Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Terungkap! Bapanas Bantah Kelangkaan Beras Premium, Namun Akui Kenaikan Harga. Siapa Sebenarnya yang ‘Menanggung Beban’ di Balik Gejolak Pasar Ini?

    26-07-2026 - 05.06

    Terkuak! Gerak Hijau 2026: Bukan Sekadar Jalan Santai, Ini Strategi Jitu Pemerintah dan ANTAM Mengubah Lingkungan Jadi Investasi Berkelanjutan di Jantung Jakarta!

    26-07-2026 - 02.06

    25-07-2026 - 22.06
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Terungkap! Bapanas Bantah Kelangkaan Beras Premium, Namun Akui Kenaikan Harga. Siapa Sebenarnya yang ‘Menanggung Beban’ di Balik Gejolak Pasar Ini?
    • Terkuak! Gerak Hijau 2026: Bukan Sekadar Jalan Santai, Ini Strategi Jitu Pemerintah dan ANTAM Mengubah Lingkungan Jadi Investasi Berkelanjutan di Jantung Jakarta!
    • Terungkap! Cara Cerdas Bawa Pulang Smart TV 43 Inci dengan Diskon Jutaan Rupiah di Transmart Full Day Sale!
    • TERBARU! Tarif Pendaftaran Merek UMKM Tetap Bersahabat, Hak Cipta Lagu Kini GRATIS Total! Tapi, Siapkan Dana Fantastis Jika Ingin Jadi WNI: Begini Rincian Lengkap Aturan Pemerintah!
    • Jutaan Ton Beras Petani Diserap! Bulog Nyaris Penuhi Target Nasional, Apa Artinya Bagi Ketahanan Pangan Indonesia 2026?
    • Bukan Sekadar Whoosh! Terungkap, 5 Otak Teknologi KAI yang Menggerakkan Jutaan Penumpang dan Miliaran Rupiah Perekonomian Nasional: Apa Saja Rahasianya?
    • JANGAN KAGET! Rp 37 Triliun Siap Ubah Wajah Ekonomi Indonesia: KEK Batang Digadang Jadi ‘Shenzhen’ Baru Berkat Kolaborasi RI-China!
    • TERKUAK! Menteri PU Dody Hanggodo Bongkar ‘Superhoax’ Kematian ASN Akibat Cuti Ditolak: Ada Drama Dokumen Palsu & Reformasi Internal di Balik Isu Viral!
    • Menggemparkan! Bukan Cuma Gaji, Ini Rahasia BCA, KAI, dan GoTo Jadi Magnet Karyawan Terbaik RI 2026 – Siapa Sangka Mereka Puncaki Daftar Idaman?
    Minggu, 26 Juli 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Terungkap! Bapanas Bantah Kelangkaan Beras Premium, Namun Akui Kenaikan Harga. Siapa Sebenarnya yang ‘Menanggung Beban’ di Balik Gejolak Pasar Ini?

      26-07-2026 - 05.06

      Terkuak! Gerak Hijau 2026: Bukan Sekadar Jalan Santai, Ini Strategi Jitu Pemerintah dan ANTAM Mengubah Lingkungan Jadi Investasi Berkelanjutan di Jantung Jakarta!

      26-07-2026 - 02.06

      25-07-2026 - 22.06

      Terungkap! Cara Cerdas Bawa Pulang Smart TV 43 Inci dengan Diskon Jutaan Rupiah di Transmart Full Day Sale!

      25-07-2026 - 19.06

      TERBARU! Tarif Pendaftaran Merek UMKM Tetap Bersahabat, Hak Cipta Lagu Kini GRATIS Total! Tapi, Siapkan Dana Fantastis Jika Ingin Jadi WNI: Begini Rincian Lengkap Aturan Pemerintah!

      25-07-2026 - 16.06
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Masa Depan Kerja di Ujung Tanduk? Menaker RI Bongkar Solusi Tak Terduga Hadapi Gempuran AI!

    Masa Depan Kerja di Ujung Tanduk? Menaker RI Bongkar Solusi Tak Terduga Hadapi Gempuran AI!

    Ekonomi 10-06-2026 - 19.063 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Masa Depan Kerja di Ujung Tanduk? Menaker RI Bongkar Solusi Tak Terduga Hadapi Gempuran AI!

    EraNusantara – Jakarta – Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan ancaman kecerdasan buatan (AI) yang semakin nyata, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli melontarkan ajakan krusial kepada negara-negara anggota Asia Pacific Group (ASPAG). Ia menyerukan penguatan kerja sama lintas negara dalam pelatihan dan pengembangan keterampilan masa depan, sebagai langkah antisipasi terhadap perubahan fundamental di dunia kerja.

    Pernyataan penting ini disampaikan Menaker Yassierli dalam Asia Pacific Group Ministerial Meeting, bagian dari rangkaian Konferensi Perburuhan Internasional (ILC) ke-114 yang berlangsung di Jenewa, Swiss. Menaker menegaskan bahwa Indonesia sangat meyakini urgensi kolaborasi antarnegara dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan yang kian kompleks. "Tantangan ketenagakerjaan tidak bisa dihadapi sendiri. Kekuatan kita ada pada kemauan untuk saling berbagi praktik baik dan saling belajar," ujar Yassierli, seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima eranusantara.co baru-baru ini.

