Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Terbongkar! Jaringan Penyelundup Emas 22 Kg Gunakan Modus Paling Licik: Dari Bubuk Kimia Hingga Dugaan Keterlibatan ‘Orang Dalam’ Bandara!

    18-08-2026 - 16.07

    Gempa NTT: Bantuan Pangan Rp 100 Miliar Mengalir Deras, Ada ‘Jurus Rahasia’ Kementan Pastikan Stok Aman Nasional!

    18-08-2026 - 12.06

    Terkuak! Direktur BSP Beberkan 5 Pilar Revolusioner untuk Ketahanan Energi Nasional di Tengah Gejolak Industri Migas: Warisan untuk Generasi Mendatang!

    18-08-2026 - 05.06
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Terbongkar! Jaringan Penyelundup Emas 22 Kg Gunakan Modus Paling Licik: Dari Bubuk Kimia Hingga Dugaan Keterlibatan ‘Orang Dalam’ Bandara!
    • Gempa NTT: Bantuan Pangan Rp 100 Miliar Mengalir Deras, Ada ‘Jurus Rahasia’ Kementan Pastikan Stok Aman Nasional!
    • Terkuak! Direktur BSP Beberkan 5 Pilar Revolusioner untuk Ketahanan Energi Nasional di Tengah Gejolak Industri Migas: Warisan untuk Generasi Mendatang!
    • Terungkap! Siapa Saja Pahlawan Ekonomi Kerakyatan yang Bakal Guncang Panggung Koperasi Awards 2026? Jangan Sampai Ketinggalan Momen Bersejarah Ini!
    • NTT Berduka Pasca Gempa M 7,7: Bank Mandiri Tak Tinggal Diam! Terungkap, Strategi Penyelamatan Ekonomi dan Kemanusiaan yang Bikin Kagum!
    • BUMN Indonesia Gebrak Panggung Dunia: SUCOFINDO Buka Kunci Akses Pasar Global Lewat Strategi Sertifikasi Inovatif di Tiongkok! Apa Dampaknya Bagi Ekonomi Nasional?
    • Menguak Jejak Pahlawan Ekonomi Kerakyatan: Siapa Saja yang Berhak Sandang Gelar Bergengsi di Koperasi Awards 2026? Saksikan Pengukuhannya!
    • RAHASIA TERBONGKAR! Keliling Ibu Kota Cuma Rp 8 di Hari Kemerdekaan? Jangan Lewatkan Kesempatan Emas Ini!
    • Di Tengah Guncangan Gempa NTT: BNI Tak Hanya Ulurkan Tangan Kemanusiaan, Tapi Juga Pastikan Roda Ekonomi Tetap Berputar! Terungkap Strategi Jitu Mereka.
    Selasa, 18 Agustus 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Terbongkar! Jaringan Penyelundup Emas 22 Kg Gunakan Modus Paling Licik: Dari Bubuk Kimia Hingga Dugaan Keterlibatan ‘Orang Dalam’ Bandara!

      18-08-2026 - 16.07

      Gempa NTT: Bantuan Pangan Rp 100 Miliar Mengalir Deras, Ada ‘Jurus Rahasia’ Kementan Pastikan Stok Aman Nasional!

      18-08-2026 - 12.06

      Terkuak! Direktur BSP Beberkan 5 Pilar Revolusioner untuk Ketahanan Energi Nasional di Tengah Gejolak Industri Migas: Warisan untuk Generasi Mendatang!

      18-08-2026 - 05.06

      18-08-2026 - 02.06

      Terungkap! Siapa Saja Pahlawan Ekonomi Kerakyatan yang Bakal Guncang Panggung Koperasi Awards 2026? Jangan Sampai Ketinggalan Momen Bersejarah Ini!

      17-08-2026 - 22.06
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Terbongkar! Jaringan Penyelundup Emas 22 Kg Gunakan Modus Paling Licik: Dari Bubuk Kimia Hingga Dugaan Keterlibatan ‘Orang Dalam’ Bandara!

    Terbongkar! Jaringan Penyelundup Emas 22 Kg Gunakan Modus Paling Licik: Dari Bubuk Kimia Hingga Dugaan Keterlibatan ‘Orang Dalam’ Bandara!

    Ekonomi 18-08-2026 - 16.073 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Terbongkar! Jaringan Penyelundup Emas 22 Kg Gunakan Modus Paling Licik: Dari Bubuk Kimia Hingga Dugaan Keterlibatan 'Orang Dalam' Bandara!

    EraNusantara – Kolaborasi apik antara Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan berhasil membongkar sebuah modus operandi penyelundupan ekspor emas ilegal yang kian canggih. Sebanyak 30 keping emas dengan total berat fantastis 22,31 kilogram, yang ditujukan ke Hong Kong, berhasil digagalkan dalam operasi terbaru ini, menyoroti tantangan serius dalam pengawasan perbatasan dan perdagangan komoditas berharga.

    Brigjen Pol. Moh. Irhamni, Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, menjelaskan bahwa sindikat penyelundup terus berinovasi dalam metode mereka seiring dengan pengetatan pengamanan di berbagai pintu keluar negara. Jika sebelumnya emas kerap diselundupkan dalam bentuk lempengan logam yang mudah terdeteksi oleh metal detektor di bandara, kini para pelaku beralih ke strategi yang jauh lebih licik. "Modus lama sudah sering terdeteksi, tentunya mereka akan merubah modus-modus yang lain," ungkap Irhamni dalam konferensi pers di Kantor Pusat Bea dan Cukai, Jakarta Timur, pada Selasa lalu.

