Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Stok Beras Bulog Pecahkan Rekor Sejarah

    09-10-2026 - 11.35

    Suntikan Dana Jumbo untuk BPJS Kesehatan

    09-10-2026 - 11.20

    Terkuak: Dividen Danantara Tak Akan Perkuat APBN

    09-10-2026 - 08.35
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Stok Beras Bulog Pecahkan Rekor Sejarah
    • Suntikan Dana Jumbo untuk BPJS Kesehatan
    • Terkuak: Dividen Danantara Tak Akan Perkuat APBN
    • Tarif Ojol Kurir Resmi Diatur Dua Kementerian
    • Seniman Indonesia Borong Gelar di Asia Tenggara
    • Aturan Baru Tarif Ojol Resmi Berlaku
    • Harga Cabai Melonjak Mendag Ungkap Biang Kerok
    • Geger Seruan Boikot Produk RI di Malaysia Mendag Tenang
    • Strategi Baru Danantara Ubah Wajah Industri
    • Investasi RI Tembus Rp 1010 Triliun
    Jumat, 9 Oktober 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Stok Beras Bulog Pecahkan Rekor Sejarah

      09-10-2026 - 11.35

      Suntikan Dana Jumbo untuk BPJS Kesehatan

      09-10-2026 - 11.20

      Terkuak: Dividen Danantara Tak Akan Perkuat APBN

      09-10-2026 - 08.35

      Tarif Ojol Kurir Resmi Diatur Dua Kementerian

      09-10-2026 - 08.06

      Seniman Indonesia Borong Gelar di Asia Tenggara

      09-10-2026 - 07.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Tarif Impor AS ke RI Lebih Rendah dari Negara ASEAN Lain? Ini Buktinya!

    Tarif Impor AS ke RI Lebih Rendah dari Negara ASEAN Lain? Ini Buktinya!

    Ekonomi 17-07-2025 - 05.062 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Tarif Impor AS ke RI Lebih Rendah dari Negara ASEAN Lain?  Ini Buktinya!

    EraNusantara – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi menetapkan tarif impor sebesar 19% untuk produk Indonesia. Namun, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso justru menilai angka tersebut sebagai kabar baik. Mengapa? Karena menurutnya, tarif tersebut merupakan yang terendah di antara negara-negara ASEAN lainnya. Pernyataan ini disampaikan Budi saat rapat dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta Pusat, Rabu (16/7/2025).

    "Berdasarkan data yang kami miliki, tarif impor AS untuk Indonesia sebesar 19% akan berlaku efektif 1 Agustus mendatang. Dan jika dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya, tarif ini adalah yang paling rendah," tegas Budi. Ia menambahkan bahwa hal ini justru menjadi peluang emas bagi Indonesia untuk menarik investasi asing, khususnya dari AS.

    Tarif Impor AS ke RI Lebih Rendah dari Negara ASEAN Lain?  Ini Buktinya!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Sebelumnya, persaingan antar negara ASEAN di pasar AS didasarkan pada tarif bea masuk MFN (Most Favored Nation) yang sama untuk semua anggota WTO. Namun, dengan tarif yang lebih rendah ini, Indonesia memiliki keunggulan kompetitif yang signifikan. "Kesempatan kita untuk memasuki pasar Amerika semakin besar. Dulu, kita bersaing dengan tarif MFN yang sama, kini dengan sistem resiprokal, tarifnya berbeda-beda, dan kita diuntungkan," jelas Budi.

    Pemerintah, lanjut Budi, telah menyiapkan berbagai strategi mitigasi untuk menghadapi kebijakan tarif ini. Salah satunya adalah mendorong investasi AS di Indonesia. "Kekhawatiran misalnya terkait minyak, akan diimbangi dengan investasi AS di sektor tersebut di Indonesia," imbuhnya.

    Menariknya, ekspor AS ke Indonesia justru dikenakan tarif 0%. Beberapa komoditas seperti gandum dan kedelai telah menikmati tarif nol persen. Budi melihat ini sebagai peluang untuk mendorong produksi dalam negeri. "Komoditas seperti gandum dan kedelai yang kita impor dari AS sudah 0%, dan kita memang membutuhkannya. Ini kesempatan untuk kita menggenjot industri dalam negeri," terangnya.

    Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, pada tahun 2024, terdapat 10 komoditas utama yang diimpor Indonesia dari AS, antara lain bahan bakar mineral, biji dan buah berminyak, mesin dan peralatan mekanis, bahan kimia organik, residu industri makanan, kendaraan udara, mesin dan perlengkapan elektrik, pulp dan kertas, instrumen optik, dan produk susu. Sebagai perbandingan, Vietnam dikenakan tarif 20%, Malaysia 25%, Thailand dan Kamboja 36%, sementara Myanmar dan Laos menghadapi tarif tertinggi, yaitu 40%.

    Dengan demikian, meskipun ada penerapan tarif impor, Indonesia tampaknya memiliki posisi yang cukup strategis dalam hubungan perdagangan dengan AS. Strategi mitigasi yang tepat dan pemanfaatan peluang yang ada menjadi kunci keberhasilan menghadapi tantangan ini.

    Editor: Rockdisc

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Stok Beras Bulog Pecahkan Rekor Sejarah

    Ekonomi 09-10-2026 - 11.35

    Suntikan Dana Jumbo untuk BPJS Kesehatan

    Ekonomi 09-10-2026 - 11.20

    Terkuak: Dividen Danantara Tak Akan Perkuat APBN

    Ekonomi 09-10-2026 - 08.35

    Tarif Ojol Kurir Resmi Diatur Dua Kementerian

    Ekonomi 09-10-2026 - 08.06

    Seniman Indonesia Borong Gelar di Asia Tenggara

    Ekonomi 09-10-2026 - 07.35

    Aturan Baru Tarif Ojol Resmi Berlaku

    Ekonomi 09-10-2026 - 07.20
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0629 Views

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0624 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0623 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.