Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan

    12-10-2026 - 08.35

    Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat

    12-10-2026 - 08.06

    Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi

    12-10-2026 - 07.35
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan
    • Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat
    • Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi
    • Strategi Pemerintah Tutup Lubang Defisit APBN
    • Di Balik Pesta Diskon Amazon Gelombang PHK Menghantui
    • SeaBank Bawa Angin Segar Ekonomi Biru Pulau Pari
    • Misteri Defisit APBN Capai Rp 319 Triliun
    • Strategi Baru Suahasil Kelola Kemenkeu
    • Mentan Siapkan Solusi Abadi Peternakan Nasional
    • Lombok Berdenyut Sambut Pesta Balap Dunia 2026
    Jumat, 23 Oktober 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan

      12-10-2026 - 08.35

      Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat

      12-10-2026 - 08.06

      Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi

      12-10-2026 - 07.35

      Strategi Pemerintah Tutup Lubang Defisit APBN

      12-10-2026 - 07.20

      Di Balik Pesta Diskon Amazon Gelombang PHK Menghantui

      12-10-2026 - 05.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Terkuak! Rahasia di Balik Lonjakan Laba 84% Pegadaian: Bukan Sekadar Gadai, Tapi Revolusi Emas Nasional yang Diakui Presiden dan Didukung Aplikasi Canggih!

    Terkuak! Rahasia di Balik Lonjakan Laba 84% Pegadaian: Bukan Sekadar Gadai, Tapi Revolusi Emas Nasional yang Diakui Presiden dan Didukung Aplikasi Canggih!

    Ekonomi 17-09-2026 - 22.355 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Terkuak! Rahasia di Balik Lonjakan Laba 84% Pegadaian: Bukan Sekadar Gadai, Tapi Revolusi Emas Nasional yang Diakui Presiden dan Didukung Aplikasi Canggih!

    EraNusantara – Selama lebih dari satu abad, PT Pegadaian (Persero) telah mengukuhkan diri sebagai penyedia layanan gadai yang terpercaya. Namun, citra tradisional tersebut kini berevolusi drastis. Perusahaan pelat merah ini tidak lagi sekadar tempat menggadaikan barang, melainkan telah menjelma menjadi pemain kunci dalam ekosistem emas nasional, sebuah transformasi yang bahkan menarik perhatian Presiden RI Prabowo Subianto atas lonjakan laba bersihnya yang mencapai 84,4% pada paruh pertama tahun 2026. Sekitar 90 persen dari portofolio gadai perusahaan saat ini berbentuk emas, menjadi fondasi kuat bagi Pegadaian untuk mengembangkan lini bisnis yang lebih luas dan inovatif.

    Dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI Tahun 2026, Presiden Prabowo Subianto secara khusus menyoroti kinerja impresif BUMN, termasuk Pegadaian. "Pembenahan BUMN kita lakukan secara besar-besaran. Di 6 bulan pertama tahun 2026 ini, untung bersih PT Semen Indonesia naik 408,9%. 400%," ujar Prabowo. Ia melanjutkan, "Untung bersih PT Pupuk Indonesia naik 252,8%. Untung bersih PT Pertamina naik 86%. Untung bersih Pegadaian naik 84,4%." Pernyataan ini menegaskan posisi Pegadaian sebagai salah satu BUMN dengan performa paling cemerlang di tengah upaya pembenahan.

    Terkuak! Rahasia di Balik Lonjakan Laba 84% Pegadaian: Bukan Sekadar Gadai, Tapi Revolusi Emas Nasional yang Diakui Presiden dan Didukung Aplikasi Canggih!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Titik Balik: Lahirnya Bank Emas Nasional

    Titik balik signifikan dalam perjalanan transformasi Pegadaian terjadi pada akhir tahun 2024. Saat itu, perusahaan berhasil mengantongi izin usaha bullion dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebuah capaian monumental yang menjadikannya perusahaan pertama di Indonesia dengan kewenangan penuh untuk mengoperasikan Layanan Bank Emas. Ini bukan sekadar penambahan layanan, melainkan pergeseran paradigma bisnis yang fundamental, menempatkan Pegadaian sebagai pionir dalam pengelolaan aset emas secara terintegrasi dan modern.

    Sejalan dengan ambisi transformasinya, Pegadaian juga memperkuat infrastruktur digitalnya melalui peluncuran aplikasi ‘Tring!’. Aplikasi ini, yang merupakan hasil rebranding dari Pegadaian Digital, resmi diperkenalkan pada 8 Oktober 2025 di Jakarta. Tring! hadir dengan antarmuka yang lebih modern, fitur yang semakin komprehensif, serta sistem keamanan yang ditingkatkan. Keunggulan utamanya adalah integrasi layanan Pegadaian konvensional dan Syariah dalam satu platform, menghilangkan kebutuhan pengguna untuk berpindah-pindah aplikasi. Dengan konsep ‘1 User ID, Semua Kebutuhan’, proses registrasi dan verifikasi data menjadi lebih efisien dan hemat waktu.

    Direktur Utama Pegadaian, Damar Latri Setiawan, menegaskan komitmen perusahaan terhadap keamanan. "Aplikasi Tring! memastikan keamanan data nasabah terjamin dan aset emas yang dimiliki nasabah dijamin fisiknya serta tersimpan dengan standar keamanan terbaik," ujarnya, seperti dikutip eranusantara.co.

