Eranusantara.co – Sebuah insiden mengerikan mengguncang sebuah pusat perbelanjaan di Kota Daegu, Korea Selatan, pada Sabtu pagi (10/10/2026). Plafon di salah satu lantai supermarket tersebut tiba-tiba runtuh dan menimpa pengunjung yang tengah beraktivitas, mengakibatkan puluhan orang mengalami luka-luka.
Peristiwa mencekam ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 10.16 waktu setempat. Suasana belanja yang tenang mendadak berubah menjadi kepanikan luar biasa saat material plafon yang berat jatuh dari langit-langit bangunan. Berdasarkan laporan resmi dari Departemen Pemadam Kebakaran Daegu, insiden ini menyebabkan sedikitnya 38 orang mengalami cedera.

Meski situasi di lokasi kejadian sempat sangat kacau, koordinasi tim penyelamat yang cepat berhasil meminimalisir jumlah korban jiwa. Tercatat sebanyak 66 orang berhasil menyelamatkan diri dan keluar dari bangunan dengan selamat sesaat setelah plafon runtuh. Dari total 38 korban luka yang terdata, sembilan orang di antaranya harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Yoon Jong-mi, seorang pejabat dari Departemen Pemadam Kebakaran Daegu, memberikan pernyataan terkait kondisi para korban. Ia menyebutkan bahwa tim darurat telah melakukan penyisiran menyeluruh di area reruntuhan untuk memastikan tidak ada lagi orang yang terjebak di bawah material bangunan. Berdasarkan penilaian awal di lapangan, pihak berwenang meyakini bahwa kemungkinan adanya korban dengan luka yang mengancam nyawa sangatlah kecil.
Insiden ini dilaporkan terjadi di lantai dua dari sebuah gedung yang memiliki total empat lantai. Dokumentasi visual dari lokasi kejadian menunjukkan pemandangan yang memilukan, di mana puing-puing material plafon berserakan di seluruh area lantai dua, menutupi sebagian lorong belanja. Petugas penyelamat terlihat sibuk memeriksa setiap sudut reruntuhan guna memastikan keamanan area sebelum proses investigasi lebih lanjut dilakukan.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti di balik runtuhnya plafon supermarket tersebut masih menjadi misteri. Belum ada keterangan resmi mengenai apakah insiden ini disebabkan oleh kegagalan struktur bangunan, faktor usia material, atau adanya faktor eksternal lainnya. Pihak kepolisian dan otoritas bangunan setempat kini tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap kronologi serta penyebab utama kejadian ini.
Menanggapi situasi darurat tersebut, Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, telah mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh instansi terkait. Ia memerintahkan agar seluruh pihak mengerahkan upaya maksimal, baik dalam proses evakuasi, penanganan medis bagi para korban, maupun dalam proses investigasi guna mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa mendatang. Masyarakat pun dihimbau untuk tetap waspada terhadap keamanan bangunan publik di wilayah mereka.