Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Strategi Baru Kementan Dongkrak Hortikultura Bali

    06-10-2026 - 20.20

    Prabowo Gagas Puluhan Ribu Penjaga Hutan Baru

    06-10-2026 - 19.35

    Dana Rp 400 T Hutan Selamatkan Pendidikan Bangsa

    06-10-2026 - 19.06
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Strategi Baru Kementan Dongkrak Hortikultura Bali
    • Prabowo Gagas Puluhan Ribu Penjaga Hutan Baru
    • Dana Rp 400 T Hutan Selamatkan Pendidikan Bangsa
    • Triliunan Rupiah Kembali ke Kas Negara
    • Whoosh Tebar Diskon Besar Intip Cara Dapatnya
    • Gaji PNS Bakal Dibayar Lewat Koperasi
    • Elon Musk Mendadak Kaya Rp 1.163 T Sehari
    • Aturan Baru Outsourcing BUMN
    • Ambisi Besar Hilirisasi Indonesia
    • Ijazah Aman Perusahaan Dilarang Menahan
    Selasa, 6 Oktober 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Strategi Baru Kementan Dongkrak Hortikultura Bali

      06-10-2026 - 20.20

      Prabowo Gagas Puluhan Ribu Penjaga Hutan Baru

      06-10-2026 - 19.35

      Dana Rp 400 T Hutan Selamatkan Pendidikan Bangsa

      06-10-2026 - 19.06

      Triliunan Rupiah Kembali ke Kas Negara

      06-10-2026 - 16.35

      Whoosh Tebar Diskon Besar Intip Cara Dapatnya

      06-10-2026 - 16.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Terkuak! Kualitas Proyek Strategis KKP di Lombok Bikin Menteri Trenggono Murka, PT Adhi Karya Tersudut: Ada Apa di Balik Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih?

    Terkuak! Kualitas Proyek Strategis KKP di Lombok Bikin Menteri Trenggono Murka, PT Adhi Karya Tersudut: Ada Apa di Balik Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih?

    Ekonomi 28-02-2026 - 05.063 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link

    EraNusantara – Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, mendapati pemandangan yang memicu kemarahannya saat meninjau program strategis Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, pada Jumat (27/2). Kunjungan yang seharusnya menjadi momentum apresiasi terhadap pembangunan infrastruktur vital, justru berujung pada teguran keras kepada kontraktor pelaksana, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, terkait kualitas bangunan yang dinilai jauh dari standar kelayakan.

    Trenggono, dengan nada tegas, menyoroti sejumlah fasilitas yang telah dibangun, termasuk gudang beku portabel. Ia secara langsung menunjuk pada kondisi lantai yang tidak rata dan pengerjaan yang terkesan asal-asalan, mengindikasikan kurangnya perhatian terhadap detail dan kualitas. "Mana Adhi Karya? Kamu Adhi Karya BUMN ya? Kamu bikin bangunan kayak gini, bagus nggak bangunan ini? Coba kamu bikinnya yang bener dong. Masa bangunan kayak gini, yang bener aja," hardik Trenggono, sebagaimana dilansir eranusantara.co, menunjukkan kekecewaan mendalamnya.

    Terkuak! Kualitas Proyek Strategis KKP di Lombok Bikin Menteri Trenggono Murka, PT Adhi Karya Tersudut: Ada Apa di Balik Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih?
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Kemarahan Menteri tidak berhenti di situ. Ia juga mempertanyakan integritas pelaksanaan proyek, setelah menemukan indikasi bahwa pekerjaan tidak sepenuhnya dikerjakan oleh kontraktor yang ditunjuk, melainkan melibatkan masyarakat setempat. "Kamu yang ngerjain apa bukan? Kenapa (yang mengerjakan) masyarakat? Saya kan kasih kontrak ke kamu!" tegasnya, menunjukkan kekecewaan atas dugaan subkontrak yang tidak sesuai prosedur dan berpotensi mengurangi akuntabilitas.

    Program Kampung Nelayan Merah Putih sendiri merupakan inisiatif vital Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang dirancang untuk mentransformasi desa-desa pesisir. Tujuannya mulia: meningkatkan produktivitas, kualitas hidup masyarakat, serta mengintegrasikan produk perikanan agar berdaya saing global. Dengan target ambisius seperti peningkatan produksi perikanan hingga 800 ton per tahun per lokasi, penyerapan 700 tenaga kerja, dan peningkatan nilai ekonomi kawasan hingga Rp 29,2 miliar per tahun, kualitas pembangunan infrastruktur menjadi kunci utama keberhasilan program ini. KKP menargetkan pembangunan 100 KNMP di berbagai wilayah Indonesia pada tahun 2025.

    Desa Ekas Buana, dengan potensi perikanan melimpah seperti tongkol, cakalang, kembung, dan udang, serta mayoritas penduduknya berprofesi sebagai nelayan (854 dari 1.226 KK dengan 396 unit kapal aktif), adalah lokasi strategis untuk implementasi KNMP. Berbagai fasilitas penunjang telah direncanakan dan dibangun di sini, mulai dari gudang beku portabel, pabrik es portabel, shelter pendaratan ikan, gerbang gapura, docking kapal, kios perbekalan, bengkel nelayan, balai nelayan, saluran dan jalan lingkungan, tangga pendaratan, tambatan perahu, kantor pengelola, mushola, hingga kios kuliner dan pemasaran ikan. KKP juga menyalurkan bantuan berupa 10 unit mesin kapal, 1.620 unit alat tangkap ikan, 1 unit mobil berpendingin, serta 50 cool box untuk mendukung kegiatan nelayan di kawasan tersebut.

    Menyadari besarnya potensi dan investasi yang ditanamkan demi kesejahteraan nelayan, Trenggono menekankan pentingnya perbaikan segera. "Ya tentu ada beberapa pekerjaan yang menurut pandangan saya belum baik. Saya sudah minta kepada kontraktor untuk dikoreksi dalam waktu yang secepatnya. Supaya nanti dalam pelaksanaan implementasinya bisa lebih baik," pungkasnya kepada awak media, menegaskan bahwa fasilitas ini harus segera berfungsi optimal dan memenuhi standar yang telah ditetapkan demi tercapainya tujuan mulia program KNMP.

    Editor: Rockdisc

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Strategi Baru Kementan Dongkrak Hortikultura Bali

    Ekonomi 06-10-2026 - 20.20

    Prabowo Gagas Puluhan Ribu Penjaga Hutan Baru

    Ekonomi 06-10-2026 - 19.35

    Dana Rp 400 T Hutan Selamatkan Pendidikan Bangsa

    Ekonomi 06-10-2026 - 19.06

    Triliunan Rupiah Kembali ke Kas Negara

    Ekonomi 06-10-2026 - 16.35

    Whoosh Tebar Diskon Besar Intip Cara Dapatnya

    Ekonomi 06-10-2026 - 16.35

    Gaji PNS Bakal Dibayar Lewat Koperasi

    Ekonomi 06-10-2026 - 16.20
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0629 Views

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0624 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0623 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.