    Masa Depan Kerja di Ujung Tanduk? Menaker RI Bongkar Solusi Tak Terduga Hadapi Gempuran AI!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Kawasan Asia Pasifik memang dihadapkan pada spektrum tantangan ketenagakerjaan yang semakin rumit. Isu-isu seperti tingkat pengangguran yang masih tinggi, maraknya sektor pekerjaan informal, serta ancaman serius pergeseran dan hilangnya pekerjaan akibat disrupsi teknologi dan AI, menjadi pekerjaan rumah besar. Belum lagi, kebutuhan mendesak akan kebijakan ketenagakerjaan yang inklusif agar tidak ada satu pun kelompok masyarakat yang tertinggal dalam pusaran perubahan ini.

    Oleh karena itu, kerja sama lintas batas menjadi esensial. Melalui kolaborasi ini, setiap negara dapat saling bertukar pengalaman berharga, merumuskan kebijakan yang adaptif, dan mengadopsi praktik-praktik terbaik dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang relevan dengan tuntutan industri masa depan. Lebih dari itu, kerja sama ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa para pekerja tetap mendapatkan perlindungan yang layak di tengah dinamika pasar kerja.

    Yassierli lebih lanjut memaparkan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia telah menempatkan pengembangan keterampilan sebagai salah satu prioritas utama. Ini adalah respons strategis untuk menjembatani kesenjangan antara kompetensi para pencari kerja dan kebutuhan industri yang terus berevolusi. Salah satu inisiatif konkret adalah Program Pemagangan Nasional yang dirancang khusus bagi lulusan perguruan tinggi. Program ini menawarkan pengalaman kerja terstruktur selama enam bulan di lingkungan industri, dilengkapi dengan dukungan uang saku dari pemerintah yang setara dengan upah minimum. Untuk tahun ini, program ambisius ini menargetkan partisipasi hingga 150.000 peserta.

    Selain itu, pemerintah juga menggulirkan Program Pelatihan Vokasi Nasional yang menyasar lulusan sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat, dengan target menjangkau 300.000 peserta. Menaker Yassierli menekankan bahwa kedua program ini dirancang dengan prinsip inklusivitas yang kuat. Kesempatan untuk meningkatkan keterampilan dibuka secara setara bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk perempuan, penyandang disabilitas, serta warga yang berasal dari wilayah terpencil dan perbatasan, memastikan tidak ada yang tertinggal.

    Bagi masyarakat luas, urgensi pengembangan keterampilan masa depan dan kerja sama internasional ini sangat terasa. Perubahan lanskap dunia kerja bukan lagi sekadar prediksi, melainkan realitas yang sudah di depan mata. Para pencari kerja membutuhkan pelatihan yang relevan dengan tuntutan industri, lulusan baru memerlukan pengalaman kerja yang terstruktur, pekerja eksisting butuh terus mengasah keterampilan baru agar tetap relevan, dan kelompok rentan memerlukan akses yang lebih adil dan setara untuk dapat bersaing di pasar kerja.

    Editor: Rockdisc

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Terungkap! Bapanas Bantah Kelangkaan Beras Premium, Namun Akui Kenaikan Harga. Siapa Sebenarnya yang ‘Menanggung Beban’ di Balik Gejolak Pasar Ini?

    Ekonomi 26-07-2026 - 05.06

    Terkuak! Gerak Hijau 2026: Bukan Sekadar Jalan Santai, Ini Strategi Jitu Pemerintah dan ANTAM Mengubah Lingkungan Jadi Investasi Berkelanjutan di Jantung Jakarta!

    Ekonomi 26-07-2026 - 02.06

    Ekonomi 25-07-2026 - 22.06

    Terungkap! Cara Cerdas Bawa Pulang Smart TV 43 Inci dengan Diskon Jutaan Rupiah di Transmart Full Day Sale!

    Ekonomi 25-07-2026 - 19.06

    TERBARU! Tarif Pendaftaran Merek UMKM Tetap Bersahabat, Hak Cipta Lagu Kini GRATIS Total! Tapi, Siapkan Dana Fantastis Jika Ingin Jadi WNI: Begini Rincian Lengkap Aturan Pemerintah!

    Ekonomi 25-07-2026 - 16.06

    Jutaan Ton Beras Petani Diserap! Bulog Nyaris Penuhi Target Nasional, Apa Artinya Bagi Ketahanan Pangan Indonesia 2026?

    Ekonomi 25-07-2026 - 12.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Rahasia di Balik Kebijakan Keuangan Baru: Purbaya vs. Sri Mulyani, Siapa yang Lebih Tepat?

    16-09-2025 - 19.0616 Views

    UU Konsumen Ancam Tutup UMKM? Sanksi 5 Tahun Penjara & Denda Miliar Bikin Geger!

    05-06-2025 - 19.0611 Views

    Rekor! Ekspor Ikan RI Tembus Triliunan Rupiah Saat Lebaran, Rahasianya?

    08-04-2025 - 11.4411 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.