Eranusantara.co – Gelaran balap motor paling bergengsi di dunia, MotoGP 2026, yang akan berlangsung di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), bersiap menyuguhkan aksi memukau di lintasan. Namun, di balik kecepatan para pembalap kelas dunia, ada aspek krusial yang harus tetap terjaga agar perlombaan berjalan tanpa kendala, yakni kesiapan kendaraan operasional resmi, terutama Safety Car.
Untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan mulus, PT Pertamina Patra Niaga mengambil peran strategis dengan menyediakan bahan bakar berkualitas tinggi. Produk andalan mereka, Pertamax Turbo, resmi ditunjuk sebagai bahan bakar utama untuk kendaraan operasional, termasuk mobil pengaman (Safety Car) yang bertugas mengendalikan situasi di lintasan saat kondisi darurat.

VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menegaskan bahwa penyediaan bahan bakar ini merupakan bentuk komitmen nyata perusahaan dalam mendukung kesuksesan ajang internasional tersebut. Demi menjamin ketersediaan energi di lokasi yang sangat spesifik, Pertamina bahkan menyiagakan SPBU modular di dalam kawasan sirkuit.
"Fasilitas ini kami siapkan secara khusus untuk melayani kendaraan operasional resmi, termasuk Safety Car. Tujuannya agar seluruh rangkaian kegiatan MotoGP di Mandalika dapat berjalan dengan aman, lancar, dan tanpa gangguan teknis pada kendaraan pendukung," ujar Kitty dalam keterangan resminya.
Pertamax Turbo sendiri bukan sekadar bahan bakar biasa. Dengan angka oktan (RON) mencapai 98, produk ini telah dilengkapi dengan teknologi canggih seperti Eco Save dan Ignition Boost Formula (IBF). Teknologi ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan mesin-mesin berperforma tinggi yang membutuhkan respons instan. Penggunaan bahan bakar ini diharapkan mampu menjaga kesehatan mesin, meningkatkan efisiensi pembakaran, serta memberikan akselerasi yang lebih responsif saat dibutuhkan di lintasan balap.
Kepercayaan terhadap kualitas Pertamax Turbo juga datang langsung dari praktisi di lapangan. Candido, pemandu Safety Car MotoGP asal Spanyol, memberikan apresiasi tinggi terhadap pemilihan bahan bakar ini. Menurutnya, kendaraan yang digunakan dalam ajang MotoGP memiliki standar mesin yang sangat ketat dan membutuhkan dukungan energi yang mumpuni.
"Untuk Safety Car di Indonesia, Pertamax Turbo adalah pilihan utama kami. Kami membutuhkan performa mesin yang paling optimal, dan produk ini mampu memberikan apa yang kami cari," kata Candido.
Ia menambahkan bahwa faktor oktan tinggi dan formula aditif yang tepat menjadi kunci utama. Menurut Candido, mobil pengaman harus mampu bekerja secara presisi sesuai kebutuhan balapan yang dinamis. "Kami memerlukan bahan bakar dengan oktan tinggi serta formula aditif yang sesuai agar mobil dapat bekerja maksimal di lintasan. Pertamax Turbo menyediakan semua kebutuhan teknis tersebut," pungkasnya.
Melalui langkah ini, Pertamina Patra Niaga tidak hanya sekadar menyediakan energi, tetapi juga memastikan standar keamanan dan performa tinggi tetap terjaga selama Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 berlangsung.