Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Gebrakkan Baru! Pemerintah ‘Paksa’ E-commerce Beri Diskon 50% untuk UMKM Lokal, Siap-siap Panen Keuntungan Mulai Agustus?

    08-07-2026 - 22.06

    Rp 500 Triliun di Depan Mata? Kemenkeu Ungkap Potensi Dahsyat Pusat Finansial Internasional Indonesia, Siap Jadi Magnet Investasi Global Tanpa Bebani APBN!

    08-07-2026 - 19.06

    TERBONGKAR! Strategi Kemendag Paksa Produsen Prioritaskan Dapur Anda di Tengah Gejolak CPO dan B50: Sanksi Tegas Menanti!

    08-07-2026 - 16.07
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Gebrakkan Baru! Pemerintah ‘Paksa’ E-commerce Beri Diskon 50% untuk UMKM Lokal, Siap-siap Panen Keuntungan Mulai Agustus?
    • Rp 500 Triliun di Depan Mata? Kemenkeu Ungkap Potensi Dahsyat Pusat Finansial Internasional Indonesia, Siap Jadi Magnet Investasi Global Tanpa Bebani APBN!
    • TERBONGKAR! Strategi Kemendag Paksa Produsen Prioritaskan Dapur Anda di Tengah Gejolak CPO dan B50: Sanksi Tegas Menanti!
    • Bukan Sekadar Tanam Pohon Biasa! Freeport dan KLHK Rampungkan Mega Proyek 1,5 Juta Mangrove di NTB: Terungkap Dampak Fantastisnya bagi Ekonomi Pesisir dan Lingkungan Hidup!
    • Terobosan Gemilang PNM: Bagaimana 73% Pembiayaan Syariah Mengubah Nasib Jutaan Pelaku Ultra Mikro dan Meraih Penghargaan Bergengsi?
    • Bukan Sekadar Kunjungan Biasa: Tony Blair Bawa "Resep Rahasia" Transformasi BUMN ke Danantara, Apa Isinya?
    • Libur Sekolah Berakhir, Program Diskon Tiket Transportasi Pemerintah Selesai! Terungkap Angka-angka Fantastis Penumpang, Ada yang Lampaui Target Jauh!
    • Bukan Sekadar Obat! PM Modi Ungkap Paket ‘Mega Deal’ India untuk Indonesia: Transformasi Kesehatan, Pangan, dan Digital di Depan Mata?
    • Jutaan Ton Karbon, Triliunan Rupiah! Pasar Karbon Indonesia Resmi Bergulir, Namun Siapa Sebenarnya yang Paling Diuntungkan? Zulhas Beri Jawaban Tegas!
    • Waspada! OJK Ungkap Modus Money Mule yang Makin Canggih: Rekening Anda Bisa Jadi Sarang Pencucian Uang Tanpa Sadar, Ini Cara Mengenalinya!
    Kamis, 9 Juli 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Gebrakkan Baru! Pemerintah ‘Paksa’ E-commerce Beri Diskon 50% untuk UMKM Lokal, Siap-siap Panen Keuntungan Mulai Agustus?

      08-07-2026 - 22.06

      Rp 500 Triliun di Depan Mata? Kemenkeu Ungkap Potensi Dahsyat Pusat Finansial Internasional Indonesia, Siap Jadi Magnet Investasi Global Tanpa Bebani APBN!

      08-07-2026 - 19.06

      TERBONGKAR! Strategi Kemendag Paksa Produsen Prioritaskan Dapur Anda di Tengah Gejolak CPO dan B50: Sanksi Tegas Menanti!

      08-07-2026 - 16.07

      Bukan Sekadar Tanam Pohon Biasa! Freeport dan KLHK Rampungkan Mega Proyek 1,5 Juta Mangrove di NTB: Terungkap Dampak Fantastisnya bagi Ekonomi Pesisir dan Lingkungan Hidup!

      08-07-2026 - 12.07

      Terobosan Gemilang PNM: Bagaimana 73% Pembiayaan Syariah Mengubah Nasib Jutaan Pelaku Ultra Mikro dan Meraih Penghargaan Bergengsi?

