Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Terbongkar! Kopi Indonesia Guncang Maroko dan China, Ternyata Ini ‘Senjata Rahasia’ di Balik Ekspor Miliaran Rupiah!

    19-07-2026 - 05.06

    Terungkap! Strategi RI Menjadi Raja AI Global: Gandeng Dua Raksasa Teknologi China, Ini Dia Proyek Ambisius yang Siap Mengubah Peta Ekonomi Digital!

    19-07-2026 - 02.06

    AS Tercekik Asap Kanada: Trump Murka, Siap ‘Hantam’ Ekonomi Tetangga dengan Ancaman Tarif Impor Fantastis! Apa Dalih di Balik Keputusan Berani Ini?

    18-07-2026 - 22.06
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Terbongkar! Kopi Indonesia Guncang Maroko dan China, Ternyata Ini ‘Senjata Rahasia’ di Balik Ekspor Miliaran Rupiah!
    • Terungkap! Strategi RI Menjadi Raja AI Global: Gandeng Dua Raksasa Teknologi China, Ini Dia Proyek Ambisius yang Siap Mengubah Peta Ekonomi Digital!
    • AS Tercekik Asap Kanada: Trump Murka, Siap ‘Hantam’ Ekonomi Tetangga dengan Ancaman Tarif Impor Fantastis! Apa Dalih di Balik Keputusan Berani Ini?
    • Terbongkar! AC SHARP 1 PK Cuma Rp 4 Juta di Transmart Full Day Sale: Ini Dia Rahasia Hemat Jutaan Rupiah!
    • Geger Ketenagakerjaan! Lebih dari 32 Ribu Pekerja Terdepak dalam 6 Bulan, Benarkah Ini Hanya Puncak Gunung Es dari Krisis yang Lebih Besar?
    • Mengejutkan! BPK Bongkar ‘Borok’ Bea Cukai: Triliunan Rupiah Piutang Negara Tak Tertagih, Ironisnya 9 Importir Berutang Malah Terima Kucuran Dana Negara!
    • Terungkap! Indonesia dan China Guncang Dunia AI: Jadi Arsitek Organisasi Global, Siap-siap Revolusi Ekonomi Digital!
    • Prabowo Siap Gempur Mafia Tambang dan Penyelundupan! Deklarasi Perang Total Demi Kekayaan Alam, Apa Implikasinya bagi Ekonomi Nasional?
    • Setelah Digembleng Bela Negara, Puluhan Ribu Manajer Koperasi Siap Jadi Ujung Tombak Ekonomi Desa: Kemenkop Ungkap Misi Strategis yang Bikin Penasaran!
    • Terkuak! Modalnya Sampah, Untungnya Melimpah: Kisah Inspiratif Ibu Ema yang Bikin Pejabat Tinggi Negara Terkesima!
    Minggu, 19 Juli 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Terbongkar! Kopi Indonesia Guncang Maroko dan China, Ternyata Ini ‘Senjata Rahasia’ di Balik Ekspor Miliaran Rupiah!

      19-07-2026 - 05.06

      Terungkap! Strategi RI Menjadi Raja AI Global: Gandeng Dua Raksasa Teknologi China, Ini Dia Proyek Ambisius yang Siap Mengubah Peta Ekonomi Digital!

      19-07-2026 - 02.06

      AS Tercekik Asap Kanada: Trump Murka, Siap ‘Hantam’ Ekonomi Tetangga dengan Ancaman Tarif Impor Fantastis! Apa Dalih di Balik Keputusan Berani Ini?

      18-07-2026 - 22.06

      Terbongkar! AC SHARP 1 PK Cuma Rp 4 Juta di Transmart Full Day Sale: Ini Dia Rahasia Hemat Jutaan Rupiah!

      18-07-2026 - 19.06

      Geger Ketenagakerjaan! Lebih dari 32 Ribu Pekerja Terdepak dalam 6 Bulan, Benarkah Ini Hanya Puncak Gunung Es dari Krisis yang Lebih Besar?

      18-07-2026 - 16.06
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Pupuk Mahal Bikin Pusing? Petani Cabai Nekat Pakai Paracetamol, Kementan Bongkar Fakta Mengejutkan di Balik Fenomena Ini!

    Pupuk Mahal Bikin Pusing? Petani Cabai Nekat Pakai Paracetamol, Kementan Bongkar Fakta Mengejutkan di Balik Fenomena Ini!

    Ekonomi 19-06-2026 - 12.063 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Pupuk Mahal Bikin Pusing? Petani Cabai Nekat Pakai Paracetamol, Kementan Bongkar Fakta Mengejutkan di Balik Fenomena Ini!

    EraNusantara – Jagat maya baru-baru ini dihebohkan oleh sebuah video yang menampilkan praktik tak lazim di kalangan petani cabai. Alih-alih menggunakan pupuk konvensional, seorang petani terekam memanfaatkan obat-obatan manusia, seperti paracetamol dan vitamin B complex, untuk menyuburkan tanamannya. Fenomena ini sontak memicu beragam reaksi, terutama setelah sang petani mengaitkannya dengan dampak pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang disebut-sebut memicu kenaikan harga sarana produksi pertanian. Kementerian Pertanian (Kementan) pun tak tinggal diam, segera memberikan tanggapan resmi terkait metode budidaya yang kontroversial ini.

    Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementan, Muhammad Agung Sunusi, menegaskan bahwa penggunaan obat-obatan seperti paracetamol dan vitamin B complex untuk tanaman cabai sama sekali tidak direkomendasikan dalam praktik budidaya di Indonesia. Menurut Agung, praktik semacam ini kemungkinan besar hanya didasari oleh pengalaman empiris pribadi atau informasi yang beredar di media sosial, tanpa dukungan bukti ilmiah yang kuat.

    Pupuk Mahal Bikin Pusing? Petani Cabai Nekat Pakai Paracetamol, Kementan Bongkar Fakta Mengejutkan di Balik Fenomena Ini!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Agung menjelaskan lebih lanjut, "Hingga saat ini, belum ada bukti ilmiah memadai yang secara konsisten menunjukkan bahwa paracetamol dapat meningkatkan produktivitas cabai secara aman, ekonomis, dan berkelanjutan di lapangan. Oleh karena itu, praktik ini tidak dapat dijadikan acuan budidaya yang direkomendasikan secara resmi." Kementan secara tegas mendorong para petani untuk selalu menggunakan pupuk, pestisida, dan zat pengatur tumbuh yang telah terdaftar, memiliki dasar ilmiah yang kuat, serta izin edar yang sah untuk sektor pertanian. Obat-obatan yang diperuntukkan bagi manusia, seperti paracetamol dan vitamin B kompleks, belum memiliki rekomendasi resmi untuk aplikasi pada tanaman.

    Menanggapi klaim petani yang mengaitkan praktik ini dengan pelemahan rupiah, Agung tidak menampik bahwa fluktuasi nilai tukar memang dapat memengaruhi harga sebagian bahan baku industri pupuk dan pestisida yang diimpor. Namun, ia memastikan bahwa pemerintah terus berupaya keras untuk menjaga pasokan serta keterjangkauan sarana produksi pertanian bagi para petani di seluruh Indonesia, seperti dikutip dari eranusantara.co.

    Berbagai langkah strategis telah dan terus dilakukan pemerintah untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan sarana produksi pertanian. Pertama, pemerintah memastikan distribusi pupuk bersubsidi dan pupuk komersial berjalan lancar sesuai kebutuhan petani. Kedua, mendorong penggunaan pupuk organik, pupuk hayati, serta penerapan teknologi budidaya yang lebih efisien guna menekan ketergantungan terhadap input impor. Ketiga, menggalakkan penggunaan pestisida dan pupuk yang telah terdaftar sesuai rekomendasi teknis untuk efektivitas dan efisiensi maksimal. Keempat, melakukan pendampingan budidaya secara intensif melalui penyuluh pertanian, agar petani dapat mengakses teknologi yang tepat dan berbasis hasil penelitian terkini.

    Dalam video yang sempat viral di media sosial, terlihat jelas seorang petani menunjukkan sekantong plastik vitamin B complex dan sekotak paracetamol yang digunakannya untuk perkebunan cabai. Dengan keyakinan penuh, ia menyatakan bahwa metode ‘alternatif’ ini berhasil membuat tanamannya tumbuh subur menghijau, sembari mengeluhkan dampak pelemahan rupiah yang membuat harga pupuk melambung. "Cabai ya di(pakai) paracetamol, ada vitamin B complex, tapi ya jadinya joss," ujarnya dalam video tersebut, memperlihatkan hamparan kebun cabai yang tampak sehat.

    Editor: Rockdisc

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Terbongkar! Kopi Indonesia Guncang Maroko dan China, Ternyata Ini ‘Senjata Rahasia’ di Balik Ekspor Miliaran Rupiah!

    Ekonomi 19-07-2026 - 05.06

    Terungkap! Strategi RI Menjadi Raja AI Global: Gandeng Dua Raksasa Teknologi China, Ini Dia Proyek Ambisius yang Siap Mengubah Peta Ekonomi Digital!

    Ekonomi 19-07-2026 - 02.06

    AS Tercekik Asap Kanada: Trump Murka, Siap ‘Hantam’ Ekonomi Tetangga dengan Ancaman Tarif Impor Fantastis! Apa Dalih di Balik Keputusan Berani Ini?

    Ekonomi 18-07-2026 - 22.06

    Terbongkar! AC SHARP 1 PK Cuma Rp 4 Juta di Transmart Full Day Sale: Ini Dia Rahasia Hemat Jutaan Rupiah!

    Ekonomi 18-07-2026 - 19.06

    Geger Ketenagakerjaan! Lebih dari 32 Ribu Pekerja Terdepak dalam 6 Bulan, Benarkah Ini Hanya Puncak Gunung Es dari Krisis yang Lebih Besar?

    Ekonomi 18-07-2026 - 16.06

    Mengejutkan! BPK Bongkar ‘Borok’ Bea Cukai: Triliunan Rupiah Piutang Negara Tak Tertagih, Ironisnya 9 Importir Berutang Malah Terima Kucuran Dana Negara!

    Ekonomi 18-07-2026 - 12.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Rahasia di Balik Kebijakan Keuangan Baru: Purbaya vs. Sri Mulyani, Siapa yang Lebih Tepat?

    16-09-2025 - 19.0616 Views

    UU Konsumen Ancam Tutup UMKM? Sanksi 5 Tahun Penjara & Denda Miliar Bikin Geger!

    05-06-2025 - 19.0611 Views

    Rekor! Ekspor Ikan RI Tembus Triliunan Rupiah Saat Lebaran, Rahasianya?

    08-04-2025 - 11.4411 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.