Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan

    12-10-2026 - 08.35

    Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat

    12-10-2026 - 08.06

    Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi

    12-10-2026 - 07.35
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan
    • Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat
    • Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi
    • Strategi Pemerintah Tutup Lubang Defisit APBN
    • Di Balik Pesta Diskon Amazon Gelombang PHK Menghantui
    • SeaBank Bawa Angin Segar Ekonomi Biru Pulau Pari
    • Misteri Defisit APBN Capai Rp 319 Triliun
    • Strategi Baru Suahasil Kelola Kemenkeu
    • Mentan Siapkan Solusi Abadi Peternakan Nasional
    • Lombok Berdenyut Sambut Pesta Balap Dunia 2026
    Kamis, 29 Oktober 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan

      12-10-2026 - 08.35

      Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat

      12-10-2026 - 08.06

      Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi

      12-10-2026 - 07.35

      Strategi Pemerintah Tutup Lubang Defisit APBN

      12-10-2026 - 07.20

      Di Balik Pesta Diskon Amazon Gelombang PHK Menghantui

      12-10-2026 - 05.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Terbongkar! Jaringan Penyelundup Emas 22 Kg Gunakan Modus Paling Licik: Dari Bubuk Kimia Hingga Dugaan Keterlibatan ‘Orang Dalam’ Bandara!

    Terbongkar! Jaringan Penyelundup Emas 22 Kg Gunakan Modus Paling Licik: Dari Bubuk Kimia Hingga Dugaan Keterlibatan ‘Orang Dalam’ Bandara!

    Ekonomi 18-08-2026 - 16.073 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Terbongkar! Jaringan Penyelundup Emas 22 Kg Gunakan Modus Paling Licik: Dari Bubuk Kimia Hingga Dugaan Keterlibatan 'Orang Dalam' Bandara!

    EraNusantara – Kolaborasi apik antara Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan berhasil membongkar sebuah modus operandi penyelundupan ekspor emas ilegal yang kian canggih. Sebanyak 30 keping emas dengan total berat fantastis 22,31 kilogram, yang ditujukan ke Hong Kong, berhasil digagalkan dalam operasi terbaru ini, menyoroti tantangan serius dalam pengawasan perbatasan dan perdagangan komoditas berharga.

    Brigjen Pol. Moh. Irhamni, Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, menjelaskan bahwa sindikat penyelundup terus berinovasi dalam metode mereka seiring dengan pengetatan pengamanan di berbagai pintu keluar negara. Jika sebelumnya emas kerap diselundupkan dalam bentuk lempengan logam yang mudah terdeteksi oleh metal detektor di bandara, kini para pelaku beralih ke strategi yang jauh lebih licik. "Modus lama sudah sering terdeteksi, tentunya mereka akan merubah modus-modus yang lain," ungkap Irhamni dalam konferensi pers di Kantor Pusat Bea dan Cukai, Jakarta Timur, pada Selasa lalu.

    Terbongkar! Jaringan Penyelundup Emas 22 Kg Gunakan Modus Paling Licik: Dari Bubuk Kimia Hingga Dugaan Keterlibatan 'Orang Dalam' Bandara!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Irhamni merinci beberapa taktik terbaru yang ditemukan. Salah satunya adalah menyembunyikan emas di dalam pakaian dalam, bahkan mengubah bentuk emas menjadi bubuk yang dicampur dengan obat kimia menyerupai gel. Metode ini dirancang khusus untuk mengelabui alat deteksi logam canggih yang terpasang di Bandara Soekarno-Hatta. "Ini adalah modus baru yang kami temukan dan menjadi tantangan tersendiri dalam pengawasan," tambahnya, menegaskan komitmen pihaknya bersama Bea Cukai untuk memperketat pengawasan, baik di bandara sebagai pos penjagaan akhir di wilayah Indonesia maupun di hulu penambangan ilegal.

    Dari sisi Bea Cukai, Kepala Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Soekarno-Hatta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang, menambahkan bahwa pengungkapan kasus ini melibatkan dua Warga Negara Asing (WNA) asal China. Pelaku berinisial ZL, misalnya, kedapatan membawa 23 keping emas seberat 14,08 kg, dengan estimasi nilai mencapai Rp 38 miliar. Modus yang digunakan ZL adalah body strapping, di mana emas ditempelkan pada tubuhnya menggunakan pelilit khusus dan disembunyikan di balik pakaian serta celana yang telah dimodifikasi sedemikian rupa.

    Sementara itu, pelaku kedua, berinisial ZC, membawa 7 keping emas dengan total berat 8,2 kg, senilai sekitar Rp 22 miliar. Emas tersebut disembunyikan secara rapi di dalam tas dan kopernya. Namun, yang lebih mengkhawatirkan, hasil pendalaman lebih lanjut dan penelusuran rekaman CCTV bersama petugas Aviation Security (AVSEC) mengindikasikan adanya dugaan kuat keterlibatan oknum petugas bandara atau ground handling.

    "Diduga ada keterlibatan oknum petugas bandara atau ground handling yang memang bekerja sehari-hari di bandara. Mereka pasti sudah memahami jalur dan seluk-beluk jam operasional bandara, dan ini sangat rawan," tegas Hengky. Keterlibatan pihak internal bandara tentu menjadi perhatian serius, mengingat mereka memiliki akses dan pengetahuan mendalam tentang sistem keamanan, yang bisa dimanfaatkan untuk melancarkan aksi ilegal.

    Pengungkapan ini sekali lagi menunjukkan betapa dinamisnya perang melawan kejahatan ekonomi transnasional. Modus penyelundupan emas yang semakin canggih menuntut aparat penegak hukum untuk terus beradaptasi dan berinovasi dalam strategi pengawasan, demi menjaga integritas ekonomi negara dari praktik ilegal yang merugikan, seperti yang dilaporkan oleh eranusantara.co.

    Editor: Rockdisc

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan

    Ekonomi 12-10-2026 - 08.35

    Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat

    Ekonomi 12-10-2026 - 08.06

    Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi

    Ekonomi 12-10-2026 - 07.35

    Strategi Pemerintah Tutup Lubang Defisit APBN

    Ekonomi 12-10-2026 - 07.20

    Di Balik Pesta Diskon Amazon Gelombang PHK Menghantui

    Ekonomi 12-10-2026 - 05.35

    SeaBank Bawa Angin Segar Ekonomi Biru Pulau Pari

    Ekonomi 12-10-2026 - 05.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0633 Views

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0627 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0627 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.