EraNusantara – Jakarta – Inisiatif restrukturisasi dan perampingan entitas anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menjadi sorotan utama di kalangan pelaku bisnis dan karyawan. Menjawab kekhawatiran publik, Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, memberikan jaminan tegas bahwa proses transformasi korporasi ini tidak akan berujung pada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak terhadap para pegawainya. Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR pada Rabu (24/6/2026), menegaskan komitmen perusahaan sesuai arahan dari BPI Danantara.
Sebagai bagian dari strategi efisiensi dan fokus bisnis, Telkom Group berencana merampingkan jumlah anak usaha secara signifikan, dari 67 entitas menjadi hanya 19 perusahaan. Dian Siswarini menjelaskan bahwa proses konsolidasi ini akan melibatkan realokasi sebagian karyawan ke unit atau perusahaan lain di dalam ekosistem Telkom Group. Mekanisme ini dirancang untuk memastikan keberlanjutan karir dan penempatan yang sesuai dengan kebutuhan bisnis yang baru.

"Kami tegaskan, jika pun ada kebutuhan untuk pengurangan tenaga kerja yang bersifat sukarela dan atas kesepakatan bersama, itu akan dilakukan dengan kompensasi yang layak. Namun, tidak akan ada PHK yang bersifat non-voluntary atau tanpa persetujuan kedua belah pihak," ujar Dian, menekankan prinsip kehati-hatian dan perlindungan karyawan dalam setiap langkah strategis perusahaan.
Lebih lanjut, Dian Siswarini juga memastikan bahwa seluruh pegawai yang terdampak oleh perampingan anak usaha akan tetap menjadi bagian dari keluarga besar Telkom Group. Selain itu, manajemen juga menjamin tidak akan ada penurunan gaji atau tunjangan yang diterima oleh para pegawai sebagai akibat dari proses restrukturisasi ini.
"Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam fase transisi ini akan dilakukan sesuai dengan kebutuhan bisnis, namun tetap mengedepankan hak dan perlindungan karyawan. Ini adalah prioritas kami," tambahnya, menegaskan komitmen Telkom untuk menjaga kesejahteraan dan stabilitas karir para karyawannya di tengah perubahan besar ini. Dengan demikian, Telkom berupaya menciptakan lingkungan kerja yang adaptif namun tetap menjamin keamanan bagi talenta-talenta terbaiknya, demikian dilaporkan eranusantara.co.
Editor: Rockdisc