EraNusantara – Kabar gembira bagi masyarakat yang merencanakan perjalanan mudik Lebaran tahun ini! Pemerintah, melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, tengah menggodok program stimulus yang salah satu intinya adalah diskon signifikan untuk tiket pesawat. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, secara langsung mengonfirmasi bahwa potongan harga yang akan diberikan mencapai angka 17 hingga 18 persen.
Airlangga menjelaskan, diskon ini bukan sekadar potongan harga biasa, melainkan melalui skema Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang sepenuhnya akan ditanggung oleh pemerintah. "Diskon tiket pesawat ini akan mencapai sekitar 17-18 persen, dengan PPN ditanggung pemerintah secara penuh. Ini berbeda dengan kebijakan saat Natal lalu yang hanya menanggung 6 persen PPN," terang Airlangga saat ditemui di kantornya, Jakarta Pusat, pada Kamis lalu.

Proses finalisasi regulasi teknis terkait stimulus ini sedang dikebut. Airlangga menargetkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) sebagai payung hukumnya dapat rampung pada pekan depan. "Kami berharap pada Senin nanti, seluruh regulasi sudah selesai dan siap diimplementasikan," imbuhnya.
Tak hanya diskon transportasi, pemerintah juga tengah menyiapkan kebijakan fleksibilitas kerja atau Work From Anywhere (WFA) menjelang Lebaran. Langkah ini diambil berdasarkan evaluasi positif dari peningkatan mobilitas masyarakat pada bulan Desember lalu yang terbukti efektif menggerakkan roda perekonomian. Airlangga menjelaskan, kebijakan WFA akan berlaku bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang regulasinya akan diatur oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB), serta bagi pegawai swasta yang akan diatur oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Menaker).
Seluruh rangkaian program stimulus ini direncanakan akan diumumkan secara resmi menjelang bulan Ramadan. "Kami akan terus mendorong implementasi stimulus ini menjelang bulan puasa," pungkas Airlangga. Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan bahwa paket stimulus ini merupakan bagian dari alokasi anggaran yang lebih besar, yakni Rp 12,83 triliun untuk kuartal I tahun ini. Anggaran jumbo ini disiapkan untuk secara komprehensif mendorong daya beli masyarakat dan memfasilitasi mobilitas selama momentum Lebaran, sebagaimana disampaikan Airlangga dalam gelaran Indonesia Economic Summit di Hotel Shangri-La Jakarta, beberapa waktu lalu.
Diskon tiket pesawat ini hanyalah salah satu komponen dari insentif transportasi Lebaran yang lebih luas, dengan total anggaran mencapai sekitar Rp 200 miliar. Insentif ini juga mencakup potongan harga untuk tiket kereta api, transportasi laut, serta diskon tarif tol hingga 20%, memastikan bahwa masyarakat memiliki beragam pilihan untuk mudik dengan biaya yang lebih terjangkau.
Editor: Rockdisc