun demikian, Djaka Budhi Utama berharap situasi ini tidak akan berlangsung lama. Ia optimis bahwa jumlah perusahaan yang melakukan ekspor emas secara legal akan kembali bertambah dalam waktu dekat. Pertanyaan besar yang muncul adalah seberapa lama para pelaku usaha mampu menahan stok emas mereka tanpa melakukan aktivitas ekspor, mengingat potensi kerugian bisnis yang mungkin timbul. Pemerintah terus memantau dan berharap adanya peningkatan aktivitas ekspor legal demi stabilitas ekonomi dan penerimaan negara.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Gaji Pekerja Malaysia Segera Melonjak Drastis

    Ekonomi 11-10-2026 - 08.06

    Tarif Ojol Terancam Naik Usai Aturan Baru Terbit

    Ekonomi 11-10-2026 - 07.35

    Serbu Diskon Elektronik Transmart Hari Ini

    Ekonomi 11-10-2026 - 07.20

    Utang Baru Rp 494,3 T Pemerintah Tetap Terjaga

    Ekonomi 11-10-2026 - 05.35

    Terobosan Cetak Ahli Tata Udara Nasional

    Ekonomi 11-10-2026 - 05.06

    Cukai Minuman Manis Segera Berlaku 2027

    Ekonomi 11-10-2026 - 04.35
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0633 Views

    Mengejutkan! Daya Saing Indonesia Terjun Bebas di Kancah Global: Apakah Sinyal Bahaya Bagi Investasi dan Masa Depan Ekonomi?

    24-06-2026 - 22.0626 Views

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0625 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.