Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Wajah Baru Bintan Lewat Taman Kota Kijang

    02-10-2026 - 04.36

    Strategi Zulhas Atasi Ego Sektoral Pangan

    02-10-2026 - 04.20

    Luky Alfirman Bangkit dari Tidur Panjang Kemenkeu

    02-10-2026 - 02.35
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Wajah Baru Bintan Lewat Taman Kota Kijang
    • Strategi Zulhas Atasi Ego Sektoral Pangan
    • Luky Alfirman Bangkit dari Tidur Panjang Kemenkeu
    • Kemenkeu Bertiga Sinyal Kuat Ekonomi Indonesia
    • Pajak Marketplace Resmi Berlaku Oktober
    • Kabar Gembira Batas PTKP Segera Naik
    • Wisatawan Asing Serbu Indonesia
    • Masa Depan Bangsa Bergantung pada Pajak Anda
    • Target Pajak Fantastis Rp 2593 Triliun
    • Produksi Beras Nasional Diprediksi Merosot Tajam
    Jumat, 2 Oktober 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Wajah Baru Bintan Lewat Taman Kota Kijang

      02-10-2026 - 04.36

      Strategi Zulhas Atasi Ego Sektoral Pangan

      02-10-2026 - 04.20

      Luky Alfirman Bangkit dari Tidur Panjang Kemenkeu

      02-10-2026 - 02.35

      Kemenkeu Bertiga Sinyal Kuat Ekonomi Indonesia

      02-10-2026 - 02.06

      Pajak Marketplace Resmi Berlaku Oktober

      02-10-2026 - 01.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Target Pajak Fantastis Rp 2593 Triliun

    Target Pajak Fantastis Rp 2593 Triliun

    Ekonomi 01-10-2026 - 22.203 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Target Pajak Fantastis Rp 2593 Triliun

    Eranusantara.co – Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan strategi besar untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui target penerimaan pajak yang sangat ambisius. Dalam rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2027, otoritas fiskal mematok angka penerimaan pajak mencapai Rp 2.593 triliun. Angka fantastis ini mencerminkan optimisme pemerintah dalam mengoptimalkan pendapatan negara guna membiayai berbagai program strategis nasional.

    Jika dibandingkan dengan target pada tahun 2026, angka tersebut menunjukkan proyeksi pertumbuhan yang cukup signifikan, yakni sebesar 12,2 persen. Lonjakan ini bukan tanpa alasan. Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto, mengungkapkan bahwa target tinggi ini merupakan hasil dari transformasi besar-besaran dalam sistem administrasi perpajakan yang telah berjalan selama satu dekade terakhir.

    Target Pajak Fantastis Rp 2593 Triliun
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Menurut Bimo, kapasitas administrasi perpajakan Indonesia telah mengalami peningkatan hingga 2,3 kali lipat dibandingkan sepuluh tahun lalu. Transformasi ini didorong oleh integrasi teknologi mutakhir dan perluasan basis data yang lebih mendalam. Saat ini, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mampu menyisir potensi pajak dari berbagai sektor kementerian, lembaga, hingga pemangku kepentingan terkait secara lebih presisi.

    "Dalam satu dekade ini, kapasitas kita meningkat pesat karena administrasi perpajakan semakin berbasis teknologi dan data yang semakin luas serta mendalam di setiap sektor," ujar Bimo dalam acara Media Gathering di Bogor, Kamis (1/10/2026).

    Menilik sejarah, pertumbuhan pajak di atas dua digit bukanlah hal yang mustahil bagi Indonesia. Bimo memberikan catatan bahwa pada tahun 2018, penerimaan pajak sempat melonjak hingga 14,1 persen, yang dipicu oleh fenomena windfall profit akibat kenaikan harga komoditas global. Meski sempat mengalami kontraksi tajam sebesar -19,6 persen saat pandemi Covid-19 melanda pada tahun 2020, Indonesia terbukti mampu bangkit kembali.

    Keberhasilan mencatatkan pertumbuhan dua digit pada tahun 2026 ini, menurut Bimo, merupakan buah manis dari implementasi sistem Coretax. Mesin baru ini memungkinkan DJP untuk melakukan penggalian potensi secara lebih optimal, membangun basis pajak baru, serta melakukan manajemen kasus (case management) yang jauh lebih berkualitas dan terukur.

    Penting untuk dipahami bahwa seluruh pendapatan yang dihimpun dari sektor pajak, cukai, kepabeanan, hingga Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) akan dialokasikan kembali untuk kesejahteraan rakyat. Dana tersebut menjadi mesin utama dalam mendanai jaminan sosial, program pengentasan kemiskinan, sektor pendidikan, kesehatan, hingga program prioritas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).

    Sebagai indikator keberhasilan, pemerintah menargetkan rasio pajak (tax ratio) pada tahun 2027 berada di angka 9,26 persen. Pencapaian ini akan menjadi tonggak sejarah baru, mengingat dalam satu dekade terakhir, rasio pajak Indonesia belum pernah menyentuh angka di atas 9 persen. Melalui penguatan sistem dan perluasan basis pajak, pemerintah berharap kemandirian fiskal negara dapat semakin kokoh di masa depan.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Wajah Baru Bintan Lewat Taman Kota Kijang

    Ekonomi 02-10-2026 - 04.36

    Strategi Zulhas Atasi Ego Sektoral Pangan

    Ekonomi 02-10-2026 - 04.20

    Luky Alfirman Bangkit dari Tidur Panjang Kemenkeu

    Ekonomi 02-10-2026 - 02.35

    Kemenkeu Bertiga Sinyal Kuat Ekonomi Indonesia

    Ekonomi 02-10-2026 - 02.06

    Pajak Marketplace Resmi Berlaku Oktober

    Ekonomi 02-10-2026 - 01.35

    Kabar Gembira Batas PTKP Segera Naik

    Ekonomi 02-10-2026 - 01.20
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0629 Views

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0624 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0623 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.