EraNusantara – Bank Mandiri, salah satu pilar perbankan nasional, kembali menegaskan dedikasinya terhadap implementasi prinsip-prinsip keberlanjutan melalui inisiatif inovatifnya, Mandiri Looping for Life (MLFL). Komitmen ini diwujudkan secara konkret dalam gelaran Perfume Pop Market 2026 di Jakarta, di mana Bank Mandiri menghadirkan sebuah pengalaman unik bertajuk Circular Fragrance Experience. Langkah strategis ini bukan sekadar partisipasi, melainkan upaya aktif untuk mengintegrasikan ekonomi sirkular ke dalam gaya hidup urban, khususnya di industri wewangian.
Melalui Circular Fragrance Experience, Bank Mandiri secara langsung mengajak masyarakat untuk menjadi bagian dari solusi keberlanjutan. Program ini dirancang untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya konsumsi yang bijak, praktik pengemasan yang ramah lingkungan, serta optimalisasi pemanfaatan ulang material produk parfum. Ini adalah manifestasi nyata dari visi Bank Mandiri untuk menciptakan dampak positif yang melampaui sektor keuangan.

Adhika Vista, Corporate Secretary Bank Mandiri, menjelaskan bahwa kehadiran Mandiri Looping for Life di Perfume Pop Market adalah penegasan komitmen perusahaan dalam mendorong adopsi gaya hidup berkelanjutan yang melibatkan partisipasi aktif publik. "Melalui Mandiri Looping for Life, kami terus mengembangkan berbagai aktivitas yang mendorong penerapan ekonomi sirkular secara nyata, sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan industri kreatif agar keberlanjutan dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari," ujar Adhika dalam keterangan resminya, Jumat (30/01/2026). Inisiatif ini juga menjadi bukti bahwa Bank Mandiri tak henti memperluas cakupan kegiatan ekonomi sirkularnya melalui sinergi dengan berbagai komunitas dan pelaku industri kreatif.
Pendekatan yang interaktif menjadi kunci sukses Circular Fragrance Experience. Pengunjung diajak untuk menukarkan botol parfum kosong mereka dan berpartisipasi dalam serangkaian aktivitas menarik. Mulai dari menyaksikan langsung proses pembuatan parfum, mempersonalisasi aroma sesuai karakter individu, hingga berkreasi membuat aksesori unik dari material daur ulang. Lebih dari sekadar edukasi, fasilitas penukaran botol parfum kosong untuk mendapatkan parfum gratis juga disediakan, memperkuat insentif bagi masyarakat untuk terlibat aktif dalam praktik ekonomi sirkular. Ini sekaligus menanamkan pemahaman bahwa prinsip keberlanjutan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana dalam keseharian.
Adhika menambahkan, "Melalui pendekatan yang relevan dengan lifestyle urban, program ini menghubungkan isu keberlanjutan dengan pengalaman kreatif dan interaktif yang dekat dengan keseharian masyarakat." Ini menunjukkan pemahaman Bank Mandiri akan pentingnya merangkul tren gaya hidup untuk mengkomunikasikan pesan-pesan keberlanjutan secara efektif.
Ke depan, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus mengembangkan inisiatif keberlanjutan yang relevan dengan dinamika gaya hidup masyarakat. Kolaborasi lintas sektor akan menjadi strategi utama untuk memperluas implementasi praktik ekonomi sirkular. "Kami mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan memulai langkah sederhana melalui Circular Fragrance Experience, sebagai bagian dari upaya bersama membangun praktik keberlanjutan yang berdampak," pungkas Adhika, menegaskan ajakan untuk aksi kolektif.
Sebagai informasi tambahan dari eranusantara.co, Circular Fragrance Experience ini terbuka bagi seluruh pengunjung Perfume Pop Market 2026 yang berlangsung dari tanggal 30 Januari hingga 2 Februari 2026 di Brickhall Fatmawati, Jakarta, dengan ketentuan yang berlaku. Ini adalah kesempatan emas bagi masyarakat untuk tidak hanya menikmati wewangian, tetapi juga berkontribusi pada masa depan ekonomi yang lebih hijau.
Editor: Rockdisc