EraNusantara – PT Permodalan Nasional Madani (Persero), atau yang lebih dikenal dengan PNM, baru-baru ini menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan prestisius. Lembaga keuangan non-bank ini dinobatkan sebagai ‘Outstanding Collaborator in Sharia Microfinance and Economic Independence for Underserved Communities’. Apresiasi tinggi ini diberikan atas komitmen PNM yang luar biasa, di mana porsi pembiayaan berbasis syariah mereka kini mendominasi, mencapai hampir tiga perempat dari total keseluruhan portofolio perusahaan.
Penghargaan bergengsi ini diserahkan dalam gelaran ‘Apresiasi Mitra Pendukung Ekosistem Ekonomi Syariah 2026’, sebuah inisiatif kolaboratif antara CNN Indonesia dan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) yang merupakan bagian tak terpisahkan dari rangkaian Anugerah Adinata Syariah 2026. Direktur Utama PNM, Kindaris, dalam keterangannya yang diterima eranusantara.co pada Selasa (7/7/26), mengungkapkan bahwa penghargaan ini merupakan refleksi nyata dari dedikasi dan perjalanan panjang PNM dalam memberdayakan para pengusaha ultra mikro di berbagai pelosok Tanah Air.

Menurut Kindaris, ekonomi syariah bukan sekadar instrumen pembiayaan semata, melainkan sebuah filosofi dan cara pandang yang fundamental. "Ini adalah upaya kami untuk memastikan setiap pengusaha kecil dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan, terbebas dari jeratan riba maupun praktik pinjaman ilegal yang merugikan," tegas Kindaris. Ia menambahkan, PNM telah membuktikan komitmen tersebut dengan fakta bahwa 73% dari total penyaluran pembiayaan mereka kini berbasis syariah, sebuah angka yang menunjukkan keberpihakan pada prinsip-prinsip ekonomi yang adil dan bertanggung jawab.
Penghargaan ini secara khusus mengakui peran vital PNM sebagai lokomotif utama dalam mendorong inklusi keuangan syariah di segmen paling bawah piramida ekonomi, yakni para pengusaha ultra mikro dan komunitas yang selama ini kesulitan mengakses layanan perbankan formal. Dengan porsi pembiayaan syariah yang mencapai sekitar 73 persen, PNM telah menjelma menjadi salah satu pilar penting yang berhasil memperluas jangkauan keuangan syariah hingga ke lapisan masyarakat subsisten yang paling membutuhkan.
Lebih dari sekadar penyalur modal, pendekatan PNM telah terbukti menjadi jembatan krusial bagi masyarakat untuk memiliki akses perbankan, membuka rekening, dan secara signifikan memutus mata rantai ketergantungan pada jeratan pinjaman online ilegal serta praktik rentenir konvensional yang selama ini menjadi beban berat bagi ekonomi keluarga kecil di pedesaan. Dengan momentum penghargaan ini, PNM berkomitmen untuk semakin mengintensifkan kolaborasi dengan perbankan syariah nasional. Tujuannya jelas: memperluas cakupan pemberdayaan ekonomi berbasis syariah ke lebih banyak komunitas akar rumput di seluruh penjuru Indonesia. PNM menegaskan visinya untuk terus berperan sebagai mitra strategis dalam membangun fondasi kemandirian ekonomi masyarakat melalui inklusi keuangan syariah, selaras dengan semangat Anugerah Adinata Syariah 2026 yang berupaya memperkuat sinergi lintas lembaga demi menggaungkan literasi dan inklusi keuangan syariah di Nusantara.
Editor: Rockdisc