Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Aturan Baru Tarif Ojol Resmi Berlaku

    09-10-2026 - 07.20

    Harga Cabai Melonjak Mendag Ungkap Biang Kerok

    09-10-2026 - 05.35

    Geger Seruan Boikot Produk RI di Malaysia Mendag Tenang

    09-10-2026 - 05.06
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Aturan Baru Tarif Ojol Resmi Berlaku
    • Harga Cabai Melonjak Mendag Ungkap Biang Kerok
    • Geger Seruan Boikot Produk RI di Malaysia Mendag Tenang
    • Strategi Baru Danantara Ubah Wajah Industri
    • Investasi RI Tembus Rp 1010 Triliun
    • Ratusan BUMN Beralih Tangan Demi Efisiensi Negara
    • Babak Baru Ojol Gojek Siap Patuh Aturan
    • Rahasia Sukses Vietnam Jadi Macan Asia Baru
    • Indonesia Siap Ekspor Beras ke Luar Negeri
    • Keyakinan Konsumen Goyah Namun Harapan Membara
    Jumat, 9 Oktober 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Aturan Baru Tarif Ojol Resmi Berlaku

      09-10-2026 - 07.20

      Harga Cabai Melonjak Mendag Ungkap Biang Kerok

      09-10-2026 - 05.35

      Geger Seruan Boikot Produk RI di Malaysia Mendag Tenang

      09-10-2026 - 05.06

      Strategi Baru Danantara Ubah Wajah Industri

      09-10-2026 - 04.35

      Investasi RI Tembus Rp 1010 Triliun

      09-10-2026 - 04.20
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Strategi Baru Danantara Ubah Wajah Industri

    Strategi Baru Danantara Ubah Wajah Industri

    Ekonomi 09-10-2026 - 04.353 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Strategi Baru Danantara Ubah Wajah Industri

    Eranusantara.co – Lembaga pengelola investasi Danantara tengah menyiapkan langkah besar yang akan mengubah peta industri nasional secara fundamental. Dalam upaya memperkuat daya saing investasi di tanah air, Danantara berencana melakukan penggabungan atau merger terhadap 23 perusahaan kawasan industri di Indonesia. Langkah strategis ini bertujuan untuk menciptakan satu entitas tunggal yang lebih solid dan terintegrasi dalam mengelola kawasan industri nasional.

    Rencana besar ini dijadwalkan akan diumumkan secara resmi pada 5 November 2026 mendatang. Melalui penggabungan ini, puluhan perusahaan pengelola kawasan industri tersebut akan melebur menjadi satu payung besar. Berdasarkan keterangan resmi, entitas baru ini rencananya akan diberi nama PT Kawasan Industri Indonesia.

    Strategi Baru Danantara Ubah Wajah Industri
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengungkapkan bahwa transformasi ini merupakan bagian dari upaya besar untuk menarik arus investasi asing maupun domestik agar lebih masif masuk ke Indonesia. Dengan adanya satu perusahaan tunggal, pengelolaan kawasan industri diharapkan menjadi lebih efisien dan memiliki daya tawar yang lebih tinggi di mata investor global.

    "Kawasan industri kita ke depannya akan mengalami transformasi besar. Melalui merger ini, 23 perusahaan industrial estate akan menjadi satu perusahaan tunggal," ujar Dony saat memberikan keterangan di Jakarta, Rabu (8/10/2026).

    Transformasi ini juga membawa perubahan signifikan pada struktur holding di lingkungan BUMN. Selama ini, PT Danareksa (Persero) berperan sebagai holding bagi berbagai perusahaan kawasan industri. Namun, setelah proses penataan ini selesai, peran Danareksa akan mengalami pergeseran fungsi. Danareksa nantinya tidak lagi bertindak sebagai holding kawasan industri, melainkan akan kembali ke fungsi asalnya sebagai perusahaan pengelola aset atau asset management.

    "Ini adalah bagian dari transformasi agar bisnis kawasan industri menjadi lebih murni (pure business). Danareksa akan fokus pada manajemen aset, sementara urusan kawasan industri akan dikelola secara mandiri oleh entitas baru tersebut," tambah Dony.

    Selain melakukan merger, Danantara juga tengah melakukan tinjauan mendalam terhadap model bisnis yang selama ini diterapkan di kawasan industri. Ada satu perubahan paradigma yang sangat mencolok: tanah tidak lagi akan menjadi sumber pendapatan utama.

    Ke depan, strategi yang akan diterapkan adalah memberikan lahan secara cuma-cuma kepada investor. Sebagai gantinya, pendapatan perusahaan akan bersumber dari penyediaan berbagai fasilitas terintegrasi di dalam kawasan tersebut. Model bisnis ini dirancang untuk menciptakan ekosistem industri yang sangat kompetitif.

    "Ke depannya, tanah bukan lagi menjadi sumber pendapatan utama. Tanah akan kita berikan sebagai fasilitas, namun pendapatan akan datang dari layanan dan fasilitas yang kita sediakan di dalam kawasan tersebut. Pemerintah telah menyiapkan konsep kawasan industri terintegrasi agar kita bisa bersaing, bahkan menjadi lebih kompetitif dibandingkan negara-negara tetangga di kawasan ini," tutup Dony.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Aturan Baru Tarif Ojol Resmi Berlaku

    Ekonomi 09-10-2026 - 07.20

    Harga Cabai Melonjak Mendag Ungkap Biang Kerok

    Ekonomi 09-10-2026 - 05.35

    Geger Seruan Boikot Produk RI di Malaysia Mendag Tenang

    Ekonomi 09-10-2026 - 05.06

    Investasi RI Tembus Rp 1010 Triliun

    Ekonomi 09-10-2026 - 04.20

    Ratusan BUMN Beralih Tangan Demi Efisiensi Negara

    Ekonomi 09-10-2026 - 02.35

    Babak Baru Ojol Gojek Siap Patuh Aturan

    Ekonomi 09-10-2026 - 02.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0629 Views

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0624 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0623 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.