    Terbongkar! Jaringan Penyelundup Emas 22 Kg Gunakan Modus Paling Licik: Dari Bubuk Kimia Hingga Dugaan Keterlibatan 'Orang Dalam' Bandara!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Irhamni merinci beberapa taktik terbaru yang ditemukan. Salah satunya adalah menyembunyikan emas di dalam pakaian dalam, bahkan mengubah bentuk emas menjadi bubuk yang dicampur dengan obat kimia menyerupai gel. Metode ini dirancang khusus untuk mengelabui alat deteksi logam canggih yang terpasang di Bandara Soekarno-Hatta. "Ini adalah modus baru yang kami temukan dan menjadi tantangan tersendiri dalam pengawasan," tambahnya, menegaskan komitmen pihaknya bersama Bea Cukai untuk memperketat pengawasan, baik di bandara sebagai pos penjagaan akhir di wilayah Indonesia maupun di hulu penambangan ilegal.

    Dari sisi Bea Cukai, Kepala Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Soekarno-Hatta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang, menambahkan bahwa pengungkapan kasus ini melibatkan dua Warga Negara Asing (WNA) asal China. Pelaku berinisial ZL, misalnya, kedapatan membawa 23 keping emas seberat 14,08 kg, dengan estimasi nilai mencapai Rp 38 miliar. Modus yang digunakan ZL adalah body strapping, di mana emas ditempelkan pada tubuhnya menggunakan pelilit khusus dan disembunyikan di balik pakaian serta celana yang telah dimodifikasi sedemikian rupa.

    Sementara itu, pelaku kedua, berinisial ZC, membawa 7 keping emas dengan total berat 8,2 kg, senilai sekitar Rp 22 miliar. Emas tersebut disembunyikan secara rapi di dalam tas dan kopernya. Namun, yang lebih mengkhawatirkan, hasil pendalaman lebih lanjut dan penelusuran rekaman CCTV bersama petugas Aviation Security (AVSEC) mengindikasikan adanya dugaan kuat keterlibatan oknum petugas bandara atau ground handling.

    "Diduga ada keterlibatan oknum petugas bandara atau ground handling yang memang bekerja sehari-hari di bandara. Mereka pasti sudah memahami jalur dan seluk-beluk jam operasional bandara, dan ini sangat rawan," tegas Hengky. Keterlibatan pihak internal bandara tentu menjadi perhatian serius, mengingat mereka memiliki akses dan pengetahuan mendalam tentang sistem keamanan, yang bisa dimanfaatkan untuk melancarkan aksi ilegal.

    Pengungkapan ini sekali lagi menunjukkan betapa dinamisnya perang melawan kejahatan ekonomi transnasional. Modus penyelundupan emas yang semakin canggih menuntut aparat penegak hukum untuk terus beradaptasi dan berinovasi dalam strategi pengawasan, demi menjaga integritas ekonomi negara dari praktik ilegal yang merugikan, seperti yang dilaporkan oleh eranusantara.co.

    Editor: Rockdisc

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Gempa NTT: Bantuan Pangan Rp 100 Miliar Mengalir Deras, Ada ‘Jurus Rahasia’ Kementan Pastikan Stok Aman Nasional!

    Ekonomi 18-08-2026 - 12.06

    Terkuak! Direktur BSP Beberkan 5 Pilar Revolusioner untuk Ketahanan Energi Nasional di Tengah Gejolak Industri Migas: Warisan untuk Generasi Mendatang!

    Ekonomi 18-08-2026 - 05.06

    Ekonomi 18-08-2026 - 02.06

    Terungkap! Siapa Saja Pahlawan Ekonomi Kerakyatan yang Bakal Guncang Panggung Koperasi Awards 2026? Jangan Sampai Ketinggalan Momen Bersejarah Ini!

    Ekonomi 17-08-2026 - 22.06

    NTT Berduka Pasca Gempa M 7,7: Bank Mandiri Tak Tinggal Diam! Terungkap, Strategi Penyelamatan Ekonomi dan Kemanusiaan yang Bikin Kagum!

    Ekonomi 17-08-2026 - 19.06

    BUMN Indonesia Gebrak Panggung Dunia: SUCOFINDO Buka Kunci Akses Pasar Global Lewat Strategi Sertifikasi Inovatif di Tiongkok! Apa Dampaknya Bagi Ekonomi Nasional?

    Ekonomi 17-08-2026 - 16.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Rahasia di Balik Kebijakan Keuangan Baru: Purbaya vs. Sri Mulyani, Siapa yang Lebih Tepat?

    16-09-2025 - 19.0617 Views

    UU Konsumen Ancam Tutup UMKM? Sanksi 5 Tahun Penjara & Denda Miliar Bikin Geger!

    05-06-2025 - 19.0611 Views

    Rekor! Ekspor Ikan RI Tembus Triliunan Rupiah Saat Lebaran, Rahasianya?

    08-04-2025 - 11.4411 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.