Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Strategi Baru Kementan Dongkrak Hortikultura Bali

    06-10-2026 - 20.20

    Prabowo Gagas Puluhan Ribu Penjaga Hutan Baru

    06-10-2026 - 19.35

    Dana Rp 400 T Hutan Selamatkan Pendidikan Bangsa

    06-10-2026 - 19.06
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Strategi Baru Kementan Dongkrak Hortikultura Bali
    • Prabowo Gagas Puluhan Ribu Penjaga Hutan Baru
    • Dana Rp 400 T Hutan Selamatkan Pendidikan Bangsa
    • Triliunan Rupiah Kembali ke Kas Negara
    • Whoosh Tebar Diskon Besar Intip Cara Dapatnya
    • Gaji PNS Bakal Dibayar Lewat Koperasi
    • Elon Musk Mendadak Kaya Rp 1.163 T Sehari
    • Aturan Baru Outsourcing BUMN
    • Ambisi Besar Hilirisasi Indonesia
    • Ijazah Aman Perusahaan Dilarang Menahan
    Selasa, 6 Oktober 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Strategi Baru Kementan Dongkrak Hortikultura Bali

      06-10-2026 - 20.20

      Prabowo Gagas Puluhan Ribu Penjaga Hutan Baru

      06-10-2026 - 19.35

      Dana Rp 400 T Hutan Selamatkan Pendidikan Bangsa

      06-10-2026 - 19.06

      Triliunan Rupiah Kembali ke Kas Negara

      06-10-2026 - 16.35

      Whoosh Tebar Diskon Besar Intip Cara Dapatnya

      06-10-2026 - 16.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Ekspor Udang RI Terancam Lumpuh? Ribuan Kontainer Tertahan, Ada Apa Gerangan?

    Ekspor Udang RI Terancam Lumpuh? Ribuan Kontainer Tertahan, Ada Apa Gerangan?

    Ekonomi 11-11-2025 - 19.062 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Ekspor Udang RI Terancam Lumpuh? Ribuan Kontainer Tertahan, Ada Apa Gerangan?

    EraNusantara – Ribuan kontainer berisi udang ekspor asal Indonesia saat ini sedang mengalami antrean panjang untuk mendapatkan sertifikasi bebas Cesium-137 (Cs-137). Sertifikasi ini menjadi krusial sebagai syarat utama agar produk udang Indonesia dapat menembus pasar Amerika Serikat (AS).

    Kondisi ini diungkapkan oleh Ketua Asosiasi Pengusaha Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I), Saut P. Hutagalung, dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI. Saut menjelaskan bahwa sejak ditemukannya kasus paparan radioaktif pada produk udang Indonesia, belum ada satupun kontainer udang yang berhasil diekspor ke AS. Padahal, ekspor perdana udang bersertifikat bebas Cesium-137 telah dilakukan pada 31 Oktober 2025 lalu.

     Ekspor Udang RI Terancam Lumpuh? Ribuan Kontainer Tertahan, Ada Apa Gerangan?
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Saat ini ada sekitar 1.100 kontainer udang yang mengantre untuk proses sertifikasi. Kami mengapresiasi pemerintah atas kerja kerasnya sehingga dalam waktu singkat, industri bersama pemerintah mampu memenuhi persyaratan sertifikasi ini," ujar Saut di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (11/11/2025).

    Proses pemindaian setiap kotak udang dalam kontainer dilakukan satu per satu sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditetapkan oleh US Food and Drug Administration (US FDA). Saut menjelaskan bahwa satu kontainer membutuhkan waktu sekitar enam jam untuk dipindai secara menyeluruh.

    "US FDA mensyaratkan pemindaian setiap kotak udang secara individual. Dengan SOP US FDA, satu kontainer membutuhkan waktu enam jam, yang berarti hanya satu kontainer yang dapat diproses per hari. Bayangkan, Indonesia memiliki 17 ribu kontainer, dan saat ini ada 1.100 yang mengantre," jelasnya.

    Lebih lanjut, Saut mengungkapkan bahwa saat ini hanya ada satu laboratorium uji bebas Cesium-137 milik BRIN yang telah terverifikasi oleh US FDA. Sementara itu, tiga laboratorium swasta lainnya masih menunggu persetujuan dari US FDA.

    "Masalah utama saat ini adalah Indonesia hanya memiliki satu laboratorium uji Cesium, yaitu di BRIN. Sebenarnya ada tiga laboratorium lain yang mampu melakukan pengujian, tetapi US FDA belum menyetujuinya," terang Saut.

    Meskipun ketiga laboratorium tersebut telah memenuhi akreditasi ISO 17025, pelaku usaha enggan mengambil risiko dan memilih untuk menunggu persetujuan dari US FDA. AP5I berharap pertemuan virtual dengan US FDA yang dijadwalkan pada hari Kamis ini dapat membuahkan hasil positif terkait persetujuan ketiga laboratorium tersebut.

    Editor: Rockdisc

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Strategi Baru Kementan Dongkrak Hortikultura Bali

    Ekonomi 06-10-2026 - 20.20

    Prabowo Gagas Puluhan Ribu Penjaga Hutan Baru

    Ekonomi 06-10-2026 - 19.35

    Dana Rp 400 T Hutan Selamatkan Pendidikan Bangsa

    Ekonomi 06-10-2026 - 19.06

    Triliunan Rupiah Kembali ke Kas Negara

    Ekonomi 06-10-2026 - 16.35

    Whoosh Tebar Diskon Besar Intip Cara Dapatnya

    Ekonomi 06-10-2026 - 16.35

    Gaji PNS Bakal Dibayar Lewat Koperasi

    Ekonomi 06-10-2026 - 16.20
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0629 Views

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0624 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0623 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.