Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Misi Hijaukan Kembali Lahan Cikembang

    05-10-2026 - 01.35

    Strategi Baru BPS Perkuat Data Ekonomi Syariah

    05-10-2026 - 01.20

    Rahasia Agar Pelanggan Balik Lagi ke Bisnis Anda

    04-10-2026 - 22.35
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Misi Hijaukan Kembali Lahan Cikembang
    • Strategi Baru BPS Perkuat Data Ekonomi Syariah
    • Rahasia Agar Pelanggan Balik Lagi ke Bisnis Anda
    • Rahasia UMKM Tumbuh Pesat Raih Untung Besar
    • Target Ekonomi 6 Persen Butuh Modal Jumbo
    • Terkuak 5 PO Bus Paling Banyak Melanggar
    • Bahaya Calo Rekrutmen ABK Perikanan
    • G20 Tegas Larang Pangan Jadi Senjata Politik
    • Rp 31 Triliun Siap Guyur Ekonomi Nasional
    • Pencabutan Izin Kapal Imbas Dugaan Perbudakan ABK
    Senin, 5 Oktober 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Misi Hijaukan Kembali Lahan Cikembang

      05-10-2026 - 01.35

      Strategi Baru BPS Perkuat Data Ekonomi Syariah

      05-10-2026 - 01.20

      Rahasia Agar Pelanggan Balik Lagi ke Bisnis Anda

      04-10-2026 - 22.35

      Rahasia UMKM Tumbuh Pesat Raih Untung Besar

      04-10-2026 - 22.35

      Target Ekonomi 6 Persen Butuh Modal Jumbo

      04-10-2026 - 22.20
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Strategi Baru BPS Perkuat Data Ekonomi Syariah

    Strategi Baru BPS Perkuat Data Ekonomi Syariah

    Ekonomi 05-10-2026 - 01.202 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Strategi Baru BPS Perkuat Data Ekonomi Syariah

    <strong>Eranusantara.co – </strong> Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan langkah strategis besar dalam memperkuat fondasi data nasional melalui jalinan kerja sama internasional. Di sela-sela agenda Sidang ke-15 Organisation of Islamic Cooperation Statistical Commission (OIC-StatCom), BPS berhasil mengamankan sejumlah kesepakatan penting dengan berbagai negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Langkah ini diambil untuk menyinkronkan standar data, mulai dari sektor ekonomi syariah hingga isu kemiskinan global.

    Wakil Kepala BPS, Sonny Harry Budiutomo Harmadi, secara langsung menandatangani berbagai nota kesepahaman yang mencakup spektrum luas. Salah satu poin krusial adalah kerja sama bilateral dengan GASTAT Arab Saudi. Kemitraan ini akan difokuskan pada pengembangan statistik haji dan umrah, pengembangan statistik halal, penghitungan PDB syariah, serta sinkronisasi data ekspor-impor guna memperbaiki akurasi statistik perdagangan antarnegara.

    Strategi Baru BPS Perkuat Data Ekonomi Syariah
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Tak hanya dengan Arab Saudi, BPS juga mempererat hubungan dengan Turkish Statistical Institute (TURKSTAT). Kerja sama dengan Turki ini akan menitikberatkan pada pertukaran pengalaman mengenai pelaksanaan sensus modern, integrasi data administrasi, serta percepatan transformasi digital dalam penyelenggaraan statistik resmi. Sementara itu, rencana kerja sama dengan CAPMAS Mesir tengah dipersiapkan untuk ditandatangani dalam agenda kunjungan Presiden Mesir ke Indonesia dalam waktu dekat, yang fokus pada modernisasi standar statistik internasional.

    Sektor sosial juga menjadi perhatian utama. Melalui pertemuan dengan Islamic Development Bank (IsDB), Indonesia berencana memimpin pengembangan statistik kemiskinan multidimensi. Menariknya, Indonesia diproyeksikan akan menjadi negara percontohan bagi negara-negara Islam lainnya, seperti Yordania dan Malaysia, dalam menerapkan metode penghitungan kemiskinan yang lebih komprehensif.

    Di sisi lain, BPS juga memaparkan transformasi besar dalam sistem statistik nasional. Indonesia tengah bersiap menuju Sensus Penduduk 2030 dengan mengedepankan pemanfaatan data administrasi dan registrasi penduduk yang terintegrasi. Hal ini bertujuan agar pembaruan data dapat dilakukan secara cepat, berkelanjutan, dan tetap akurat melalui verifikasi lapangan yang ketat.

    Dalam aspek ekonomi, BPS tengah mempersiapkan implementasi System of National Accounts (SNA) 2025. Pembaruan ini sangat penting agar statistik ekonomi nasional mampu menangkap dinamika struktur produksi, pola konsumsi, hingga aktivitas ekonomi informal secara lebih mendalam. Sebagai bagian dari upaya tersebut, BPS memanfaatkan hasil Experimental Time Use Study 2023 untuk menghitung nilai tambah jasa rumah tangga yang tidak dibayar, yang diperkirakan mencapai 13,63 persen dari PDB Indonesia pada tahun 2023.

    Melalui rangkaian kerja sama internasional ini, Indonesia tidak hanya memperkuat kualitas datanya sendiri, tetapi juga memposisikan diri sebagai pemain kunci dalam pengembangan standar statistik di dunia Islam. Informasi yang dilaporkan oleh eranusantara.co ini menunjukkan bahwa akurasi data adalah kunci utama dalam pengambilan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Misi Hijaukan Kembali Lahan Cikembang

    Ekonomi 05-10-2026 - 01.35

    Rahasia Agar Pelanggan Balik Lagi ke Bisnis Anda

    Ekonomi 04-10-2026 - 22.35

    Rahasia UMKM Tumbuh Pesat Raih Untung Besar

    Ekonomi 04-10-2026 - 22.35

    Target Ekonomi 6 Persen Butuh Modal Jumbo

    Ekonomi 04-10-2026 - 22.20

    Terkuak 5 PO Bus Paling Banyak Melanggar

    Ekonomi 04-10-2026 - 22.06

    Bahaya Calo Rekrutmen ABK Perikanan

    Ekonomi 04-10-2026 - 20.35
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0629 Views

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0624 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0623 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.