      08-07-2026 - 05.06
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Bukan Sekadar Tanam Pohon Biasa! Freeport dan KLHK Rampungkan Mega Proyek 1,5 Juta Mangrove di NTB: Terungkap Dampak Fantastisnya bagi Ekonomi Pesisir dan Lingkungan Hidup!

    Bukan Sekadar Tanam Pohon Biasa! Freeport dan KLHK Rampungkan Mega Proyek 1,5 Juta Mangrove di NTB: Terungkap Dampak Fantastisnya bagi Ekonomi Pesisir dan Lingkungan Hidup!

    Ekonomi 08-07-2026 - 12.074 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Bukan Sekadar Tanam Pohon Biasa! Freeport dan KLHK Rampungkan Mega Proyek 1,5 Juta Mangrove di NTB: Terungkap Dampak Fantastisnya bagi Ekonomi Pesisir dan Lingkungan Hidup!

    EraNusantara – Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas, dan Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal, bersama masyarakat, baru-baru ini merampungkan penanaman 1,5 juta bibit mangrove di Desa Labuan Alas, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Ini bukan sekadar seremoni, melainkan puncak dari komitmen PTFI dalam program rehabilitasi pesisir yang masif, sekaligus menjadi tonggak penting dalam mendukung Program Mangrove Nasional yang memiliki nilai strategis bagi ekonomi dan ekologi.

    Dalam keterangan tertulis yang diterima eranusantara.co pada Rabu (8/7/2026), Moh Jumhur Hidayat menegaskan bahwa rehabilitasi mangrove adalah tanggung jawab kolektif. Ia menyambut baik inisiatif PTFI yang sejalan dengan agenda Kementerian Lingkungan Hidup untuk menanam 2 miliar pohon sebagai respons konkret terhadap krisis lingkungan global. Mangrove, lanjut Jumhur, memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas ekosistem pesisir, berfungsi sebagai penyerap karbon alami yang efektif, dan secara langsung menopang mata pencarian masyarakat lokal. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan komunitas harus terus diperkuat demi percepatan pemulihan lingkungan. PTFI sendiri telah merehabilitasi hampir 500 hektare mangrove di NTB dan menargetkan rehabilitasi 12.000 hektare di seluruh Indonesia, khususnya di Papua.

    Bukan Sekadar Tanam Pohon Biasa! Freeport dan KLHK Rampungkan Mega Proyek 1,5 Juta Mangrove di NTB: Terungkap Dampak Fantastisnya bagi Ekonomi Pesisir dan Lingkungan Hidup!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Tony Wenas, Presiden Direktur PTFI, menjelaskan bahwa total area penanaman mangrove di NTB mencapai 484 hektare, mencakup 445 hektare di Kabupaten Sumbawa dan 39 hektare di Kabupaten Lombok Timur. Proyek ambisius ini, yang dilaksanakan sepanjang tahun 2025 dan 2026, berhasil menanam 1,5 juta bibit mangrove. Program ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang ditandatangani pada tahun 2023 antara Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dan PTFI. Ini adalah wujud komitmen PTFI untuk mendukung restorasi mangrove nasional di luar wilayah operasional utamanya di Papua, dengan target awal 2.000 hektare. Penentuan lokasi penanaman dilakukan berdasarkan rekomendasi dari Kementerian Lingkungan Hidup, yang kemudian melalui proses verifikasi ketat oleh tim ahli dari Universitas Gadjah Mada (UGM), memastikan efektivitas dan keberlanjutan program.

    Secara nasional, PTFI telah mengidentifikasi lokasi terverifikasi untuk rehabilitasi mangrove seluas 834 hektare di luar Papua. Dari jumlah tersebut, 666 hektare telah berhasil ditanami dengan total dua juta bibit mangrove yang tersebar di delapan provinsi, meliputi NTB, Bali, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Bangka Belitung, Riau, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Ribuan masyarakat lokal turut aktif dalam setiap tahapan program ini. Khusus di wilayah Kabupaten Mimika, Papua, PTFI telah menorehkan capaian luar biasa dengan menanam sekitar 5,5 juta bibit mangrove di area seluas lebih dari 2.184 hektare, menunjukkan skala komitmen perusahaan terhadap lingkungan.

