Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Buruh Desak Kenaikan Upah 2027

    08-10-2026 - 04.35

    Ekspansi Besar GMF ke Timur Tengah

    08-10-2026 - 04.20

    Skema Dana Pesangon: Siapa Tanggung Jawab?

    08-10-2026 - 02.35
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Buruh Desak Kenaikan Upah 2027
    • Ekspansi Besar GMF ke Timur Tengah
    • Skema Dana Pesangon: Siapa Tanggung Jawab?
    • Indonesia Kembali Eksportir Beras Setelah 42 Tahun
    • Rahasia Laporan Keuangan Cepat dan Akurat
    • Stop Catat Manual Biar Laporan Keuangan Rapi
    • Solusi Hunian Layak dan Modal Usaha UMKM
    • Shopee Beri Jurus Baru UKM Hitung Untung Pasti
    • Subsidi Barang Bakal Diganti Uang Tunai
    • Jurus Rahasia Ekonomi Indonesia Melesat 6 Persen
    Kamis, 8 Oktober 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Buruh Desak Kenaikan Upah 2027

      08-10-2026 - 04.35

      Ekspansi Besar GMF ke Timur Tengah

      08-10-2026 - 04.20

      Skema Dana Pesangon: Siapa Tanggung Jawab?

      08-10-2026 - 02.35

      Indonesia Kembali Eksportir Beras Setelah 42 Tahun

      08-10-2026 - 02.06

      Rahasia Laporan Keuangan Cepat dan Akurat

      08-10-2026 - 01.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Indonesia Kembali Eksportir Beras Setelah 42 Tahun

    Indonesia Kembali Eksportir Beras Setelah 42 Tahun

    Ekonomi 08-10-2026 - 02.063 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Indonesia Kembali Eksportir Beras Setelah 42 Tahun

    Eranusantara.co – Indonesia kembali menorehkan sejarah penting dalam sektor pangan nasional. Setelah 42 tahun, negara ini akhirnya kembali mengekspor beras, menandai sebuah pencapaian signifikan dalam upaya ketahanan pangan dan swasembada. Sebanyak 500 ribu ton beras dipastikan akan dikirim ke Malaysia, sebuah kesepakatan yang disebut menguntungkan bagi kedua belah pihak.

    Kabar gembira ini disampaikan oleh Utusan Khusus Presiden RI Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, dalam sebuah kesempatan di Jakarta. Hashim menegaskan bahwa kembalinya Indonesia sebagai negara pengekspor beras setelah lebih dari empat dekade merupakan "prestasi luar biasa". Kontrak ekspor dengan negara tetangga, Malaysia, tidak hanya menunjukkan kapasitas produksi Indonesia yang melimpah, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam pasar pangan regional.

    Indonesia Kembali Eksportir Beras Setelah 42 Tahun
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Keputusan strategis untuk mengekspor beras ini diambil di tengah kondisi stok beras nasional yang mencapai angka fantastis. Hashim mengungkapkan bahwa cadangan beras Indonesia saat ini telah menembus 5,3 juta ton. Angka ini jauh melampaui kebutuhan domestik dan menyebabkan seluruh gudang penyimpanan milik Perum Bulog, sebagai penyangga utama stok pangan negara, telah penuh. Kondisi ini menuntut solusi cepat dan efisien untuk mengelola surplus yang ada.

    Dengan kapasitas penyimpanan yang terbatas, pemerintah dihadapkan pada pilihan untuk menyewa gudang-gudang swasta guna menampung kelebihan stok. Namun, opsi tersebut memerlukan biaya operasional yang tidak sedikit. Mengutip pembicaraannya dengan Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Hashim menjelaskan, "Saya dengar ya Pak Amran, kemarin saya bicara, sudah 5,3 juta ton, maka semua gudang Bulog sudah penuh, maka harus disewa gudang-gudang swasta. Dan itu mahal, lebih murah kalau kita ekspor." Pernyataan ini menegaskan bahwa keputusan ekspor bukan hanya tentang surplus, melainkan juga efisiensi pengelolaan stok dan menghindari pemborosan anggaran untuk biaya penyimpanan yang terus membengkak.

    Momen ini bukan sekadar transaksi komoditas biasa, melainkan simbol kebangkitan sektor pertanian Indonesia. Selama 42 tahun terakhir, Indonesia lebih sering dikenal sebagai negara pengimpor beras untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Kembalinya status sebagai eksportir menunjukkan keberhasilan program swasembada pangan yang telah digalakkan pemerintah, serta peningkatan produktivitas dan kualitas hasil panen petani di seluruh pelosok negeri. Ini juga membuka peluang baru bagi Indonesia untuk memainkan peran lebih besar dalam pasar pangan global, serta memperkuat hubungan bilateral dengan negara-negara tetangga seperti Malaysia.

    Pencapaian ini diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang, tidak hanya bagi petani melalui stabilitas harga dan peningkatan pendapatan, tetapi juga bagi perekonomian nasional secara keseluruhan. Dengan pengelolaan stok yang cermat dan strategi ekspor yang berkelanjutan, Indonesia berpotensi besar untuk menjadi lumbung pangan di kawasan Asia Tenggara, mewujudkan visi ketahanan pangan yang mandiri dan berdaulat. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus memanfaatkan potensi pertanian Indonesia secara optimal.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Buruh Desak Kenaikan Upah 2027

    Ekonomi 08-10-2026 - 04.35

    Ekspansi Besar GMF ke Timur Tengah

    Ekonomi 08-10-2026 - 04.20

    Skema Dana Pesangon: Siapa Tanggung Jawab?

    Ekonomi 08-10-2026 - 02.35

    Rahasia Laporan Keuangan Cepat dan Akurat

    Ekonomi 08-10-2026 - 01.35

    Stop Catat Manual Biar Laporan Keuangan Rapi

    Ekonomi 08-10-2026 - 01.20

    Solusi Hunian Layak dan Modal Usaha UMKM

    Ekonomi 07-10-2026 - 22.35
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0629 Views

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0624 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0623 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.