Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan

    12-10-2026 - 08.35

    Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat

    12-10-2026 - 08.06

    Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi

    12-10-2026 - 07.35
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan
    • Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat
    • Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi
    • Strategi Pemerintah Tutup Lubang Defisit APBN
    • Di Balik Pesta Diskon Amazon Gelombang PHK Menghantui
    • SeaBank Bawa Angin Segar Ekonomi Biru Pulau Pari
    • Misteri Defisit APBN Capai Rp 319 Triliun
    • Strategi Baru Suahasil Kelola Kemenkeu
    • Mentan Siapkan Solusi Abadi Peternakan Nasional
    • Lombok Berdenyut Sambut Pesta Balap Dunia 2026
    Sabtu, 7 November 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan

      12-10-2026 - 08.35

      Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat

      12-10-2026 - 08.06

      Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi

      12-10-2026 - 07.35

      Strategi Pemerintah Tutup Lubang Defisit APBN

      12-10-2026 - 07.20

      Di Balik Pesta Diskon Amazon Gelombang PHK Menghantui

      12-10-2026 - 05.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Luhut Buka Suara: Perang Timur Tengah Bakal Berlarut! Ekonomi Indonesia di Ambang Krisis Energi dan Harga Minyak Melambung. Ini Peringatan Keras untuk Pemerintah!

    Luhut Buka Suara: Perang Timur Tengah Bakal Berlarut! Ekonomi Indonesia di Ambang Krisis Energi dan Harga Minyak Melambung. Ini Peringatan Keras untuk Pemerintah!

    Ekonomi 05-03-2026 - 19.063 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Luhut Buka Suara: Perang Timur Tengah Bakal Berlarut! Ekonomi Indonesia di Ambang Krisis Energi dan Harga Minyak Melambung. Ini Peringatan Keras untuk Pemerintah!

    EraNusantara – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Panjaitan, menyampaikan pandangan serius terkait konflik yang melibatkan Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran. Menurut Luhut, eskalasi di Timur Tengah ini tidak akan mereda dalam waktu singkat, bahkan diprediksi tidak akan selesai dalam satu bulan ke depan. Ia memperingatkan bahwa situasi ini berpotensi membawa dampak signifikan terhadap stabilitas ekonomi Indonesia.

    Luhut menjelaskan bahwa Iran, dengan sejarah panjang sebagai negara pejuang, tidak akan mudah menyerah. "Saya melihat perang ini tidak akan selesai dalam empat minggu atau satu bulan ke depan karena sudah berapa pemimpin mereka (Iran) yang dibunuh, tidak ada tanda-tanda melemah," ujar Luhut dalam unggahan di akun Instagram resminya, @luhut.pandjaitan, pada Kamis (5/3/2026). Ia menyoroti ketahanan Iran yang luar biasa, bahkan setelah menghadapi embargo selama hampir empat dekade, semangat rakyatnya tidak pernah goyah.

    Luhut Buka Suara: Perang Timur Tengah Bakal Berlarut! Ekonomi Indonesia di Ambang Krisis Energi dan Harga Minyak Melambung. Ini Peringatan Keras untuk Pemerintah!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Melihat realitas ini, Luhut menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyusun kebijakan luar negeri Indonesia. Sebagai negara non-blok, Indonesia harus menghindari sikap permusuhan yang tidak perlu. "Kita jangan jadi ikut musuhan sama dia, nggak ada gunanya kan. Jadi sebagai non-alignment itu, non-blok itu, memang Indonesia harus hati-hati menyusun strategi luar negerinya karena ini dampaknya kepada ekonomi," tegasnya.

    Salah satu kekhawatiran utama adalah ketahanan energi nasional. Luhut menyoroti potensi penutupan Selat Hormuz, jalur vital bagi pasokan minyak global. Ia mendesak pemerintah untuk segera menghitung ulang cadangan strategis minyak Indonesia. "Jadi kontingensi-kontingensi harus disusun," katanya. Luhut juga menekankan pentingnya persatuan masyarakat dalam menghadapi tantangan ini, serta mendukung langkah proaktif pemerintah untuk menjaga ketahanan energi.

    Lebih lanjut, Luhut mengungkapkan kekhawatiran lain jika konflik ini berkepanjangan, terutama dampaknya terhadap Tiongkok. Jika Tiongkok kesulitan mendapatkan pasokan minyak dari Iran, ekonomi raksasa Asia itu akan terpukul, dan imbasnya pasti akan terasa di Indonesia. "Dampaknya pada ekonomi China akan luka. Nah ekonomi kita juga bisa akan terkena juga kalau harga minyak nanti tiba-tiba naik bertahap sampai US$ 100," papar Luhut. Ia mengingatkan bahwa harga minyak saat ini di kisaran US$ 78, padahal asumsi APBN kita adalah US$ 70. Kenaikan signifikan ini tentu akan membebani anggaran negara.

    Mengenai cadangan energi, Luhut mengaku mendapatkan informasi yang berbeda-beda, ada yang menyebut 30 hari dan ada yang 18 hari. Ia menegaskan bahwa data ini harus dipastikan kebenarannya dan pemerintah harus bergerak cepat mencari sumber impor minyak alternatif serta mengkaji dampaknya terhadap APBN. "Kita juga diskusi-diskusi terbuka di Dewan Ekonomi Nasional, kita dengarkan pendapat-pendapat bagaimana ini. Nanti kita berikan pendapat kita pada pemerintah," tutup Luhut, mengindikasikan bahwa DEN akan segera memberikan rekomendasi strategis kepada pemerintah, seperti dilaporkan oleh eranusantara.co.

    Editor: Rockdisc

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan

    Ekonomi 12-10-2026 - 08.35

    Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat

    Ekonomi 12-10-2026 - 08.06

    Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi

    Ekonomi 12-10-2026 - 07.35

    Strategi Pemerintah Tutup Lubang Defisit APBN

    Ekonomi 12-10-2026 - 07.20

    Di Balik Pesta Diskon Amazon Gelombang PHK Menghantui

    Ekonomi 12-10-2026 - 05.35

    SeaBank Bawa Angin Segar Ekonomi Biru Pulau Pari

    Ekonomi 12-10-2026 - 05.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0633 Views

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0627 Views

    Mengejutkan! Daya Saing Indonesia Terjun Bebas di Kancah Global: Apakah Sinyal Bahaya Bagi Investasi dan Masa Depan Ekonomi?

    24-06-2026 - 22.0627 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.