Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Alarm Merah Peternak Ayam: Harga Hidup Anjlok Drastis Jauh di Bawah Modal, Jeritan Industri di Tengah Oversupply dan Daya Beli Lesu! Apa Langkah Pemerintah?

    27-06-2026 - 16.07

    Ancaman ‘Badai’ Tarif 100% dari Trump: Siapa Negara yang Berani Pajaki Raksasa Digital AS? Dampak Ekonomi Global Tak Terhindarkan?

    27-06-2026 - 12.06

    Revolusi Industri Perhotelan Nasional: InJourney Mendadak Jadi Penguasa Kedua Terbesar, Siapa Dalang di Balik Konsolidasi Ratusan Hotel BUMN Ini?

    27-06-2026 - 05.06
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Alarm Merah Peternak Ayam: Harga Hidup Anjlok Drastis Jauh di Bawah Modal, Jeritan Industri di Tengah Oversupply dan Daya Beli Lesu! Apa Langkah Pemerintah?
    • Ancaman ‘Badai’ Tarif 100% dari Trump: Siapa Negara yang Berani Pajaki Raksasa Digital AS? Dampak Ekonomi Global Tak Terhindarkan?
    • Revolusi Industri Perhotelan Nasional: InJourney Mendadak Jadi Penguasa Kedua Terbesar, Siapa Dalang di Balik Konsolidasi Ratusan Hotel BUMN Ini?
    • Terungkap! Strategi Jitu Pemerintah Menggerakkan Roda Ekonomi Liburan: Ratusan Ribu Penumpang Tersenyum Lebar Berkat Diskon Ferry, Cek Rute Emasnya Sebelum Terlambat!
    • GEBRAKAN BARU! Potongan Aplikator 8% Guncang Ojol, Menhub Dudy Purwagandhi Beri Petunjuk Kapan Taksi Online Menyusul dan Apa Saja Rintangannya!
    • Prabowo Ungkap ‘Misteri’ Kesejahteraan Rakyat: Benarkah Kegaduhan Politik Pasca-Pemilu Jadi Penghambat Utama?
    • Geger Anggaran Gizi Nasional! Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Kirim ‘Detektif’ Khusus ke Seluruh SPPG, Siap Bongkar Potensi ‘Kongkalikong’ dan Tutup yang Bermasalah? Ini Detailnya!
    • Terkuak! Rahasia Bisnis Rp 143 Triliun yang Bikin Generasi Muda Berani Jadi Jutawan, Siap Go Global!
    • Jangan Sampai Ketinggalan! Strategi Cerdas Mengelola Anggaran Videotron: Hindari Jebakan Biaya Tak Terduga dan Maksimalkan Dampak Visual Bisnis Anda!
    • Terkuak! AHY Sentil ‘Penyakit Kronis’ Penerbangan RI: Bukan Cuma Bikin Kesal, Tapi Juga Ancam Laju Ekonomi Nasional!
    Sabtu, 27 Juni 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Alarm Merah Peternak Ayam: Harga Hidup Anjlok Drastis Jauh di Bawah Modal, Jeritan Industri di Tengah Oversupply dan Daya Beli Lesu! Apa Langkah Pemerintah?

      27-06-2026 - 16.07

      Ancaman ‘Badai’ Tarif 100% dari Trump: Siapa Negara yang Berani Pajaki Raksasa Digital AS? Dampak Ekonomi Global Tak Terhindarkan?

      27-06-2026 - 12.06

      Revolusi Industri Perhotelan Nasional: InJourney Mendadak Jadi Penguasa Kedua Terbesar, Siapa Dalang di Balik Konsolidasi Ratusan Hotel BUMN Ini?

      27-06-2026 - 05.06

      Terungkap! Strategi Jitu Pemerintah Menggerakkan Roda Ekonomi Liburan: Ratusan Ribu Penumpang Tersenyum Lebar Berkat Diskon Ferry, Cek Rute Emasnya Sebelum Terlambat!

      27-06-2026 - 02.06

      GEBRAKAN BARU! Potongan Aplikator 8% Guncang Ojol, Menhub Dudy Purwagandhi Beri Petunjuk Kapan Taksi Online Menyusul dan Apa Saja Rintangannya!