    Tony Wenas menambahkan, keberhasilan penanaman 1,5 juta bibit mangrove di NTB tak lepas dari peran serta sekitar 1.500 masyarakat lokal. Mereka terlibat aktif mulai dari proses pembibitan, penanaman, hingga pemeliharaan. Keterlibatan ini tidak hanya memastikan keberhasilan rehabilitasi kawasan pesisir, tetapi juga menjadi sarana edukasi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pelestarian mangrove serta pentingnya menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

    Muhammad Tisnaini, seorang anggota Komunitas Mangrove Sumbawa, mengungkapkan apresiasinya terhadap program ini. "Program penanaman mangrove ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir. Kami telah membina lima kelompok masyarakat yang kini mampu memproduksi bibit hingga melakukan penanaman secara mandiri," ujarnya. Lebih lanjut, Tisnaini menjelaskan dampak ekonomi langsung: "Keberadaan mangrove juga membantu nelayan karena menjadi habitat berbagai jenis ikan, sehingga mereka tidak perlu melaut terlalu jauh untuk mendapatkan hasil tangkapan. Kami berharap semakin banyak masyarakat ikut menjaga dan merawat mangrove agar manfaatnya terus dirasakan oleh generasi mendatang."

    Kegiatan penanaman mangrove di Labuhan Alas ini menjadi simbol kuat kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, sektor swasta, akademisi, dan masyarakat. Sinergi ini krusial dalam menjaga ekosistem mangrove sebagai pelindung alami pesisir, habitat vital bagi keanekaragaman hayati, sekaligus penyerap karbon yang tak ternilai dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global. PTFI berharap kolaborasi strategis ini dapat terus memperkuat upaya rehabilitasi ekosistem pesisir serta menciptakan manfaat lingkungan, sosial, dan ekonomi yang berkelanjutan bagi generasi mendatang, memastikan warisan alam yang lestari.

    Editor: Rockdisc

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Gebrakkan Baru! Pemerintah ‘Paksa’ E-commerce Beri Diskon 50% untuk UMKM Lokal, Siap-siap Panen Keuntungan Mulai Agustus?

    Ekonomi 08-07-2026 - 22.06

    Rp 500 Triliun di Depan Mata? Kemenkeu Ungkap Potensi Dahsyat Pusat Finansial Internasional Indonesia, Siap Jadi Magnet Investasi Global Tanpa Bebani APBN!

    Ekonomi 08-07-2026 - 19.06

    TERBONGKAR! Strategi Kemendag Paksa Produsen Prioritaskan Dapur Anda di Tengah Gejolak CPO dan B50: Sanksi Tegas Menanti!

    Ekonomi 08-07-2026 - 16.07

    Terobosan Gemilang PNM: Bagaimana 73% Pembiayaan Syariah Mengubah Nasib Jutaan Pelaku Ultra Mikro dan Meraih Penghargaan Bergengsi?

    Ekonomi 08-07-2026 - 05.06

    Bukan Sekadar Kunjungan Biasa: Tony Blair Bawa "Resep Rahasia" Transformasi BUMN ke Danantara, Apa Isinya?

    Ekonomi 08-07-2026 - 02.06

    Libur Sekolah Berakhir, Program Diskon Tiket Transportasi Pemerintah Selesai! Terungkap Angka-angka Fantastis Penumpang, Ada yang Lampaui Target Jauh!

    Ekonomi 07-07-2026 - 22.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Rahasia di Balik Kebijakan Keuangan Baru: Purbaya vs. Sri Mulyani, Siapa yang Lebih Tepat?

    16-09-2025 - 19.0616 Views

    UU Konsumen Ancam Tutup UMKM? Sanksi 5 Tahun Penjara & Denda Miliar Bikin Geger!

    05-06-2025 - 19.0611 Views

    Rekor! Ekspor Ikan RI Tembus Triliunan Rupiah Saat Lebaran, Rahasianya?

    08-04-2025 - 11.4411 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.