Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Kabar Gembira Kuota Tuna RI Melonjak Tajam

    10-10-2026 - 16.35

    UMKM Berdaya Tugu Insurance Buka Wawasan

    10-10-2026 - 16.35

    Ojol Segera Jadi Angkutan Umum Resmi

    10-10-2026 - 16.20
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Kabar Gembira Kuota Tuna RI Melonjak Tajam
    • UMKM Berdaya Tugu Insurance Buka Wawasan
    • Ojol Segera Jadi Angkutan Umum Resmi
    • Gaji Minimal Malaysia Bakal Meroket Rp 8,7 Juta
    • Rahasia Performa Safety Car MotoGP Mandalika
    • Bali Jadi Magnet Investasi Ratusan Triliun
    • Elon Musk Sentil Keras Penguasa Sejati India
    • Pintu Beras SPHP Terbuka Lebar untuk Kopdes
    • Mengejar Sisa Target Pajak 750 Triliun
    • Harga Emas Antam Melonjak Tajam Hari Ini
    Sabtu, 10 Oktober 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Kabar Gembira Kuota Tuna RI Melonjak Tajam

      10-10-2026 - 16.35

      UMKM Berdaya Tugu Insurance Buka Wawasan

      10-10-2026 - 16.35

      Ojol Segera Jadi Angkutan Umum Resmi

      10-10-2026 - 16.20

      Gaji Minimal Malaysia Bakal Meroket Rp 8,7 Juta

      10-10-2026 - 16.06

      Rahasia Performa Safety Car MotoGP Mandalika

      10-10-2026 - 13.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Kabar Gembira Kuota Tuna RI Melonjak Tajam

    Kabar Gembira Kuota Tuna RI Melonjak Tajam

    Ekonomi 10-10-2026 - 16.353 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Kabar Gembira Kuota Tuna RI Melonjak Tajam

    Eranusantara.co – Kabar membanggakan datang dari sektor kelautan dan perikanan nasional. Indonesia secara resmi berhasil mengamankan tambahan kuota tangkapan tuna sirip biru selatan atau Southern Bluefin Tuna (SBT) sebesar 25 persen untuk periode tahun 2027 hingga 2029. Pencapaian ini merupakan buah manis dari diplomasi perikanan yang intens dan penuh tantangan dalam ajang Pertemuan Tahunan ke-33 Commission for the Conservation of Southern Bluefin Tuna (CCSBT) yang digelar di Brussel, Belgia.

    Melalui kesepakatan terbaru tersebut, jatah tangkapan tuna premium ini bagi Indonesia melonjak dari yang sebelumnya hanya 1.336 ton menjadi 1.670 ton per tahun. Angka ini menempatkan posisi Indonesia sejajar dengan negara penangkap besar lainnya seperti Korea Selatan dan Taiwan. Namun, kemenangan ini belum berakhir di situ. Indonesia masih memiliki peluang emas untuk mendapatkan tambahan hingga 1.500 ton per tahun dari sisa kuota anggota lain yang tidak terpakai. Jika seluruh peluang ini berhasil dimanfaatkan secara maksimal, total kuota tangkapan Indonesia diprediksi bisa menyentuh angka fantastis, yakni sekitar 3.170 ton per tahun.

    Kabar Gembira Kuota Tuna RI Melonjak Tajam
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menyambut baik hasil diplomasi ini. Menurutnya, kenaikan kuota ini adalah bukti nyata bahwa posisi tawar Indonesia di mata dunia semakin kuat. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus mengawal kebijakan ini agar ke depannya alokasi dari CCSBT dapat diberikan secara lebih adil, terutama bagi negara-negara pantai yang sedang berkembang.

    Perjuangan mendapatkan kenaikan kuota ini ternyata bukanlah proses yang instan. Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Lotharia Latif, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kerja keras selama bertahun-tahun. Upaya ini telah dimulai sejak pertemuan di Busan, Korea Selatan pada tahun 2023, di mana Indonesia mulai mengajukan proposal perubahan mekanisme alokasi. Langkah tersebut kemudian diperkuat kembali pada pertemuan tahun lalu di Bali.

    Argumen utama yang dibawa Indonesia ke meja perundingan internasional adalah fakta geografis yang tidak terbantahkan. Perairan Indonesia merupakan satu-satunya kawasan pemijahan tuna sirip biru selatan yang diketahui di seluruh dunia. Sebagai penjaga kawasan pemijahan tersebut, Indonesia merasa berhak mendapatkan porsi yang lebih besar dan adil.

    Dalam pertemuan di Brussel tersebut, disepakati pula bahwa total tangkapan yang diperbolehkan (Total Allowable Catch/TAC) secara global naik menjadi 23.647 ton per tahun untuk periode 2027-2029. Menanggapi hal tersebut, delegasi Indonesia tetap berkomitmen untuk terus memperjuangkan porsi yang lebih besar berdasarkan basis data ilmiah.

    Selain memperjuangkan kuota, pemerintah Indonesia juga menunjukkan komitmen tinggi terhadap keberlanjutan ekosistem laut. Dalam forum tersebut, delegasi RI memaparkan berbagai langkah nyata dalam pembenahan tata kelola perikanan nasional. Hal ini mencakup penyelesaian kewajiban pengembalian kelebihan tangkapan (payback), penguatan program pengawas di atas kapal (Observer On Board), penerapan sistem e-Logbook Versi 3, hingga penguatan skema dokumentasi hasil tangkapan (Catch Documentation Scheme). Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa peningkatan kuota tetap berjalan selaras dengan prinsip kelestarian lingkungan.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    UMKM Berdaya Tugu Insurance Buka Wawasan

    Ekonomi 10-10-2026 - 16.35

    Ojol Segera Jadi Angkutan Umum Resmi

    Ekonomi 10-10-2026 - 16.20

    Gaji Minimal Malaysia Bakal Meroket Rp 8,7 Juta

    Ekonomi 10-10-2026 - 16.06

    Rahasia Performa Safety Car MotoGP Mandalika

    Ekonomi 10-10-2026 - 13.35

    Bali Jadi Magnet Investasi Ratusan Triliun

    Ekonomi 10-10-2026 - 13.20

    Elon Musk Sentil Keras Penguasa Sejati India

    Ekonomi 10-10-2026 - 12.35
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0630 Views

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0625 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0623 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.