Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Terobosan Bansos: Wajah Anda Jadi Kunci Penentu Kelayakan! Orang Kaya Dijamin Tak Bisa Lagi ‘Nyamar’ Jadi Miskin?

    25-09-2026 - 08.06

    Ketika Publik Belum Bisa Move On dari Sosok Purbaya, Menkeu Suahasil Justru Lemparkan Pertanyaan Balik yang Menggelitik: Ada Apa Sebenarnya di Balik Respons Misterius Ini?

    25-09-2026 - 05.36

    25-09-2026 - 05.06
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Terobosan Bansos: Wajah Anda Jadi Kunci Penentu Kelayakan! Orang Kaya Dijamin Tak Bisa Lagi ‘Nyamar’ Jadi Miskin?
    • Ketika Publik Belum Bisa Move On dari Sosok Purbaya, Menkeu Suahasil Justru Lemparkan Pertanyaan Balik yang Menggelitik: Ada Apa Sebenarnya di Balik Respons Misterius Ini?
    • Geger Jawa Barat! Kemenkeu Sita 123 Aset Penunggak Pajak Senilai Rp 24,7 Miliar: Sinyal Tegas Penegakan Hukum Pajak!
    • Guncang Ekonomi Global! Trump dan Xi Jinping Bertemu, Akankah Perang Tarif Berakhir atau Justru Membara? Intip Agenda Rahasia AI dan Taiwan yang Bisa Mengubah Segalanya!
    • Mengejutkan PBB! Menteri Jumhur Ungkap Strategi Revolusioner Indonesia: Krisis Iklim Jadi Peluang Emas Ekonomi Era Prabowo?
    • Ekonomi Melejit, Lingkungan Selamat? Menteri Jumhur Buka-bukaan di PBB Soal Jurus Jitu Indonesia! Apa Rahasianya?
    • TERBONGKAR! Perpres Prabowo Ubah Wajah Ekonomi Desa: Ribuan Manajer Koperasi Siap Bergerak, Siapa Dalang di Balik Penempatan Strategis Ini?
    • Laba Astra Agro Lestari Melejit 56,5% Tembus Rp 1,1 Triliun! Terungkap, Ini Jurus Rahasia di Balik Kinerja Gemilang Mereka di Tengah Tantangan Global.
    • Bikin Penasaran! Di Tengah Badai Geopolitik, Mengapa Ekonomi RI Tetap Perkasa? Menkeu Suahasil Punya Jawabannya!
    Jumat, 25 September 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Terobosan Bansos: Wajah Anda Jadi Kunci Penentu Kelayakan! Orang Kaya Dijamin Tak Bisa Lagi ‘Nyamar’ Jadi Miskin?

      25-09-2026 - 08.06

      Ketika Publik Belum Bisa Move On dari Sosok Purbaya, Menkeu Suahasil Justru Lemparkan Pertanyaan Balik yang Menggelitik: Ada Apa Sebenarnya di Balik Respons Misterius Ini?

      25-09-2026 - 05.36

      25-09-2026 - 05.06

      Geger Jawa Barat! Kemenkeu Sita 123 Aset Penunggak Pajak Senilai Rp 24,7 Miliar: Sinyal Tegas Penegakan Hukum Pajak!

      25-09-2026 - 02.35

      Guncang Ekonomi Global! Trump dan Xi Jinping Bertemu, Akankah Perang Tarif Berakhir atau Justru Membara? Intip Agenda Rahasia AI dan Taiwan yang Bisa Mengubah Segalanya!

      25-09-2026 - 02.06
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Geger! Program ‘Perbaikan Kinerja’ Maybank Diduga Jadi Modus PHK Sepihak, DPR Desak OJK Bongkar Praktik Intimidasi!

    Geger! Program ‘Perbaikan Kinerja’ Maybank Diduga Jadi Modus PHK Sepihak, DPR Desak OJK Bongkar Praktik Intimidasi!

    Ekonomi 24-09-2026 - 05.063 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Geger! Program 'Perbaikan Kinerja' Maybank Diduga Jadi Modus PHK Sepihak, DPR Desak OJK Bongkar Praktik Intimidasi!

    EraNusantara – Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melayangkan desakan keras kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk segera mengevaluasi secara mendalam aturan internal perusahaan yang diduga kuat menjadi pemicu tekanan hingga berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak terhadap para pegawainya. Sorotan utama tertuju pada skema Performance Improvement Plan (PIP) di PT Bank Maybank Indonesia Tbk, yang kini menjadi polemik panas di kalangan pekerja.

    Anggota Komisi XI DPR RI, Amin AK, mengungkapkan kekhawatirannya bahwa skema PIP yang diterapkan oleh manajemen Maybank telah menyimpang jauh dari tujuan aslinya. Menurutnya, program yang seharusnya bertujuan meningkatkan kinerja ini justru beralih fungsi menjadi alat intimidasi yang bersifat subjektif di lapangan, meresahkan banyak pekerja.

