Eranusantara.co – Di era digital yang berkembang sangat pesat saat ini, data telah menjadi "bahan bakar" baru bagi pertumbuhan berbagai sektor industri. Namun, masih banyak profesional yang merasa terintimidasi ketika mendengar istilah data science. Ada anggapan umum bahwa untuk menguasai bidang ini, seseorang wajib memiliki latar belakang pendidikan teknologi informasi (IT) atau kemampuan pemrograman yang mumpuni. Padahal, realitanya tidak selalu demikian.
Memahami bagaimana data diolah untuk membaca risiko bisnis dan mengambil keputusan strategis kini menjadi kebutuhan mendesak bagi hampir semua profesi. Baik Anda seorang pemasar, pengusaha, maupun analis bisnis, kemampuan untuk membaca pola di balik angka adalah kunci untuk memenangkan persaingan pasar. Menyadari celah kebutuhan tersebut, sebuah inisiatif pelatihan intensif kini hadir untuk menjembatani kesenjangan antara kompleksitas data dan kebutuhan praktis dunia bisnis.

Program pelatihan ini dirancang khusus bagi mereka yang ingin menyelami dunia data science dan predictive analytics tanpa harus merasa kesulitan dengan urusan teknis yang rumit. Peserta tidak dituntut memiliki pengalaman sebagai programmer sebelumnya. Fokus utama dari kelas ini adalah bagaimana mengubah tumpukan data mentah menjadi informasi berharga yang dapat langsung diterapkan dalam strategi perusahaan.
Materi yang ditawarkan sangat komprehensif namun tetap mudah dicerna. Peserta akan diajak memahami peran krusial data science dalam pengambilan keputusan bisnis, serta mempelajari alur kerja predictive analytics secara menyeluruh—mulai dari pengumpulan data hingga menghasilkan prediksi yang akurat. Untuk memberikan pengalaman praktis, peserta akan dipandu mengolah data menggunakan bahasa pemrograman Python melalui platform Google Colab yang sangat ramah pengguna.
Salah satu daya tarik utama dari pelatihan ini adalah penggunaan studi kasus nyata, yakni Customer Churn Prediction. Melalui metode ini, peserta akan belajar memprediksi kapan seorang pelanggan kemungkinan besar akan berhenti menggunakan layanan sebuah perusahaan. Dengan menggunakan model Decision Tree dan Random Forest, peserta akan diajarkan cara mengevaluasi hasil model menggunakan metrik profesional seperti Confusion Matrix, Accuracy, Precision, Recall, hingga F1-Score. Hasil akhirnya bukan sekadar angka, melainkan business insight yang dapat dieksekusi menjadi tindakan nyata.
Pelatihan ini dijadwalkan berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa, 13 Oktober 2026, mulai pukul 19.00 hingga 21.00 WIB. Selain mendapatkan ilmu langsung dari para pakar, peserta juga akan memperoleh berbagai fasilitas pendukung seperti e-sertifikat, rekaman video sesi pembelajaran, praktik langsung (hands-on), hingga tips pengembangan karier.
Program ini sangat terbuka bagi mahasiswa, lulusan baru (fresh graduate), business development, hingga pengusaha yang ingin meningkatkan nilai tawar mereka di pasar kerja. Jangan lewatkan kesempatan emas untuk mengubah cara Anda melihat data dan menjadikannya senjata utama dalam memajukan bisnis Anda. Segera amankan kursi Anda melalui platform pendaftaran resmi yang tersedia.