Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Manajer Kopdes Jauh Domisili: Zulhas Punya Kunci

    29-09-2026 - 22.35

    Anggaran Jumbo Rp4106 Triliun untuk 2027

    29-09-2026 - 22.35

    Kuasai Data Science Tanpa Harus Jadi Programmer

    29-09-2026 - 22.21
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Manajer Kopdes Jauh Domisili: Zulhas Punya Kunci
    • Anggaran Jumbo Rp4106 Triliun untuk 2027
    • Kuasai Data Science Tanpa Harus Jadi Programmer
    • Beras Premium Gantikan Fortifikasi untuk Makan Gratis
    • Polemik Utang Koperasi Merah Putih
    • Rencana Besar Merger KAI dan INKA
    • Gaji Manajer Koperasi Desa Bikin Penasaran
    • KAI Buka Suara Usai KNKT Ungkap Insiden KA
    • Strategi Baru DJP Kejar Pajak Digital
    • PGN Unggul Inovasi Energi Masa Depan
    Rabu, 30 September 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Manajer Kopdes Jauh Domisili: Zulhas Punya Kunci

      29-09-2026 - 22.35

      Anggaran Jumbo Rp4106 Triliun untuk 2027

      29-09-2026 - 22.35

      Kuasai Data Science Tanpa Harus Jadi Programmer

      29-09-2026 - 22.21

      Beras Premium Gantikan Fortifikasi untuk Makan Gratis

      29-09-2026 - 22.06

      Polemik Utang Koperasi Merah Putih

      29-09-2026 - 20.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Misteri di Balik Mundurnya Bos Sepatu Bata

    Misteri di Balik Mundurnya Bos Sepatu Bata

    Ekonomi 28-09-2026 - 13.203 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Misteri di Balik Mundurnya Bos Sepatu Bata

    Eranusantara.co – Kabar mengejutkan datang dari industri alas kaki tanah air. PT Sepatu Bata Tbk (BATA), merek yang sudah sangat melekat di ingatan kolektif masyarakat Indonesia, tengah mengalami perubahan besar di jajaran manajemennya. Amitav Nandy, yang menjabat sebagai Presiden Direktur, secara resmi menyatakan pengunduran dirinya dari posisi strategis tersebut.

    Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen mengonfirmasi bahwa surat pengunduran diri Amitav telah diterima perusahaan pada 23 September 2026. Perusahaan menegaskan bahwa langkah ini bukanlah sebuah krisis internal, melainkan bagian dari strategi rotasi jabatan yang telah direncanakan di lingkup Bata Group secara global. Meski demikian, mundurnya sosok pemimpin tertinggi ini memicu tanda tanya besar di kalangan investor dan konsumen mengenai arah masa depan perusahaan.

    Misteri di Balik Mundurnya Bos Sepatu Bata
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Di tengah hiruk-pikuk perubahan manajemen ini, muncul sebuah fakta menarik yang sering kali disalahpahami oleh masyarakat luas. Banyak orang Indonesia yang menganggap bahwa Sepatu Bata adalah merek asli produk lokal karena saking kuatnya penetrasi pasar mereka di tanah air. Namun, kenyataannya, raksasa alas kaki ini memiliki akar sejarah yang jauh dari Indonesia.

    Bata sebenarnya adalah perusahaan asal Republik Ceko dengan nama lengkap T&A Bata Shoe Company. Nama tersebut diambil dari para pendiri legendaris, yakni Tomáš, Anna, dan Antonín Baťa. Keluarga Baťa ini merupakan generasi kedelapan yang telah mendedikasikan hidup mereka dalam industri pembuatan sepatu selama berabad-abad. Perjalanan mereka dimulai pada tahun 1894 dengan sebuah pabrik kecil yang hanya mempekerjakan 10 orang pengrajin.

    Berkat inovasi yang cepat, Bata menjadi pionir penggunaan mesin uap untuk produksi massal di Eropa pada tahun 1897. Keberhasilan mereka meledak saat mendapatkan kontrak besar untuk memproduksi 50.000 pasang sepatu bagi tentara Austro-Hongaria. Seiring berjalannya waktu, Bata bertransformasi menjadi produsen alas kaki terbesar di benua biru.

    Jejak Bata di Indonesia sendiri dimulai pada tahun 1931 melalui kerja sama impor di Tanjung Priok. Ekspansi besar-besaran dilakukan pada tahun 1937 saat Tomas Bata mendirikan pabrik di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, yang mulai beroperasi penuh pada 1940. Perusahaan ini kemudian melantai di bursa saham pada tahun 1982 dan terus memperkuat dominasinya, termasuk membangun pabrik besar di Purwakarta pada tahun 1994.

    Kini, meski identitasnya sebagai merek global tetap terjaga, Bata Indonesia menghadapi tantangan yang tidak mudah. Setelah bertahun-tahun dikenal sebagai "sepatu sekolah" melalui kampanye Back to School, perusahaan kini mencoba merambah berbagai segmen melalui merek seperti Marie Claire, Weinbrenner, hingga North Star. Namun, dinamika pasar yang keras memaksa mereka melakukan efisiensi besar-besaran, termasuk penutupan pabrik di Purwakarta pada tahun 2024 yang berdampak pada pengurangan tenaga kerja.

    Kini, dengan adanya rotasi kepemimpinan di tingkat direksi, publik menanti apakah langkah strategis baru ini akan mampu mengembalikan kejayaan Bata di pasar Indonesia yang semakin kompetitif.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Manajer Kopdes Jauh Domisili: Zulhas Punya Kunci

    Ekonomi 29-09-2026 - 22.35

    Anggaran Jumbo Rp4106 Triliun untuk 2027

    Ekonomi 29-09-2026 - 22.35

    Kuasai Data Science Tanpa Harus Jadi Programmer

    Ekonomi 29-09-2026 - 22.21

    Beras Premium Gantikan Fortifikasi untuk Makan Gratis

    Ekonomi 29-09-2026 - 22.06

    Polemik Utang Koperasi Merah Putih

    Ekonomi 29-09-2026 - 20.35

    Rencana Besar Merger KAI dan INKA

    Ekonomi 29-09-2026 - 20.20
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0629 Views

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0624 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0623 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.