Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Skema Baru Haji Murah dan Antrean Pendek

    28-09-2026 - 22.35

    Wujudkan Liburan Impianmu Diskon Besar Menanti

    28-09-2026 - 22.35

    Prabowo Perintahkan Audit Forensik Dana Haji

    28-09-2026 - 22.20
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Skema Baru Haji Murah dan Antrean Pendek
    • Wujudkan Liburan Impianmu Diskon Besar Menanti
    • Prabowo Perintahkan Audit Forensik Dana Haji
    • Buruh Beri Ultimatum DPR Soal RUU Kerja
    • Rencana Impor KRL Bekas Jepang
    • Ribuan Manajer Koperasi Desa Siap Bertugas
    • Rekor MURI Human Mural di GBK
    • Ekonomi Brasil Membaik Tapi Rakyat Menderita
    • Sinergi CSR Bangun Desa Mandiri
    • Misteri di Balik Mundurnya Bos Sepatu Bata
    Senin, 28 September 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Skema Baru Haji Murah dan Antrean Pendek

      28-09-2026 - 22.35

      Wujudkan Liburan Impianmu Diskon Besar Menanti

      28-09-2026 - 22.35

      Prabowo Perintahkan Audit Forensik Dana Haji

      28-09-2026 - 22.20

      Buruh Beri Ultimatum DPR Soal RUU Kerja

      28-09-2026 - 22.06

      Rencana Impor KRL Bekas Jepang

      28-09-2026 - 20.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Indonesia Intip Rahasia Jepang Makan Bergizi

    Indonesia Intip Rahasia Jepang Makan Bergizi

    Ekonomi 27-09-2026 - 19.064 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Indonesia Intip Rahasia Jepang Makan Bergizi

    Eranusantara.co – Badan Gizi Nasional (BGN) Indonesia tengah memperkuat fondasi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menimba ilmu dari pengalaman negara lain, khususnya Jepang. Negara Matahari Terbit ini telah mengembangkan program makan bergizi di sekolah selama lebih dari satu abad, menjadikannya rujukan penting bagi Indonesia dalam merancang program serupa yang berkelanjutan dan terintegrasi dengan pendidikan.

    Deputi Sistem dan Tata Kelola BGN, Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea, menjelaskan bahwa pengalaman Jepang yang telah berjalan lebih dari 100 tahun menjadi pembelajaran krusial. Ini bukan hanya tentang penyediaan makanan, melainkan bagaimana program makan bagi siswa dapat ditempatkan sebagai bagian integral dari ekosistem pendidikan secara keseluruhan. "Pelatihan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk melihat langsung bagaimana program makan sekolah diselenggarakan di Jepang. Kami tidak hanya ingin mempelajari aspek penyediaan makanannya, tetapi juga memahami bagaimana kegiatan makan dapat terhubung dengan pendidikan pangan dan gizi bagi siswa," ujar Prima baru-baru ini.

    Indonesia Intip Rahasia Jepang Makan Bergizi
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Salah satu konsep utama yang menarik perhatian dalam pelatihan tersebut adalah "shokuiku". Ini adalah pendidikan pangan dan gizi yang dikembangkan Jepang melalui pendekatan berbasis pengalaman. Dalam praktiknya, pendidikan ini tidak hanya disampaikan melalui teori di dalam kelas, tetapi juga terintegrasi dengan pengalaman siswa dalam kehidupan sehari-hari, termasuk melalui kegiatan makan bergizi di sekolah. Konsep ini menekankan pentingnya pemahaman tentang asal-usul makanan, proses pengolahannya, hingga dampaknya terhadap kesehatan dan lingkungan.

    Prima menambahkan, pembelajaran semacam ini sangat vital untuk memperkaya perspektif dalam pengembangan Program Makan Bergizi Gratis di Indonesia. Melalui pelatihan di Jepang, BGN mendorong penguatan kapasitas sumber daya manusia sekaligus menggali praktik-praktik relevan untuk membangun penyelenggaraan MBG yang semakin terintegrasi dengan pendidikan pangan dan gizi bagi anak-anak Indonesia.

