Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Tarif Ojol Terancam Naik Usai Aturan Baru Terbit

    11-10-2026 - 07.35

    Serbu Diskon Elektronik Transmart Hari Ini

    11-10-2026 - 07.20

    Utang Baru Rp 494,3 T Pemerintah Tetap Terjaga

    11-10-2026 - 05.35
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Tarif Ojol Terancam Naik Usai Aturan Baru Terbit
    • Serbu Diskon Elektronik Transmart Hari Ini
    • Utang Baru Rp 494,3 T Pemerintah Tetap Terjaga
    • Terobosan Cetak Ahli Tata Udara Nasional
    • Cukai Minuman Manis Segera Berlaku 2027
    • Rekor Baru BULOG Borong 4 Juta Ton Beras
    • Dana Fantastis Rp 599 T untuk Daerah Dipastikan Cair
    • Perpres Ojol Terbit Aplikator Jangan Nakal
    • Tragedi Plafon Supermarket Ambruk di Korea
    • Rejeki Melimpah Kuota Tuna RI Naik
    Minggu, 11 Oktober 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Tarif Ojol Terancam Naik Usai Aturan Baru Terbit

      11-10-2026 - 07.35

      Serbu Diskon Elektronik Transmart Hari Ini

      11-10-2026 - 07.20

      Utang Baru Rp 494,3 T Pemerintah Tetap Terjaga

      11-10-2026 - 05.35

      Terobosan Cetak Ahli Tata Udara Nasional

      11-10-2026 - 05.06

      Cukai Minuman Manis Segera Berlaku 2027

      11-10-2026 - 04.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Anggaran Gizi Nasional Dipangkas Efisiensi Jadi Kunci

    Anggaran Gizi Nasional Dipangkas Efisiensi Jadi Kunci

    Ekonomi 10-10-2026 - 05.353 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Anggaran Gizi Nasional Dipangkas Efisiensi Jadi Kunci

    Eranusantara.co – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengumumkan adanya penyesuaian signifikan pada alokasi dana untuk Badan Gizi Nasional (BGN). Anggaran BGN mengalami efisiensi sekitar Rp 38 triliun, mengubah pagu anggaran efektifnya menjadi Rp 229 triliun dari angka sebelumnya. Langkah ini disebut sebagai bagian dari kebijakan efisiensi anggaran pemerintah yang lebih luas, namun tetap menekankan pada pencapaian target dan hasil program yang optimal.

    Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu, Sudarto, menjelaskan bahwa pada awal tahun, Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) BGN tercatat sebesar Rp 268 triliun. Namun, seiring berjalannya waktu dan peninjauan kebijakan fiskal, terjadi penyesuaian yang berujung pada pemangkasan sebesar Rp 38 triliun. "Pada awal tahun DIPA, pagu anggaran dari BGN itu Rp 268 triliun. Saat ini pagu efektifnya menjadi Rp 229 triliun, jadi sekitar Rp 38 triliun sudah menjadi efisiensi," ungkap Sudarto dalam sebuah konferensi pers APBN KiTA di kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat.

    Anggaran Gizi Nasional Dipangkas Efisiensi Jadi Kunci
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Meskipun terjadi efisiensi, Sudarto menegaskan bahwa pemerintah tetap berkomitmen penuh untuk mendukung berbagai inisiatif perbaikan yang dilakukan oleh BGN. Menurutnya, fokus utama bukan sekadar pada penghematan anggaran, melainkan pada bagaimana program-program yang dijalankan BGN dapat secara efektif mencapai target dan memberikan dampak positif sesuai harapan. "Kita sangat-sangat mendukung langkah-langkah perbaikan yang dilakukan terus oleh BGN, dan tentunya fokusnya tidak sekadar efisiensi, tapi lebih ke arah bagaimana program perbaikan yang sangat baik tersebut bisa mencapai target dan outcome yang diharapkan," tambahnya, menggarisbawahi pentingnya efektivitas program di atas angka semata.

    Salah satu program unggulan yang menjadi sorotan adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga akhir September 2026, realisasi anggaran untuk program ini telah mencapai Rp 153,2 triliun. Program MBG juga dilaporkan telah berhasil menjangkau 57 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia, menunjukkan skala dan jangkauan intervensi gizi yang masif. Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, turut mengkonfirmasi capaian ini dalam kesempatan yang sama. "Khusus program Makan Bergizi Gratis, misalnya kalau ditanya nih 57 juta penerima, akhir September, Rp 153,2 triliun," ujarnya, menyoroti keberhasilan program dalam menjangkau masyarakat luas.

    Kebijakan efisiensi anggaran ini mencerminkan upaya pemerintah dalam menjaga disiplin fiskal dan memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan memberikan nilai tambah maksimal bagi masyarakat. Meskipun pagu anggaran berkurang, semangat untuk meningkatkan kualitas gizi nasional tidak surut. Kemenkeu dan BGN diharapkan dapat bekerja sama lebih erat untuk mengidentifikasi area-area yang dapat dioptimalkan, mengurangi pemborosan, dan memastikan bahwa program-program esensial tetap berjalan tanpa hambatan berarti. Pengawasan ketat terhadap implementasi program akan menjadi kunci untuk menjamin bahwa target gizi dan kesehatan masyarakat tetap tercapai, bahkan dengan sumber daya yang lebih efisien.

    Langkah penyesuaian anggaran ini juga menjadi momentum bagi BGN untuk terus berinovasi dalam merancang dan melaksanakan program-program gizi yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan. Dengan fokus pada efektivitas dan hasil nyata, diharapkan BGN dapat terus berkontribusi dalam upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia melalui perbaikan status gizi, meski dengan alokasi dana yang telah disesuaikan.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Tarif Ojol Terancam Naik Usai Aturan Baru Terbit

    Ekonomi 11-10-2026 - 07.35

    Serbu Diskon Elektronik Transmart Hari Ini

    Ekonomi 11-10-2026 - 07.20

    Utang Baru Rp 494,3 T Pemerintah Tetap Terjaga

    Ekonomi 11-10-2026 - 05.35

    Terobosan Cetak Ahli Tata Udara Nasional

    Ekonomi 11-10-2026 - 05.06

    Cukai Minuman Manis Segera Berlaku 2027

    Ekonomi 11-10-2026 - 04.35

    Rekor Baru BULOG Borong 4 Juta Ton Beras

    Ekonomi 11-10-2026 - 04.20
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0633 Views

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0625 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0625 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.