Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Ekspor UMKM Melesat Triliunan Rupiah

    07-10-2026 - 05.06

    Negara Amankan Rp 13 Triliun dan Jutaan Hektar Lahan

    07-10-2026 - 04.35

    Negara Selamatkan 52 Triliun Rupiah

    07-10-2026 - 04.20
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Ekspor UMKM Melesat Triliunan Rupiah
    • Negara Amankan Rp 13 Triliun dan Jutaan Hektar Lahan
    • Negara Selamatkan 52 Triliun Rupiah
    • Prabowo Buka Suara: Suap Mengintai Hingga Puncak Negara
    • Wajah Baru Blok M Sepuluh Kali Lebih Luas
    • Prabowo Ultimatum Koruptor Segera Bersih Diri
    • Rahasia Sukses Karier di Bidang Keuangan
    • Menguak Misteri Angka Bisnis Kunci Sukses Usaha
    • Masa Depan Industri Pinjol di Tangan AFPI
    • Solusi Dana Cepat Tanpa Bunga di Pegadaian
    Rabu, 7 Oktober 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Ekspor UMKM Melesat Triliunan Rupiah

      07-10-2026 - 05.06

      Negara Amankan Rp 13 Triliun dan Jutaan Hektar Lahan

      07-10-2026 - 04.35

      Negara Selamatkan 52 Triliun Rupiah

      07-10-2026 - 04.20

      Prabowo Buka Suara: Suap Mengintai Hingga Puncak Negara

      07-10-2026 - 02.35

      Wajah Baru Blok M Sepuluh Kali Lebih Luas

      07-10-2026 - 02.06
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Prabowo Ultimatum Koruptor Segera Bersih Diri

    Prabowo Ultimatum Koruptor Segera Bersih Diri

    Ekonomi 07-10-2026 - 01.353 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Prabowo Ultimatum Koruptor Segera Bersih Diri

    Eranusantara.co – Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan keras kepada seluruh jajaran lembaga negara, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), hingga berbagai pihak yang masih terlibat dalam praktik penyelewengan dan korupsi. Dalam sebuah pernyataan tegas, Presiden menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberikan toleransi bagi mereka yang enggan melakukan pembenahan internal atau "bersih-bersih" dari praktik ilegal.

    Pernyataan ini disampaikan Prabowo dalam acara penyerahan denda administratif serta penyelamatan keuangan negara dan penguasaan kembali kawasan hutan tahap VIII yang berlangsung di Kompleks Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, pada Selasa (6/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyampaikan apresiasi tinggi kepada lembaga-lembaga yang telah menunjukkan komitmen nyata dalam memberantas korupsi, sebagaimana yang telah dirintis oleh Satgas PKH.

    Prabowo Ultimatum Koruptor Segera Bersih Diri
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Namun, di balik apresiasi tersebut, terselip ancaman serius bagi mereka yang masih mencoba bermain di zona abu-abu. Prabowo menyatakan bahwa bagi pihak-pihak yang menutup mata terhadap kesalahan dan enggan melakukan reformasi diri, pemerintah hanya tinggal menunggu waktu untuk mengambil tindakan hukum yang tegas. "Yang tidak mau membersihkan diri, tunggu waktunya saja. Karena kita tidak akan berhenti dan tidak akan ragu-ragu," tegasnya dengan nada bicara yang lugas.

    Presiden juga memberikan jalan keluar bagi mereka yang merasa telah melakukan kesalahan atau penyimpangan. Ia menyarankan agar para pelaku segera mengakui perbuatannya dan mengembalikan aset atau dana negara yang telah diperoleh secara tidak sah. Menurut Prabowo, pengakuan jujur dan pengembalian kerugian negara dapat menjadi pertimbangan penting dalam proses hukum, terutama dalam meringankan hukuman.

    Ia mendorong para pelaku untuk berani mengambil peran sebagai justice collaborator. Dengan bersikap kooperatif, mengakui kekhilafan, dan membantu mengungkap jaringan korupsi yang lebih luas, para pelaku dapat menunjukkan itikad baik kepada negara. "Lebih baik saudara bersihkan diri, tertibkan diri, pengakuan dosa, cepat-cepat lapor. Jadi saudara bisa menjadi justice collaborator," ujar Prabowo.

    Lebih lanjut, Prabowo menjelaskan bahwa pengakuan dosa dan kerja sama ini akan menjadi poin penting dalam keputusan hakim sebagai faktor yang meringankan. Hal ini diharapkan dapat mendorong kembalinya aset-aset negara yang hilang ke kas negara secara lebih cepat. Jika mereka bersikap kooperatif, mereka juga tidak akan menjadi target pengejaran intensif dari 12 lembaga yang tergabung dalam Satgas PKH.

    Meski demikian, Presiden memberikan peringatan terakhir bagi mereka yang mencoba melakukan perlawanan secara terselubung. Ia menyoroti adanya potensi taktik "perlawanan diam-diam" atau sabotase dari dalam sistem yang berpura-pura patuh namun sebenarnya menghambat proses pembersihan. Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak akan bisa dikelabui oleh taktik semacam itu.

    "Kalau mau main-main taktik, perlawanan diam-diam, deep state, pura-pura patuh tapi menghalangi, ya, sabotase dari dalam, kita bukan bodoh. Saya menahan diri, saya memberi kesejukan. Tapi saya kira kita sudah dalam tahap tidak mau lagi terlalu banyak kompromi," pungkasnya. Melalui ultimatum ini, pemerintah mengirimkan sinyal kuat bahwa era kompromi terhadap praktik korupsi telah berakhir.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Ekspor UMKM Melesat Triliunan Rupiah

    Ekonomi 07-10-2026 - 05.06

    Negara Amankan Rp 13 Triliun dan Jutaan Hektar Lahan

    Ekonomi 07-10-2026 - 04.35

    Negara Selamatkan 52 Triliun Rupiah

    Ekonomi 07-10-2026 - 04.20

    Prabowo Buka Suara: Suap Mengintai Hingga Puncak Negara

    Ekonomi 07-10-2026 - 02.35

    Wajah Baru Blok M Sepuluh Kali Lebih Luas

    Ekonomi 07-10-2026 - 02.06

    Rahasia Sukses Karier di Bidang Keuangan

    Ekonomi 07-10-2026 - 01.20
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0629 Views

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0624 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0623 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.