    Ekosistem Emas yang Terus Menggeliat

    Ekspansi bisnis Pegadaian dalam ekosistem emas tidak hanya didukung oleh izin dan aplikasi, tetapi juga oleh skala operasional yang masif. Saat ini, ekosistem Bank Emas yang dikelola oleh Pegadaian, bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia, telah mengelola sekitar 153 ton emas dengan estimasi nilai mencapai Rp 360 triliun. Angka ini menunjukkan dominasi Pegadaian dalam pasar emas nasional dan potensi kontribusinya terhadap stabilitas ekonomi.

    Transformasi bisnis yang agresif ini terbukti berbanding lurus dengan peningkatan kinerja keuangan perusahaan yang luar biasa. Sepanjang Semester I 2026, Pegadaian berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 6,59 triliun, melonjak 84,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat Rp 3,58 triliun. Tak hanya laba, total aset perusahaan juga meroket 53,9% menjadi Rp 186,33 triliun dari Rp 121,1 triliun di tahun sebelumnya. Pertumbuhan aset ini ditopang kuat oleh pencapaian Outstanding Loan (OSL) gross yang melesat ke angka Rp 155,1 triliun, naik 52,7% dari capaian tahun sebelumnya senilai Rp 101,5 triliun.

    Yang lebih menggembirakan, kualitas pembiayaan tetap terjaga dengan baik, ditunjukkan oleh penurunan rasio Non-Performing Loan (NPL) secara signifikan dari 0,81% pada 30 Juni 2025 menjadi 0,71% pada 30 Juni 2026.

    Damar Latri Setiawan mengungkapkan rasa syukurnya. "Alhamdulillah, Pegadaian terus membukukan pertumbuhan kinerja di tengah tantangan ekonomi dan geopolitik saat ini. Terima kasih kepada nasabah dan seluruh masyarakat Indonesia atas kepercayaan terhadap produk dan layanan Pegadaian," ujarnya kepada eranusantara.co. Ia menambahkan, emas tetap menjadi instrumen investasi favorit karena karakteristiknya sebagai aset aman (safe haven) di tengah ketidakpastian global. "Dengan hadirnya layanan Bank Emas yang juga terintegrasi dengan Tring!, kami optimis dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap roda perekonomian nasional," imbuhnya.

    Empat Pilar Layanan Bank Emas Inovatif

    Layanan Bank Emas Pegadaian tidak hanya berhenti pada konsep, tetapi diwujudkan dalam empat produk inovatif yang memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha.

    1. Deposito Emas: Memungkinkan nasabah menyimpan emas fisik atau saldo emas dengan tenor tertentu dan memperoleh imbal hasil berupa tambahan gramasi emas setiap periodenya, sehingga nilai aset emas nasabah terus bertumbuh.
    2. Pinjaman Modal Kerja Emas: Ditujukan bagi pelaku industri emas, seperti pengrajin dan pedagang perhiasan, yang membutuhkan modal usaha. Pinjaman ini diberikan dan dikembalikan dalam bentuk emas fisik, melindungi pelaku usaha dari risiko fluktuasi harga emas dunia.
    3. Jasa Titipan Emas Korporasi: Menyediakan layanan penyimpanan bagi entitas bisnis yang membutuhkan vault berstandar keamanan internasional, tanpa harus membangun fasilitas penyimpanan sendiri.
    4. Perdagangan Emas: Melayani transaksi jual-beli emas batangan maupun perhiasan secara langsung melalui anak usaha Pegadaian, Galeri 24.

    Produk-produk tersebut melengkapi lini bisnis emas yang sudah lebih dulu ada, seperti Tabungan Emas dan Cicil Emas, yang memungkinkan masyarakat memulai investasi emas mulai dari nominal kecil.

    Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian (Persero), Selfie Dewiyanti, menegaskan komitmen perusahaan. "Kami menyediakan produk berbasis emas yang komprehensif, mulai dari Deposito Emas, Titipan Emas Korporasi, Pinjaman Modal Kerja Emas, hingga perdagangan emas. Kami juga menyediakan opsi investasi emas seperti cicil emas dan menabung emas yang dapat diakses langsung melalui aplikasi Tring!," jelasnya.

    Dari sekadar penyedia layanan gadai konvensional hingga menjadi pilar utama ekosistem bank emas terintegrasi, perjalanan bisnis Pegadaian adalah bukti nyata bagaimana transformasi strategis mampu membuka gerbang pertumbuhan baru yang signifikan. Langkah ini tidak hanya memperkuat posisi perusahaan di pasar, tetapi juga menjadi fondasi kokoh untuk terus memperluas akses layanan keuangan berbasis emas bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia, demi "MengEMASkan Indonesia."

    Editor: Rockdisc

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan

    Ekonomi 12-10-2026 - 08.35

    Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat

    Ekonomi 12-10-2026 - 08.06

    Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi

    Ekonomi 12-10-2026 - 07.35

    Strategi Pemerintah Tutup Lubang Defisit APBN

    Ekonomi 12-10-2026 - 07.20

    Di Balik Pesta Diskon Amazon Gelombang PHK Menghantui

    Ekonomi 12-10-2026 - 05.35

    SeaBank Bawa Angin Segar Ekonomi Biru Pulau Pari

    Ekonomi 12-10-2026 - 05.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0633 Views

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0627 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0627 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.