Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan

    12-10-2026 - 08.35

    Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat

    12-10-2026 - 08.06

    Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi

    12-10-2026 - 07.35
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan
    • Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat
    • Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi
    • Strategi Pemerintah Tutup Lubang Defisit APBN
    • Di Balik Pesta Diskon Amazon Gelombang PHK Menghantui
    • SeaBank Bawa Angin Segar Ekonomi Biru Pulau Pari
    • Misteri Defisit APBN Capai Rp 319 Triliun
    • Strategi Baru Suahasil Kelola Kemenkeu
    • Mentan Siapkan Solusi Abadi Peternakan Nasional
    • Lombok Berdenyut Sambut Pesta Balap Dunia 2026
    Senin, 12 Oktober 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan

      12-10-2026 - 08.35

      Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat

      12-10-2026 - 08.06

      Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi

      12-10-2026 - 07.35

      Strategi Pemerintah Tutup Lubang Defisit APBN

      12-10-2026 - 07.20

      Di Balik Pesta Diskon Amazon Gelombang PHK Menghantui

      12-10-2026 - 05.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Data Pelanggan Qantas Dibobol: Raksasa Penerbangan Australia Terjerat Skandal Siber!

    Data Pelanggan Qantas Dibobol: Raksasa Penerbangan Australia Terjerat Skandal Siber!

    Ekonomi 12-10-2025 - 19.062 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Data Pelanggan Qantas Dibobol: Raksasa Penerbangan Australia Terjerat Skandal Siber!

    EraNusantara – Maskapai penerbangan nasional Australia, Qantas Airways, tengah menghadapi krisis kepercayaan setelah mengonfirmasi kebocoran data pelanggan yang signifikan. Informasi sensitif milik jutaan pelanggan dilaporkan telah dicuri dan dipublikasikan oleh peretas, buntut dari serangan siber yang terjadi pada Juli lalu. Insiden ini menjadi pukulan telak bagi reputasi Qantas dan memicu kekhawatiran serius tentang keamanan data pribadi di era digital.

    Pada Juli lalu, Qantas mengakui bahwa lebih dari satu juta pelanggannya terdampak oleh pelanggaran data ini. Informasi krusial seperti nomor telepon, tanggal lahir, dan alamat rumah berhasil diakses oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Selain itu, sekitar empat juta pelanggan lainnya kehilangan data berupa nama dan alamat email. Skala insiden ini menempatkannya sebagai salah satu pelanggaran siber terbesar yang pernah terjadi di Australia dalam beberapa tahun terakhir.

     Data Pelanggan Qantas Dibobol: Raksasa Penerbangan Australia Terjerat Skandal Siber!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Serangan siber ini mengingatkan kita pada kasus kebocoran data besar yang menimpa Optus dan Medibank pada tahun 2022. Rentetan insiden ini mendorong pemerintah Australia untuk memberlakukan regulasi yang lebih ketat terkait ketahanan siber, sebagai upaya untuk melindungi data warga negara dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

    Dalam pernyataan resminya, Qantas menyatakan bahwa mereka adalah salah satu dari sekian banyak perusahaan global yang menjadi korban kejahatan siber. "Dengan bantuan tim ahli keamanan siber, kami tengah menyelidiki secara mendalam jenis data apa saja yang termasuk dalam kebocoran ini," demikian pernyataan Qantas. Maskapai ini juga telah memperoleh perintah pengadilan yang melarang pihak manapun untuk mengakses, menampilkan, menyebarkan, menggunakan, atau mempublikasikan data curian tersebut. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk meminimalkan dampak negatif dari kebocoran data tersebut.

    Menurut laporan dari Guardian Australia, kelompok peretas yang menamakan diri Scattered Lapsus$ Hunters bertanggung jawab atas kebocoran data Qantas. Kelompok ini mulai menyebarkan data pelanggan setelah tenggat waktu pembayaran tebusan yang mereka tetapkan berakhir. Motif di balik serangan ini masih belum jelas, namun para ahli menduga bahwa faktor ekonomi menjadi salah satu pendorong utama.

    Insiden ini menjadi pengingat bagi perusahaan-perusahaan di seluruh dunia untuk meningkatkan sistem keamanan siber mereka dan melindungi data pelanggan dari ancaman kejahatan siber yang semakin canggih. Kepercayaan pelanggan adalah aset yang sangat berharga, dan kebocoran data dapat merusak reputasi perusahaan secara permanen.

    Editor: Rockdisc

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan

    Ekonomi 12-10-2026 - 08.35

    Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat

    Ekonomi 12-10-2026 - 08.06

    Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi

    Ekonomi 12-10-2026 - 07.35

    Strategi Pemerintah Tutup Lubang Defisit APBN

    Ekonomi 12-10-2026 - 07.20

    Di Balik Pesta Diskon Amazon Gelombang PHK Menghantui

    Ekonomi 12-10-2026 - 05.35

    SeaBank Bawa Angin Segar Ekonomi Biru Pulau Pari

    Ekonomi 12-10-2026 - 05.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0633 Views

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0627 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0627 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.