Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Terkuak: Dividen Danantara Tak Akan Perkuat APBN

    09-10-2026 - 08.35

    Tarif Ojol Kurir Resmi Diatur Dua Kementerian

    09-10-2026 - 08.06

    Seniman Indonesia Borong Gelar di Asia Tenggara

    09-10-2026 - 07.35
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Terkuak: Dividen Danantara Tak Akan Perkuat APBN
    • Tarif Ojol Kurir Resmi Diatur Dua Kementerian
    • Seniman Indonesia Borong Gelar di Asia Tenggara
    • Aturan Baru Tarif Ojol Resmi Berlaku
    • Harga Cabai Melonjak Mendag Ungkap Biang Kerok
    • Geger Seruan Boikot Produk RI di Malaysia Mendag Tenang
    • Strategi Baru Danantara Ubah Wajah Industri
    • Investasi RI Tembus Rp 1010 Triliun
    • Ratusan BUMN Beralih Tangan Demi Efisiensi Negara
    • Babak Baru Ojol Gojek Siap Patuh Aturan
    Jumat, 9 Oktober 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Terkuak: Dividen Danantara Tak Akan Perkuat APBN

      09-10-2026 - 08.35

      Tarif Ojol Kurir Resmi Diatur Dua Kementerian

      09-10-2026 - 08.06

      Seniman Indonesia Borong Gelar di Asia Tenggara

      09-10-2026 - 07.35

      Aturan Baru Tarif Ojol Resmi Berlaku

      09-10-2026 - 07.20

      Harga Cabai Melonjak Mendag Ungkap Biang Kerok

      09-10-2026 - 05.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Alarm Merah Riset Nasional: Anggaran Anjlok Drastis, Banggar DPR Soroti ‘Kemandekan’ Peneliti di Kantor! Mensesneg Justru Klaim Tambah?

    Alarm Merah Riset Nasional: Anggaran Anjlok Drastis, Banggar DPR Soroti ‘Kemandekan’ Peneliti di Kantor! Mensesneg Justru Klaim Tambah?

    Ekonomi 29-06-2026 - 16.063 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Alarm Merah Riset Nasional: Anggaran Anjlok Drastis, Banggar DPR Soroti 'Kemandekan' Peneliti di Kantor! Mensesneg Justru Klaim Tambah?

    EraNusantara – Sorotan tajam terhadap kondisi riset nasional datang dari Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah. Ia mengungkapkan keprihatinan mendalam atas tren penurunan anggaran riset di Indonesia yang dinilai sangat krusial bagi inovasi, solusi masalah masyarakat, dan peningkatan daya saing bangsa. Penurunan anggaran ini, menurut Said, berpotensi besar melumpuhkan aktivitas penelitian dan inovasi di tanah air.

    Dalam rapat kerja bersama pemerintah pada Senin (29/6/2026), Said Abdullah memaparkan data yang mengkhawatirkan. Anggaran riset yang semula mencapai Rp 27 triliun, kini telah menyusut drastis. "Dari Rp 27 triliun turun menjadi Rp 21 triliun, lalu ke Rp 10 triliun, kemudian Rp 6,7 triliun, dan hari ini pagunya hanya Rp 4,7 triliun," urainya, menunjukkan grafik penurunan yang signifikan dari tahun ke tahun.

    Alarm Merah Riset Nasional: Anggaran Anjlok Drastis, Banggar DPR Soroti 'Kemandekan' Peneliti di Kantor! Mensesneg Justru Klaim Tambah?
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Keterbatasan alokasi dana ini, lanjut Said, berdampak langsung pada produktivitas para peneliti. Ia mengkritik bahwa anggaran yang minim membuat 8.140 peneliti di Indonesia seolah hanya "keluar masuk kantor dan di kantor nggak ngapa-ngapain." Situasi ini ironis, mengingat potensi besar para peneliti yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam menciptakan terobosan. Said juga menyoroti risiko terhentinya proyek-proyek riset di tengah jalan karena ketiadaan dana lanjutan, yang pada akhirnya akan memaksa peneliti untuk memulai kembali dari nol. "Betapa pentingnya anggaran riset dan inovasi kita," tegasnya.

    Said Abdullah menekankan bahwa peningkatan investasi dalam riset dan inovasi nasional merupakan jembatan vital untuk membangkitkan industri dalam negeri. Untuk itu, ia mengusulkan pengaturan anggaran investasi riset dan inovasi nasional melalui skema kerja sama pentahelix, yang melibatkan pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat. Dengan pendekatan ini, diharapkan investasi riset dan inovasi nasional dapat mendekati standar negara-negara Asia Tenggara, yaitu 1-2% dari Produk Domestik Bruto (PDB) dalam jangka menengah.

    Namun, di tengah kekhawatiran Banggar DPR, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi justru menyampaikan klaim yang berbeda. Prasetyo menegaskan bahwa anggaran riset tetap menjadi prioritas pemerintah. Ia bahkan mengklaim adanya penambahan anggaran riset sebesar Rp 4 triliun untuk tahun 2026, sehingga totalnya akan menjadi sekitar Rp 12 triliun, naik dari Rp 8 triliun sebelumnya.

    "Justru sebagaimana yang di pertemuan sebelumnya juga sudah disampaikan kan, justru malah ditambah anggaran untuk riset," kata Prasetyo dalam acara Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu (27/6/2026). Ia juga memastikan bahwa alokasi dana riset untuk tahun depan tidak akan kurang dari tahun ini, meskipun ia meminta masyarakat untuk fokus terlebih dahulu pada penggunaan dana riset tahun berjalan.

    Perbedaan pandangan antara legislatif dan eksekutif ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai arah kebijakan riset dan inovasi di Indonesia. Di satu sisi, Banggar DPR menyoroti penurunan drastis yang mengancam produktivitas peneliti, sementara di sisi lain, Mensesneg mengklaim adanya peningkatan signifikan. Kondisi ini menuntut transparansi dan koordinasi yang lebih baik agar potensi riset nasional dapat teroptimalkan demi kemajuan bangsa, seperti dilansir eranusantara.co.

    Editor: Rockdisc

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Terkuak: Dividen Danantara Tak Akan Perkuat APBN

    Ekonomi 09-10-2026 - 08.35

    Tarif Ojol Kurir Resmi Diatur Dua Kementerian

    Ekonomi 09-10-2026 - 08.06

    Seniman Indonesia Borong Gelar di Asia Tenggara

    Ekonomi 09-10-2026 - 07.35

    Aturan Baru Tarif Ojol Resmi Berlaku

    Ekonomi 09-10-2026 - 07.20

    Harga Cabai Melonjak Mendag Ungkap Biang Kerok

    Ekonomi 09-10-2026 - 05.35

    Geger Seruan Boikot Produk RI di Malaysia Mendag Tenang

    Ekonomi 09-10-2026 - 05.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0629 Views

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0624 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0623 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.