Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan

    12-10-2026 - 08.35

    Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat

    12-10-2026 - 08.06

    Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi

    12-10-2026 - 07.35
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan
    • Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat
    • Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi
    • Strategi Pemerintah Tutup Lubang Defisit APBN
    • Di Balik Pesta Diskon Amazon Gelombang PHK Menghantui
    • SeaBank Bawa Angin Segar Ekonomi Biru Pulau Pari
    • Misteri Defisit APBN Capai Rp 319 Triliun
    • Strategi Baru Suahasil Kelola Kemenkeu
    • Mentan Siapkan Solusi Abadi Peternakan Nasional
    • Lombok Berdenyut Sambut Pesta Balap Dunia 2026
    Rabu, 14 Oktober 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan

      12-10-2026 - 08.35

      Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat

      12-10-2026 - 08.06

      Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi

      12-10-2026 - 07.35

      Strategi Pemerintah Tutup Lubang Defisit APBN

      12-10-2026 - 07.20

      Di Balik Pesta Diskon Amazon Gelombang PHK Menghantui

      12-10-2026 - 05.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Geger! Mafia Slot Penerbangan Beraksi? Kemenhub Buka Suara!

    Geger! Mafia Slot Penerbangan Beraksi? Kemenhub Buka Suara!

    Ekonomi 01-10-2025 - 05.063 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Geger! Mafia Slot Penerbangan Beraksi? Kemenhub Buka Suara!

    EraNusantara – Isu mengenai praktik mafia dalam jual beli slot atau jam penerbangan menggemparkan industri penerbangan nasional. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dengan tegas membantah tudingan tersebut. Bantahan ini muncul sebagai respons atas kecurigaan adanya oknum yang memperjualbelikan slot penerbangan favorit kepada maskapai tertentu.

    Lukman F. Laisa, Dirjen Hubud Kemenhub, menjelaskan bahwa setiap maskapai memiliki kebebasan untuk memilih slot waktu penerbangan yang diinginkan. Pemilihan ini akan disesuaikan dengan ketersediaan slot di bandara. "Tidak ada mafia slot. Slot itu tergantung airline mau pilih yang mana, terserah dia. Dia mau pilih jam berapa, terserah dia. Tapi biasanya pertimbangan itu market, rotasi pesawat, sama adanya slot di bandara," ujarnya dalam sebuah media briefing di Jakarta Pusat.

     Geger! Mafia Slot Penerbangan Beraksi? Kemenhub Buka Suara!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Menurut Lukman, pihak bandara akan segera menginformasikan kepada maskapai jika terdapat slot penerbangan yang kosong. Dengan demikian, maskapai dapat mempertimbangkan dan memutuskan apakah akan mengambil slot tersebut atau tidak.

    Regulasi terkait slot penerbangan telah diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 2 Tahun 2025. Aturan ini menyebutkan bahwa jika maskapai tidak memanfaatkan slot penerbangan yang telah diberikan selama dua minggu berturut-turut, slot tersebut akan ditarik kembali oleh Kementerian Perhubungan. "Bahkan sampai dengan 3 bulan ini, mulai Mei, Juni, Juli sudah 651 slot kita cabut, tidak digunakan. Jadi kita langsung ambil sekarang," tegas Lukman. Meskipun demikian, maskapai yang membutuhkan tambahan slot waktu penerbangan dapat mengajukan permohonan kepada Kementerian Perhubungan. "Jadi ketika ada usul, baru kita kasih," imbuhnya.

    Sebelumnya, Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Mufti Anam, mengungkapkan kecurigaannya terkait tidak adanya layanan Garuda Indonesia dan Citilink pada jam-jam tertentu yang dianggap favorit. Ia menduga bahwa penerbangan pada jam-jam tersebut justru didominasi oleh maskapai swasta. "Kemudian saya ada sedikit curiga ketika saya naik penerbangan di jam-jam tertentu, favorit kenapa ya Garuda nggak ada, kenapa Citilink nggak ada, kenapa maskapai swasta. Kemudian saya ngobrol sama temen Komisi V katanya jam penerbangan itu diperjualbelikan, betul pak?" tanya Mufti. Bahkan, beredar kabar bahwa transaksi jual beli jam penerbangan tersebut mencapai nilai miliaran rupiah. Mufti meminta manajemen Garuda Indonesia untuk memberikan penjelasan agar dapat ditindaklanjuti oleh penegak hukum.

    PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk pun angkat bicara terkait isu ini. Maskapai BUMN tersebut menilai bahwa anggapan tersebut muncul karena tingginya ekspektasi masyarakat terhadap Garuda Indonesia. Direktur Niaga Garuda Indonesia, Reza Aulia Hakim, menjelaskan bahwa pengurangan frekuensi penerbangan Garuda Indonesia ke rute tertentu menjadi penyebab utama persepsi tersebut. "Mungkin dengan berkurangnya jumlah pesawat yang mungkin sebelumnya kita terbang ke suatu destinasi secara frekuensinya cukup banyak dan saat ini dengan keterbatasan armada sehingga secara frekuensi berkurang. Nah ini yang mungkin menyebabkan persepsi dari masyarakat bahwasannya kenapa Garuda tidak hadir di prime time," jelasnya. Saat dikonfirmasi mengenai keberadaan mafia, Reza tidak memberikan jawaban yang tegas. Ia hanya menyatakan bahwa pengajuan slot rute penerbangan yang diajukan oleh Garuda Indonesia kepada Kementerian Perhubungan mendapat dukungan yang baik dari otoritas terkait.

    Editor: Rockdisc

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan

    Ekonomi 12-10-2026 - 08.35

    Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat

    Ekonomi 12-10-2026 - 08.06

    Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi

    Ekonomi 12-10-2026 - 07.35

    Strategi Pemerintah Tutup Lubang Defisit APBN

    Ekonomi 12-10-2026 - 07.20

    Di Balik Pesta Diskon Amazon Gelombang PHK Menghantui

    Ekonomi 12-10-2026 - 05.35

    SeaBank Bawa Angin Segar Ekonomi Biru Pulau Pari

    Ekonomi 12-10-2026 - 05.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0633 Views

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0627 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0627 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.