Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Anggaran Gizi Nasional Dipangkas Efisiensi Jadi Kunci

    10-10-2026 - 05.35

    Wanam Merauke: Panen Perdana November Jaminan Pangan

    10-10-2026 - 05.06

    Ancaman El Nino Picu Lonjakan Harga Pangan

    10-10-2026 - 04.35
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Anggaran Gizi Nasional Dipangkas Efisiensi Jadi Kunci
    • Wanam Merauke: Panen Perdana November Jaminan Pangan
    • Ancaman El Nino Picu Lonjakan Harga Pangan
    • Misi Besar DJP Kejar Target Pajak Triliunan
    • Bulog Siapkan Gebrakan Baru Demi Ketahanan Pangan
    • Terobosan Aturan Jamin Pendapatan Driver Digital
    • Bukan Sekadar Harta Warisan Jadi Fokus Warga RI
    • Revolusi Pembayaran Pensiun dan Bansos Segera Tiba
    • Waspada Ancaman Tersembunyi dalam Bisnis
    • Strategi Baru Kejar Target Ekonomi 8 Persen
    Sabtu, 10 Oktober 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Anggaran Gizi Nasional Dipangkas Efisiensi Jadi Kunci

      10-10-2026 - 05.35

      Wanam Merauke: Panen Perdana November Jaminan Pangan

      10-10-2026 - 05.06

      Ancaman El Nino Picu Lonjakan Harga Pangan

      10-10-2026 - 04.35

      Misi Besar DJP Kejar Target Pajak Triliunan

      10-10-2026 - 04.20

      Bulog Siapkan Gebrakan Baru Demi Ketahanan Pangan

      10-10-2026 - 02.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Wanam Merauke: Panen Perdana November Jaminan Pangan

    Wanam Merauke: Panen Perdana November Jaminan Pangan

    Ekonomi 10-10-2026 - 05.064 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Wanam Merauke: Panen Perdana November Jaminan Pangan

    Eranusantara.co – Merauke, Papua Selatan, bersiap menyambut era baru ketahanan pangan nasional dengan panen perdana padi di Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN) Wanam. Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, memastikan bahwa upaya pembangunan infrastruktur di kawasan ini telah membuahkan hasil nyata, dan panen perdana diperkirakan akan berlangsung pada awal hingga pertengahan November 2026. Proyek ambisius ini diharapkan menjadi cikal bakal lumbung pangan baru yang krusial bagi Indonesia, khususnya dalam memperkuat fondasi ketahanan pangan.

    Kementerian PU memegang peran vital dalam mewujudkan visi ini dengan fokus pada penyediaan infrastruktur sumber daya air yang memadai. Dody Hanggodo menjelaskan, tugas utama pihaknya adalah menyiapkan jaringan irigasi rawa, saluran primer dan sekunder, serta fasilitas pengendalian banjir. Infrastruktur ini krusial untuk memastikan pasokan air yang stabil bagi lahan pertanian. Hingga 1 Oktober 2026, dari target total 180 kilometer jaringan saluran air yang dibutuhkan untuk mengairi seluruh kawasan KSPEAN Wanam, sepanjang 133 kilometer telah berhasil direalisasikan.

    Wanam Merauke: Panen Perdana November Jaminan Pangan
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Tugas kita adalah menyiapkan airnya saja. Airnya cukup untuk awal ini 130 hektare, dan next-nya adalah 110.000 hektare," ujar Dody saat meninjau langsung Kawasan KSPEAN Wanam pada Kamis (8/10/2026). Pernyataan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk tidak hanya fokus pada tahap awal, tetapi juga pada ekspansi jangka panjang kawasan ini sebagai pusat produksi pangan.

    Berkat ketersediaan infrastruktur air yang memadai, pemerintah telah memulai penanaman padi di lahan seluas sekitar 40 hektare sebagai tahap awal dari total target 130 hektare. Padi-padi ini menunjukkan pertumbuhan yang menjanjikan dan siap untuk dipanen dalam waktu dekat. Dody memperkirakan, "Step satu ini, mungkin paling lambat harusnya sih pertengahan November sudah bisa panen. Tapi kalau kita lihat begini sih, awal November harusnya sudah bisa panen, ya. Tapi utamanya pertengahan November lah."

