Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Harga Emas Antam Terjun Bebas Investor Waspada

    26-09-2026 - 16.35

    Polemik Aturan PIP di Maybank Akhirnya Terjawab

    26-09-2026 - 16.35

    Starbucks Tutup Ratusan Gerai di Amerika

    26-09-2026 - 16.20
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Harga Emas Antam Terjun Bebas Investor Waspada
    • Polemik Aturan PIP di Maybank Akhirnya Terjawab
    • Starbucks Tutup Ratusan Gerai di Amerika
    • Jalan Terjal Zero ODOL Pengusaha Minta Ini
    • Gelombang PHK Masif Mengancam Pekerja
    • Mengenal Transfer Pricing dan Cara Belajarnya
    • Pucuk Pimpinan KNKT Berganti Tantangan Besar Menanti
    • Brevet A B Saja Tak Cukup Ini Level Berikutnya
    • Harga Emas Antam Melonjak Tajam Hari Ini
    • Strategi Baru Prabowo Jaga Ekonomi
    Sabtu, 26 September 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Harga Emas Antam Terjun Bebas Investor Waspada

      26-09-2026 - 16.35

      Polemik Aturan PIP di Maybank Akhirnya Terjawab

      26-09-2026 - 16.35

      Starbucks Tutup Ratusan Gerai di Amerika

      26-09-2026 - 16.20

      Jalan Terjal Zero ODOL Pengusaha Minta Ini

      26-09-2026 - 16.06

      Gelombang PHK Masif Mengancam Pekerja

      26-09-2026 - 13.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Krisis Global Mengintai, Tapi Pemerintah RI Malah Pede! Apa Resepnya Hingga Yakin Lebih Kuat dari 2008?

    Krisis Global Mengintai, Tapi Pemerintah RI Malah Pede! Apa Resepnya Hingga Yakin Lebih Kuat dari 2008?

    Ekonomi 23-05-2026 - 05.062 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Krisis Global Mengintai, Tapi Pemerintah RI Malah Pede! Apa Resepnya Hingga Yakin Lebih Kuat dari 2008?

    EraNusantara – Di tengah bayang-bayang ketidakpastian geopolitik global, fluktuasi harga komoditas, dan tekanan ekonomi dunia, Pemerintah Indonesia memancarkan keyakinan kuat akan ketahanan ekonomi dan sektor keuangan nasional. Bahkan, kondisi saat ini dinilai jauh lebih tangguh dibandingkan saat menghadapi krisis finansial global tahun 2008. Keyakinan ini mengemuka pasca pertemuan penting Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah tokoh ekonomi berpengalaman di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat (22/05).

    Pertemuan strategis tersebut, yang dihadiri oleh para mantan menteri dan Gubernur Bank Indonesia, menjadi ajang diskusi mendalam mengenai pengalaman penanganan krisis ekonomi di masa lalu. Presiden Prabowo secara khusus meminta masukan dan pembelajaran dari para pakar tersebut, guna merumuskan langkah antisipatif yang kokoh dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tantangan kontemporer. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, yang turut mendampingi Presiden, mengungkapkan esensi dari diskusi tersebut.

    Krisis Global Mengintai, Tapi Pemerintah RI Malah Pede! Apa Resepnya Hingga Yakin Lebih Kuat dari 2008?
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Para tokoh tersebut membagikan catatan penting terkait pengalaman mereka menghadapi tekanan ekonomi global, termasuk lonjakan harga minyak, inflasi yang meroket, dan gejolak nilai tukar mata uang pada periode sebelumnya," jelas Airlangga, seperti dikutip dari keterangan tertulis Kementerian Koordinator Perekonomian yang diterima EraNusantara.co. Namun, ia menekankan bahwa jika dibandingkan dengan konteks hari ini, "situasi makro kita relatif lebih baik, dengan fundamental ekonomi yang jauh lebih solid." Sebagai contoh, depresiasi nilai tukar rupiah saat ini hanya sekitar 5 persen, sebuah angka yang jauh lebih rendah dibandingkan berbagai kasus krisis sebelumnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menginstruksikan jajaran terkait untuk terus memperketat pemantauan berbagai regulasi. Tujuannya adalah untuk memperkuat stabilitas sektor keuangan dan memastikan penerapan prinsip kehati-hatian perbankan tetap terjaga. Penguatan permodalan perbankan juga menjadi salah satu fokus utama yang dinilai krusial dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional secara keseluruhan.

    Bukan hanya fokus pada stabilitas makro, Pemerintah juga terus mematangkan implementasi kebijakan Devisa Hasil Ekspor (DHE) dan tata kelola ekspor sumber daya alam melalui entitas PT Danantara Sumberdaya Indonesia. Kebijakan ini dirancang untuk memperkuat tata kelola ekspor nasional, meningkatkan penerimaan negara, serta memastikan devisa hasil ekspor memberikan manfaat optimal bagi perekonomian domestik.

    "Kami telah melaporkan terkait pertemuan dengan para asosiasi pengusaha, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk mensosialisasikan kebijakan devisa hasil ekspor dan juga mekanisme ekspor melalui badan usaha milik negara," pungkas Airlangga.

    Editor: Rockdisc

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Harga Emas Antam Terjun Bebas Investor Waspada

    Ekonomi 26-09-2026 - 16.35

    Polemik Aturan PIP di Maybank Akhirnya Terjawab

    Ekonomi 26-09-2026 - 16.35

    Starbucks Tutup Ratusan Gerai di Amerika

    Ekonomi 26-09-2026 - 16.20

    Jalan Terjal Zero ODOL Pengusaha Minta Ini

    Ekonomi 26-09-2026 - 16.06

    Gelombang PHK Masif Mengancam Pekerja

    Ekonomi 26-09-2026 - 13.35

    Mengenal Transfer Pricing dan Cara Belajarnya

    Ekonomi 26-09-2026 - 13.20
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0626 Views

    Mengejutkan! Daya Saing Indonesia Terjun Bebas di Kancah Global: Apakah Sinyal Bahaya Bagi Investasi dan Masa Depan Ekonomi?

    24-06-2026 - 22.0622 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0622 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.