      26-06-2026 - 22.06
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Kekayaan Tak Lagi Dipamerkan? Fenomena Mengejutkan di Balik Lesunya Penjualan Mobil Mewah Eropa di Negeri Tirai Bambu!

    Kekayaan Tak Lagi Dipamerkan? Fenomena Mengejutkan di Balik Lesunya Penjualan Mobil Mewah Eropa di Negeri Tirai Bambu!

    Ekonomi 15-12-2025 - 05.064 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Kekayaan Tak Lagi Dipamerkan? Fenomena Mengejutkan di Balik Lesunya Penjualan Mobil Mewah Eropa di Negeri Tirai Bambu!

    EraNusantara – Pasar otomotif mewah di Tiongkok, yang selama ini menjadi ladang emas bagi produsen Eropa, kini menghadapi turbulensi signifikan. Minat konsumen terhadap mobil-mobil impor premium, terutama dari merek-merek ikonik seperti Porsche, Aston Martin, Mercedes-Benz, dan BMW, terus menunjukkan tren penurunan yang mengkhawatirkan. Fenomena ini bukan sekadar fluktuasi biasa, melainkan cerminan dari pergeseran fundamental dalam lanskap ekonomi dan preferensi konsumen di Negeri Tirai Bambu, didorong oleh kebangkitan industri otomotif domestik, khususnya sektor kendaraan listrik (EV).

    Penyebab utama dari kemerosotan ini adalah daya saing produk lokal yang semakin tak terbendung. Kendaraan listrik buatan Tiongkok seringkali ditawarkan dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan mobil mewah impor. Tak hanya itu, pemerintah Tiongkok juga gencar memberikan insentif dan diskon besar, seperti subsidi tukar tambah hingga 20.000 yuan atau sekitar Rp 47,14 juta (kurs Rp 2.357/yuan) untuk pembelian kendaraan listrik dan hibrida plug-in. Ini membuat pilihan mobil lokal menjadi sangat menarik bagi konsumen.

    Kekayaan Tak Lagi Dipamerkan? Fenomena Mengejutkan di Balik Lesunya Penjualan Mobil Mewah Eropa di Negeri Tirai Bambu!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Paul Gong, Kepala Riset Industri Otomotif China di UBS, menyoroti bahwa konsumen kini lebih cenderung memilih mobil level pemula yang lebih murah, di mana diskon memiliki dampak signifikan, dan sebagian besar mobil tersebut adalah buatan Tiongkok. Preferensi ini secara langsung mengikis pangsa pasar mobil impor premium.

    Selain faktor harga dan insentif, kondisi ekonomi makro Tiongkok juga turut berperan. Kemerosotan pasar properti yang berkepanjangan telah mengurangi minat masyarakat untuk melakukan pembelian besar, termasuk mobil mewah. Di sisi lain, kalangan menengah atas yang sebelumnya gemar memamerkan kekayaan, kini cenderung lebih berhati-hati dan enggan menunjukkan kemewahan di depan umum. Perlambatan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan juga memperkecil segmen pasar mobil mewah.

    Claire Yuan, Direktur Peringkat Korporat untuk Otomotif China di S&P Global Ratings, menegaskan bahwa perlambatan pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu pendorong utama di balik melemahnya permintaan mobil premium. Ia menjelaskan bahwa pangsa pasar penjualan mobil premium di Tiongkok, yang biasanya berharga di atas 300.000 yuan atau sekitar Rp 707 jutaan, sempat melonjak lebih dari dua kali lipat antara tahun 2017 dan 2023, mencapai sekitar 15% dari total penjualan mobil. Namun, tren tersebut kini berbalik arah, dengan pangsa penjualan mobil premium turun menjadi 14% pada tahun 2024 dan semakin menyusut menjadi 13% dalam sembilan bulan pertama tahun 2025.

    Di tengah tantangan ini, produsen otomotif Tiongkok, termasuk raksasa seperti BYD, menunjukkan agresivitas luar biasa dalam inovasi teknologi. Mereka secara konsisten meluncurkan kendaraan listrik dan hibrida baru dengan harga yang lebih kompetitif, bahkan di segmen premium. "Produk-produk pabrikan mobil Tiongkok lebih kompetitif dan lebih terjangkau, bahkan di segmen premium. Itulah mengapa merek-merek asing ini secara bertahap kehilangan momentum," kata Yuan.

