EraNusantara – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melaporkan bahwa program stimulus diskon tarif penyeberangan yang digagas pemerintah telah menarik perhatian signifikan, dengan 418.600 pengguna jasa berhasil menikmati potongan harga tersebut. Angka ini, yang tercatat hingga 25 Juni 2026, merepresentasikan 34,69% dari target ambisius 1,2 juta penerima manfaat yang ditetapkan untuk periode libur sekolah.
Dalam sebuah pernyataan yang diterima eranusantara.co, realisasi penyerapan subsidi untuk program ini telah mencapai sekitar Rp 7 miliar. Dana tersebut merupakan bagian dari total alokasi anggaran sebesar Rp 26 miliar yang disiapkan untuk mendukung mobilitas masyarakat dan menggairahkan perekonomian lokal.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyoroti keberhasilan program ini. "Antusiasme masyarakat yang tinggi menunjukkan bahwa stimulus yang diberikan pemerintah tidak hanya berdampak nyata dalam mendukung pergerakan masyarakat selama libur sekolah, tetapi juga secara efektif memacu geliat ekonomi di berbagai daerah," ujar Heru. Ia menambahkan bahwa memasuki tiga pekan pelaksanaan, realisasi program telah mencapai lebih dari sepertiga target.
Melalui skema ini, pengguna jasa mendapatkan diskon 100% untuk tarif jasa kepelabuhanan. Secara rata-rata, potongan ini setara dengan sekitar 21,9% dari total harga tiket penyeberangan. Program ini berlaku untuk jadwal keberangkatan mulai 20 Juni hingga 5 Juli 2026, sementara pemesanan tiket telah dibuka sejak 6 Juni 2026, memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal.
Stimulus tarif ini diterapkan di 14 pelabuhan yang melayani tujuh lintasan strategis nasional. Rute-rute vital tersebut meliputi Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, Lembar-Padangbai, Kayangan-Poto Tano, Tanjung Uban-Telaga Punggur, Ajibata-Ambarita, serta Sape-Labuan Bajo. Program ini dirancang untuk menjangkau segmen yang luas, berlaku bagi penumpang pejalan kaki serta kendaraan Golongan II dan Golongan IVA, sehingga lebih banyak keluarga dan pelaku usaha dapat merasakan manfaatnya saat melakukan perjalanan antarpulau.
Dengan periode program yang masih berlangsung hingga 5 Juli 2026, masyarakat masih memiliki peluang besar untuk menikmati tarif penyeberangan yang lebih ekonomis. "Artinya, kesempatan untuk memperoleh keuntungan dari program ini masih terbuka lebar karena kuota masih tersedia," jelas Heru. "Kami mengajak masyarakat yang berencana melakukan perjalanan antarpulau untuk segera membeli tiket guna mendapatkan jadwal keberangkatan yang diinginkan sekaligus menikmati tarif yang lebih terjangkau."
Wajib Beli Tiket via Online untuk Efisiensi
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan bahwa pada lintasan penyeberangan tersibuk di Indonesia, Merak-Bakauheni, program diskon ini berlaku untuk layanan Reguler maupun Express. Untuk layanan Reguler, tarif penumpang pejalan kaki kini menjadi sekitar Rp 18.100, kendaraan Golongan II sebesar Rp 46.400, dan kendaraan Golongan IVA sebesar Rp 431.200. Sementara itu, pada layanan Express, tarif penumpang menjadi sekitar Rp 44.000, kendaraan Golongan II sebesar Rp 83.616, dan kendaraan Golongan IVA sebesar Rp 550.937.
"Kami menganjurkan masyarakat untuk segera melakukan pembelian tiket melalui aplikasi Ferizy maupun situs resmi trip.ferizy.com," kata Windy. Ia menekankan bahwa pemesanan tiket jauh hari tidak hanya membantu pengguna jasa memperoleh jadwal perjalanan sesuai kebutuhan, tetapi juga sangat mendukung kelancaran operasional pelabuhan melalui sistem layanan yang lebih tertib dan efisien.
Editor: Rockdisc