    Dengan estimasi produktivitas rata-rata sekitar 6 ton per hektare, panen perdana di lahan 40 hektare ini diproyeksikan mampu menghasilkan sekitar 240 ton gabah. Angka ini merupakan hasil uji coba penting untuk menilai potensi penuh kawasan tersebut dan menjadi indikator awal keberhasilan program. "40 hektare kalau kita kalikan targetnya. Ya biasanya kan sekitar rata-rata 6 sampai 7 ton produktivitas. Ya, ambil saja paling yang pesimis 6 ton lah, kalikan saja 6 kali 40, berarti 240 ton gabah. Sekali kita trial tanam dan trial panen di November," terang Dody.

    Pengembangan KSPEAN Wanam bukan sekadar proyek infrastruktur biasa, melainkan bagian integral dari visi besar Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Dody Hanggodo menekankan bahwa inisiatif ini telah dicanangkan jauh sebelum Presiden menjabat, membuktikan ketepatan visinya dalam melihat potensi strategis Papua. "Pak Presiden-lah yang mencanangkan Wanam menjadi kawasan swasembada pangan, energi, dan air. Yang ini pertama kali nih dicanangkan jauh sebelum beliau jadi Presiden, dan ternyata terbukti bahwa visi beliau tepat sekali," ungkap Dody.

    Papua, dengan kondisi alamnya yang masih "perawan" dan relatif belum banyak terjamah, dinilai memiliki keunggulan komparatif. Kawasan ini relatif lebih stabil dan tidak mudah terguncang oleh perubahan cuaca ekstrem dibandingkan dengan pulau-pulau lain di Indonesia yang seringkali rentan terhadap fenomena iklim. "Bagaimanapun Papua ini tempat yang masih masih virgin lah, sehingga kalaupun terjadi goncangan terhadap cuaca, cuaca ekstrem atau apa pun, biasanya Papua nggak terlalu terguncang dibandingkan dengan pulau-pulau lain," imbuh Dody. Keunggulan geografis dan iklim ini menjadikan Wanam lokasi ideal untuk pengembangan lumbung pangan strategis yang berkelanjutan.

    Secara keseluruhan, pengembangan KSPEAN Wanam diamanatkan melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 14 Tahun 2025, mencakup lahan seluas 10.000 hektare dengan karakteristik hidrotopografi yang beragam, mulai dari lahan kering, semi-basah, hingga rawa. Selain memastikan pasokan air untuk pertanian, proyek ini juga diharapkan menjadi model percontohan bagi pengembangan lumbung pangan di wilayah lain di seluruh nusantara. "Ada beberapa tempat sih. Ada Sumatra ada, Sulawesi ada, di Kalimantan juga ada. Cuman fokus kita pertama ini yang ini dulu. Ini dulu kita benar-benar sukseskan, kemudian kita baru beralih ke tempat lain," pungkas Dody, menegaskan komitmen pemerintah untuk menjadikan Wanam sebagai tolok ukur keberhasilan sebelum mereplikasi model serupa di daerah lain.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Anggaran Gizi Nasional Dipangkas Efisiensi Jadi Kunci

    Ekonomi 10-10-2026 - 05.35

    Ancaman El Nino Picu Lonjakan Harga Pangan

    Ekonomi 10-10-2026 - 04.35

    Misi Besar DJP Kejar Target Pajak Triliunan

    Ekonomi 10-10-2026 - 04.20

    Bulog Siapkan Gebrakan Baru Demi Ketahanan Pangan

    Ekonomi 10-10-2026 - 02.35

    Terobosan Aturan Jamin Pendapatan Driver Digital

    Ekonomi 10-10-2026 - 02.06

    Bukan Sekadar Harta Warisan Jadi Fokus Warga RI

    Ekonomi 10-10-2026 - 01.35
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0629 Views

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0624 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0623 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.