    Data dari Asosiasi Produsen Otomotif China menguatkan tren ini. Pangsa pasar merek-merek China dalam penjualan mobil penumpang meningkat hingga hampir 70% dalam 11 bulan pertama tahun ini. Sementara itu, merek-merek Jerman hanya memegang 12%, Jepang sekitar 10%, dan Amerika Serikat hampir 6%. BYD bahkan telah melampaui Volkswagen sebagai penjual mobil terbesar di China dalam beberapa tahun terakhir dan menjadi merek mobil terlaris untuk kendaraan energi baru (NEV), yang mencakup EV dan hibrida.

    Dampak langsung dari pergeseran ini sangat terasa bagi merek-merek mewah global. Penjualan mobil Mercedes-Benz berdasarkan unit di Tiongkok anjlok 27% dari tahun sebelumnya pada periode Juli-September. Demikian pula, penjualan BMW dan merek anak usahanya, Mini, turun 11,2% secara tahunan dalam sembilan bulan pertama tahun 2025. Porsche dan Aston Martin juga melaporkan tekanan akibat permintaan yang melemah di pasar Tiongkok. Bahkan produsen mobil mewah asal Italia, Ferrari, mencatat penurunan pengiriman mobil sebesar 13% dibandingkan tahun sebelumnya ke Tiongkok, Hong Kong, dan Taiwan pada Januari-September.

    Fenomena ini menjadi peringatan keras bagi produsen mobil mewah global. Pasar Tiongkok yang dulu menjanjikan kini menuntut adaptasi cepat dan strategi yang lebih inovatif untuk menghadapi dominasi produk lokal yang semakin kuat dan perubahan perilaku konsumen yang dinamis.

    Editor: Rockdisc

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Alarm Merah Peternak Ayam: Harga Hidup Anjlok Drastis Jauh di Bawah Modal, Jeritan Industri di Tengah Oversupply dan Daya Beli Lesu! Apa Langkah Pemerintah?

    Ekonomi 27-06-2026 - 16.07

    Ancaman ‘Badai’ Tarif 100% dari Trump: Siapa Negara yang Berani Pajaki Raksasa Digital AS? Dampak Ekonomi Global Tak Terhindarkan?

    Ekonomi 27-06-2026 - 12.06

    Revolusi Industri Perhotelan Nasional: InJourney Mendadak Jadi Penguasa Kedua Terbesar, Siapa Dalang di Balik Konsolidasi Ratusan Hotel BUMN Ini?

    Ekonomi 27-06-2026 - 05.06

    Terungkap! Strategi Jitu Pemerintah Menggerakkan Roda Ekonomi Liburan: Ratusan Ribu Penumpang Tersenyum Lebar Berkat Diskon Ferry, Cek Rute Emasnya Sebelum Terlambat!

    Ekonomi 27-06-2026 - 02.06

    GEBRAKAN BARU! Potongan Aplikator 8% Guncang Ojol, Menhub Dudy Purwagandhi Beri Petunjuk Kapan Taksi Online Menyusul dan Apa Saja Rintangannya!

    Ekonomi 26-06-2026 - 22.06

    Prabowo Ungkap ‘Misteri’ Kesejahteraan Rakyat: Benarkah Kegaduhan Politik Pasca-Pemilu Jadi Penghambat Utama?

    Ekonomi 26-06-2026 - 19.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Rahasia di Balik Kebijakan Keuangan Baru: Purbaya vs. Sri Mulyani, Siapa yang Lebih Tepat?

    16-09-2025 - 19.0616 Views

    UU Konsumen Ancam Tutup UMKM? Sanksi 5 Tahun Penjara & Denda Miliar Bikin Geger!

    05-06-2025 - 19.0611 Views

    Rekor! Ekspor Ikan RI Tembus Triliunan Rupiah Saat Lebaran, Rahasianya?

    08-04-2025 - 11.4411 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.