    Geger! Program 'Perbaikan Kinerja' Maybank Diduga Jadi Modus PHK Sepihak, DPR Desak OJK Bongkar Praktik Intimidasi!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Ini adalah pengaduan yang saya kira perlu mendapat perhatian serius dan insyaallah akan segera ditindaklanjuti oleh Komisi XI untuk disampaikan kepada mitra kami, OJK," tegas Amin, sebagaimana dikutip dari Parlementaria, Rabu (23/9). "Perusahaan membuat aturan PIP, namun di lapangan, ini justru menjadi alat sepihak untuk menekan dan bahkan memberhentikan karyawan tanpa dasar yang jelas. Situasi ini tentu sangat meresahkan dan tidak bisa dibiarkan."

    Isu krusial ini mencuat ke permukaan setelah Komisi XI DPR RI menyerap aspirasi langsung dari Serikat Pekerja PT Bank Maybank Indonesia (SPBMI) dalam agenda Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang digelar baru-baru ini. RDPU tersebut berlangsung di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dan turut dihadiri oleh perwakilan dari Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (ASPI), Dewan Sengketa Indonesia (DSI), serta Badan Wakaf Indonesia (BWI), menunjukkan luasnya perhatian terhadap masalah ini.

    Berdasarkan dokumen aduan yang diterima Komisi XI dari SPBMI, kebijakan PIP yang diterapkan manajemen PT Bank Maybank Indonesia Tbk dinilai cacat hukum. Pasalnya, aturan tersebut diterbitkan secara sepihak, tanpa melalui proses kesepakatan atau mengacu pada Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang seharusnya menjadi landasan hubungan industrial. Serikat pekerja juga menduga kuat bahwa skema PIP ini kerap dimanfaatkan sebagai modus terselubung untuk praktik ‘union busting’ atau bahkan efisiensi Tenaga Kerja Aktif (TKA) secara sepihak di berbagai kantor cabang Maybank di seluruh Indonesia.

    Menanggapi hal tersebut, politikus dari Fraksi PKS itu menekankan pentingnya transparansi dan objektivitas dalam setiap kebijakan perusahaan. Amin AK mendesak manajemen Maybank untuk menjamin perlindungan hak-hak dasar pekerja, agar tidak ada lagi tindakan merugikan yang timbul dari penggunaan kewenangan yang tidak berdasar.

    "Jangan sampai PIP ini menjadi alat yang sifatnya subjektif, di mana perusahaan bisa bertindak semena-mena," ungkapnya. "Bisa jadi ini hanya urusan ‘like and dislike’ manajemen terhadap bawahannya, atau bahkan kesalahan kecil pun bisa dikorbankan tanpa ada kesempatan membela diri. Ini yang sangat kita tidak inginkan terjadi di dunia kerja."

    Selain polemik PIP, Amin AK juga menyoroti isu efisiensi yang kerap dikaitkan dengan otomatisasi teknologi di sektor keuangan. Ia menegaskan bahwa inovasi digital dalam industri perbankan seharusnya berfungsi untuk mempermudah layanan dan meningkatkan efisiensi operasional, bukan malah dijadikan dalih untuk melakukan pemangkasan tenaga kerja secara tidak adil dan merugikan.

    "Jangan sampai masyarakat kita, yang dalam beberapa tahun terakhir menghadapi berbagai kesulitan ekonomi, apalagi kelas menengah yang jumlahnya makin berkurang, justru menjadi ‘korban’ dari kebijakan perusahaan yang menurut saya tidak adil," pungkas Legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Timur IV itu. "Pihak-pihak terkait, khususnya mitra kami di OJK, harus memberikan perhatian serius dan bertindak tegas terhadap permasalahan ini demi keadilan bagi para pekerja."

    Editor: Rockdisc

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Terobosan Bansos: Wajah Anda Jadi Kunci Penentu Kelayakan! Orang Kaya Dijamin Tak Bisa Lagi ‘Nyamar’ Jadi Miskin?

    Ekonomi 25-09-2026 - 08.06

    Ketika Publik Belum Bisa Move On dari Sosok Purbaya, Menkeu Suahasil Justru Lemparkan Pertanyaan Balik yang Menggelitik: Ada Apa Sebenarnya di Balik Respons Misterius Ini?

    Ekonomi 25-09-2026 - 05.36

    Ekonomi 25-09-2026 - 05.06

    Geger Jawa Barat! Kemenkeu Sita 123 Aset Penunggak Pajak Senilai Rp 24,7 Miliar: Sinyal Tegas Penegakan Hukum Pajak!

    Ekonomi 25-09-2026 - 02.35

    Guncang Ekonomi Global! Trump dan Xi Jinping Bertemu, Akankah Perang Tarif Berakhir atau Justru Membara? Intip Agenda Rahasia AI dan Taiwan yang Bisa Mengubah Segalanya!

    Ekonomi 25-09-2026 - 02.06

    Mengejutkan PBB! Menteri Jumhur Ungkap Strategi Revolusioner Indonesia: Krisis Iklim Jadi Peluang Emas Ekonomi Era Prabowo?

    Ekonomi 24-09-2026 - 22.35
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0621 Views

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0621 Views

    Mengejutkan! Daya Saing Indonesia Terjun Bebas di Kancah Global: Apakah Sinyal Bahaya Bagi Investasi dan Masa Depan Ekonomi?

    24-06-2026 - 22.0617 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.