EraNusantara – Sebuah gebrakan ambisius tengah digulirkan di sektor kesehatan milik negara. Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) secara serius mendorong PT Indonesia Healthcare Corporation (IHC) untuk melakoni sebuah transformasi fundamental, dengan visi membangun entitas layanan kesehatan berstandar global.
Dony Oskaria, Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), menegaskan bahwa metamorfosis ini bukan sekadar kosmetik. Ia mencakup penguatan manajemen, penyempurnaan proses bisnis, penataan tata kelola, peningkatan fasilitas, hingga pengembangan talenta berkelas dunia (world-class talent) yang mumpuni.

Secara komprehensif, transformasi IHC diarahkan untuk merangkul seluruh pilar bisnis dan spektrum layanan kesehatan. Ini meliputi peningkatan kualitas pelayanan, modernisasi fasilitas dan peralatan medis, serta penguatan kompetensi sumber daya manusia di setiap lini.
Langkah awal krusial dalam perjalanan ini adalah melalui Fundamental Business Review. Tinjauan mendalam ini bertujuan mengevaluasi model bisnis eksisting, kondisi pasar, serta kapabilitas internal IHC, yang kemudian akan menjadi fondasi penyusunan peta jalan transformasi. Pemerintah, melalui Dony, menaruh harapan besar agar IHC melakukan transformasi secara fundamental terhadap seluruh rumah sakit di bawah naungannya. "Saya ingatkan, transformasinya bukan transformasi setengah-setengah," tegas Dony dalam keterangan resminya, yang diterima eranusantara.co baru-baru ini.
Kualitas layanan, tanpa kompromi, menjadi salah satu poros utama transformasi IHC. Rumah sakit di bawah payung IHC diamanatkan untuk menghadirkan pelayanan prima, fasilitas modern, peralatan medis terkini, hingga pengalaman pasien yang setara dengan standar terbaik di kancah global. "Yang kita harapkan itu ada kualitas layanannya meningkat, layanannya bagus, equipment-nya yang terbaik," imbuh Dony.
Sebagai manifestasi konkret dari visi ini, Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) telah ditunjuk untuk menjadi rumah sakit prototipe sekaligus ikon transformasi IHC. RSPP diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas kesehatan, melainkan sebuah ‘landmark’ yang merepresentasikan standar baru dalam kualitas fasilitas, kecanggihan peralatan medis, keunggulan pelayanan, dan pengalaman pasien yang tak tertandingi.
"Kita akan mulai mentransformasi dari Rumah Sakit Pertamina, yang akan menjadi ikonnya kita," pungkas Dony. Dengan transformasi yang terintegrasi, penguatan tata kelola yang transparan, peningkatan kualitas layanan dan fasilitas yang berkelanjutan, serta dukungan talenta kelas dunia, IHC diproyeksikan menjadi perusahaan kesehatan yang semakin kompetitif dan mampu bersaing di panggung global, berdampingan dengan institusi kesehatan terkemuka dunia.
Editor: Rockdisc