    Dalam audiensi dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) beberapa waktu lalu, BGN menjadikan pelatihan ini sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan dan kapasitas sumber daya manusia. "Kami berharap peserta dapat membawa pulang pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan. Tentunya tidak seluruh praktik dapat diterapkan secara langsung, tetapi esensi dan pembelajarannya dapat kita kaji untuk melihat apa yang relevan dengan kebutuhan dan karakteristik penyelenggaraan MBG di Indonesia," tutur Prima.

    Melalui pelatihan ini, BGN terus membuka ruang pembelajaran dan pertukaran pengalaman untuk mendukung pengembangan penyelenggaraan MBG secara berkelanjutan, termasuk dalam memperkuat keterkaitan antara pemenuhan gizi dan pendidikan bagi peserta didik.

    Untuk mewujudkan gagasan ini, BGN menggandeng JICA dalam mengembangkan "MBG-JICA Pilot". Proyek percontohan ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan pendekatan shokuiku guna memperkaya pengalaman Program Makan Bergizi Gratis di Indonesia. Dalam rancangan MBG-JICA Pilot, terdapat sejumlah area yang menjadi fokus kajian. Di antaranya adalah upaya pengurangan sampah dan sisa makanan, peningkatan proses pengiriman dan penyajian makanan, penguatan keterlibatan siswa dalam kegiatan makan di sekolah, serta pendidikan pangan dan gizi.

    Pilot tersebut dirancang melalui dua komponen yang saling melengkapi, yaitu Shokkan Trial di tingkat Satuan Pelaksana Penyediaan Gizi (SPPG) dan kegiatan Shokuiku di tingkat sekolah. Melalui Shokkan Trial, pembelajaran diarahkan pada pengalaman di tingkat penyediaan layanan makanan. Sementara itu, Shokuiku Activities di sekolah memberikan ruang untuk memperkuat pengalaman siswa dalam memahami makanan dan gizi yang mereka konsumsi.

    Menurut Prima, kedua pendekatan tersebut dapat memberikan perspektif yang lebih menyeluruh karena menghubungkan proses penyediaan makanan dengan pengalaman siswa sebagai penerima manfaat. "Kami ingin melihat keterhubungan antara apa yang terjadi di tingkat SPPG dengan pengalaman anak ketika menerima dan mengonsumsi makanan di sekolah. Dari sana, kita dapat mempelajari aspek mana yang dapat mendukung peningkatan kualitas layanan sekaligus memperkuat edukasi pangan dan gizi," imbuh Prima.

    Pengembangan MBG-JICA Pilot juga memberikan ruang untuk mengkaji bagaimana penyelenggaraan makan sekolah dapat mendorong keterlibatan siswa. Aspek tersebut mencakup pengalaman siswa dalam kegiatan makan, pemahaman mengenai makanan yang dikonsumsi, serta kesadaran terhadap proses dan orang-orang yang berada di balik penyediaan makanan sekolah.

    "Harapannya, pembelajaran dari Jepang dapat menjadi referensi untuk terus mengembangkan MBG sesuai dengan konteks Indonesia. Kita ingin memastikan bahwa pengalaman yang diperoleh siswa melalui MBG juga dapat memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai pangan dan gizi," pungkas Prima. Melalui kerja sama dengan JICA, BGN terus membuka ruang pembelajaran dan pertukaran pengalaman untuk mendukung pengembangan MBG, baik dari sisi penyelenggaraan layanan maupun penguatan pendidikan pangan dan gizi bagi peserta didik.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Skema Baru Haji Murah dan Antrean Pendek

    Ekonomi 28-09-2026 - 22.35

    Wujudkan Liburan Impianmu Diskon Besar Menanti

    Ekonomi 28-09-2026 - 22.35

    Prabowo Perintahkan Audit Forensik Dana Haji

    Ekonomi 28-09-2026 - 22.20

    Buruh Beri Ultimatum DPR Soal RUU Kerja

    Ekonomi 28-09-2026 - 22.06

    Rencana Impor KRL Bekas Jepang

    Ekonomi 28-09-2026 - 20.35

    Ribuan Manajer Koperasi Desa Siap Bertugas

    Ekonomi 28-09-2026 - 20.20
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0629 Views

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0624 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0623 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.