Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Beras Bulog Tanpa Batas Jangkau Pelosok Negeri

    10-10-2026 - 08.35

    APBN RI: Defisit Triliunan Utang Baru Terbit

    10-10-2026 - 08.06

    Strategi Hemat Kemenkeu Amankan APBN

    10-10-2026 - 07.35
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Beras Bulog Tanpa Batas Jangkau Pelosok Negeri
    • APBN RI: Defisit Triliunan Utang Baru Terbit
    • Strategi Hemat Kemenkeu Amankan APBN
    • Waspada Ancaman Tersembunyi Dalam Bisnis Anda
    • Anggaran Gizi Nasional Dipangkas Efisiensi Jadi Kunci
    • Wanam Merauke: Panen Perdana November Jaminan Pangan
    • Ancaman El Nino Picu Lonjakan Harga Pangan
    • Misi Besar DJP Kejar Target Pajak Triliunan
    • Bulog Siapkan Gebrakan Baru Demi Ketahanan Pangan
    • Terobosan Aturan Jamin Pendapatan Driver Digital
    Sabtu, 10 Oktober 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Beras Bulog Tanpa Batas Jangkau Pelosok Negeri

      10-10-2026 - 08.35

      APBN RI: Defisit Triliunan Utang Baru Terbit

      10-10-2026 - 08.06

      Strategi Hemat Kemenkeu Amankan APBN

      10-10-2026 - 07.35

      Waspada Ancaman Tersembunyi Dalam Bisnis Anda

      10-10-2026 - 07.20

      Anggaran Gizi Nasional Dipangkas Efisiensi Jadi Kunci

      10-10-2026 - 05.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Strategi Hemat Kemenkeu Amankan APBN

    Strategi Hemat Kemenkeu Amankan APBN

    Ekonomi 10-10-2026 - 07.352 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Strategi Hemat Kemenkeu Amankan APBN

    Eranusantara.co – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi mengambil langkah tegas untuk memperketat penggunaan anggaran negara menjelang penghujung tahun 2026. Melalui Surat Menteri Keuangan Nomor S-708/MK.03/2026 yang diterbitkan pada 8 Oktober 2026, seluruh kementerian dan lembaga (K/L) diinstruksikan untuk melakukan efisiensi besar-besaran, terutama pada sektor perjalanan dinas dan kegiatan rapat.

    Kebijakan ini menuntut setiap instansi pemerintah untuk memangkas anggaran perjalanan dinas yang belum terealisasi sebesar 30 persen. Salah satu strategi utama yang ditekankan adalah optimalisasi teknologi, di mana rapat-rapat yang sebelumnya dilakukan secara tatap muka kini diarahkan untuk dilakukan secara daring atau virtual. Selain itu, pemerintah meminta agar perjalanan dinas yang bersifat tidak prioritas dibatasi secara ketat guna menekan pengeluaran negara.

    Strategi Hemat Kemenkeu Amankan APBN
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Langkah penghematan ini bukan tanpa aturan teknis. Kemenkeu mewajibkan agar sisa anggaran yang berhasil dihemat tersebut dicatat sebagai blokir pada Halaman IV DIPA dengan menggunakan kode 9 atau dikenal sebagai automatic adjustment. Hal ini dilakukan agar pengelolaan arus kas negara tetap terkendali dan terukur.

    Tak hanya soal perjalanan dinas, kebijakan efisiensi ini juga menyasar belanja pendukung aparatur. Kemenkeu meminta penundaan terhadap belanja-belanja yang belum terealisasi hingga batas waktu 8 Oktober 2026. Beberapa item yang terkena dampak penundaan ini meliputi pengadaan kendaraan dinas baru, proyek pembangunan rumah dinas, hingga agenda renovasi atau rehabilitasi gedung dan kantor pemerintah. Kecuali untuk belanja yang masuk dalam kategori pengecualian tertentu, seluruh dana tersebut harus masuk dalam skema blokir automatic adjustment.

    Direktur Jenderal Anggaran, Sudarto, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga fokus APBN agar tetap mampu menumbuhkan dan melindungi ekonomi nasional. Menurutnya, pengelolaan belanja negara harus benar-benar diarahkan pada target-target strategis yang telah ditetapkan sejak awal tahun.

    "Kebijakan ini merupakan penguatan dari arah kebijakan yang sudah berjalan sepanjang tahun 2026. Tujuannya adalah untuk mempertajam pengelolaan belanja agar semakin fokus pada pencapaian keluaran (output) dan hasil (outcome) yang telah direncanakan," ujar Sudarto dalam acara APBN KiTa di Jakarta, Jumat (9/10/2026).

    Sudarto menegaskan bahwa instruksi ini bukanlah hal yang asing bagi Kemenkeu, melainkan sebuah langkah preventif untuk memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi, khususnya saat memasuki kuartal keempat.

    Ia juga memberikan catatan penting bahwa meskipun efisiensi dilakukan secara ketat, hal tersebut tidak boleh mengorbankan kualitas pelayanan publik. Fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan seluruh kementerian dan lembaga tetap bergerak cepat dalam mencapai target pembangunan prioritas tanpa terhambat oleh kendala anggaran yang tidak produktif.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Beras Bulog Tanpa Batas Jangkau Pelosok Negeri

    Ekonomi 10-10-2026 - 08.35

    APBN RI: Defisit Triliunan Utang Baru Terbit

    Ekonomi 10-10-2026 - 08.06

    Waspada Ancaman Tersembunyi Dalam Bisnis Anda

    Ekonomi 10-10-2026 - 07.20

    Anggaran Gizi Nasional Dipangkas Efisiensi Jadi Kunci

    Ekonomi 10-10-2026 - 05.35

    Wanam Merauke: Panen Perdana November Jaminan Pangan

    Ekonomi 10-10-2026 - 05.06

    Ancaman El Nino Picu Lonjakan Harga Pangan

    Ekonomi 10-10-2026 - 04.35
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0629 Views

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0624 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0623 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.