Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Ancaman Wamentan Baru Untuk Mafia Pertanian

    05-10-2026 - 16.35

    Saleh Mustafa Resmi Jadi Wamentan

    05-10-2026 - 16.35

    Makan Gratis Ala Jepang Mulai Diuji Coba

    05-10-2026 - 16.20
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Ancaman Wamentan Baru Untuk Mafia Pertanian
    • Saleh Mustafa Resmi Jadi Wamentan
    • Makan Gratis Ala Jepang Mulai Diuji Coba
    • BGN Bongkar Untung Dapur MBG Tak Gede
    • Nasib Perajin Tahu Terhimpit Harga Kedelai
    • Prabowo Bongkar Ancaman RI Bukan Sekadar Perang
    • Harga Ayam Melambung Bapanas Turun Tangan Atasi
    • Skandal Kekerasan ABK di Laut
    • Iran Tutup Selat Hormuz Hingga AS Patuhi Syarat
    • Misi Hijaukan Kembali Lahan Cikembang
    Senin, 5 Oktober 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Ancaman Wamentan Baru Untuk Mafia Pertanian

      05-10-2026 - 16.35

      Saleh Mustafa Resmi Jadi Wamentan

      05-10-2026 - 16.35

      Makan Gratis Ala Jepang Mulai Diuji Coba

      05-10-2026 - 16.20

      BGN Bongkar Untung Dapur MBG Tak Gede

      05-10-2026 - 16.06

      Nasib Perajin Tahu Terhimpit Harga Kedelai

      05-10-2026 - 13.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Makan Gratis Ala Jepang Mulai Diuji Coba

    Makan Gratis Ala Jepang Mulai Diuji Coba

    Ekonomi 05-10-2026 - 16.203 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Makan Gratis Ala Jepang Mulai Diuji Coba

    Eranusantara.co – Badan Gizi Nasional (BGN) tengah melakukan terobosan baru dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Alih-alih menggunakan sistem nasi kotak konvensional, pemerintah kini mulai menguji coba skema penyajian secara prasmanan langsung di dalam ruang kelas. Langkah inovatif ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi sekaligus memberikan pengalaman edukasi bagi para siswa.

    Uji coba atau pilot project ini telah resmi dimulai pada Senin (5/10/2026). Setidaknya, terdapat 60 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terlibat dalam proyek percontohan ini. Sebaran lokasi uji coba mencakup wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, hingga mencapai wilayah timur Indonesia, yakni Jayapura.

    Makan Gratis Ala Jepang Mulai Diuji Coba
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Kepala BGN, Sudaryono, menjelaskan bahwa perubahan skema dari nasi kotak menjadi prasmanan ini bukan tanpa alasan. Fokus utamanya adalah menjaga kualitas makanan agar tetap segar dan hangat saat dikonsumsi oleh siswa. Dengan sistem prasmanan, risiko makanan mengalami kerusakan atau basi akibat jeda waktu distribusi yang terlalu lama dapat diminimalisir secara signifikan.

    "Kami melakukan piloting di lebih dari 60 dapur untuk sistem prasmanan di kelas. Makanan dibawa dalam kondisi hangat ke kelas dan disajikan di sana. Harapannya, makanan terasa lebih enak karena masih hangat dan jauh lebih segar, sehingga mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat makanan yang rusak," ujar Sudaryono saat ditemui di Kantor Kementerian Pertanian.

    Selain aspek keamanan pangan, Sudaryono menekankan bahwa metode ini mengadopsi budaya disiplin dan kemandirian yang diterapkan di Jepang. Dalam sistem ini, siswa tidak hanya menjadi penerima pasif, tetapi juga dilibatkan dalam proses penyajian. Siswa akan dibagi ke dalam kelompok piket yang terdiri dari 5 hingga 6 orang untuk bertugas melayani teman-teman sekelasnya.

    Untuk menjaga higienitas, para siswa yang bertugas piket akan dibekali dengan perlengkapan seperti celemek dan sarung tangan. Hal ini diharapkan dapat menanamkan nilai tanggung jawab, kerja sama, dan tata krama makan sejak dini. "Ini ada fungsi edukasinya. Siswa dilatih melalui sistem piket, mirip seperti yang diterapkan di Jepang," tambahnya.

    Meskipun disajikan secara prasmanan di kelas, proses memasak tetap dilakukan secara terpusat di dapur SPPG. Untuk sekolah dengan jumlah siswa yang sangat besar, seperti di lingkungan pesantren, dapur bisa saja dibangun di dalam area sekolah agar distribusi lebih efisien. Sudaryono merujuk pada model central kitchen yang sukses diterapkan di berbagai negara maju melalui kerja sama dengan lembaga seperti JICA dari Jepang.

    Berdasarkan laporan awal, hasil uji coba ini menunjukkan tren yang sangat positif. Sudaryono mengungkapkan bahwa tingkat konsumsi makanan oleh siswa meningkat dan jumlah sisa makanan (food waste) justru menurun. Hal ini dikarenakan makanan yang disajikan lebih segar dan siswa memiliki kesempatan untuk menambah porsi jika masih merasa lapar.

    "Sejauh ini laporan yang saya terima menunjukkan tingkat kehabisan makanannya bagus. Karena lebih segar, siswa lebih lahap, dan sisa makanan (waste) lebih sedikit karena sistem prasmanan ini," pungkasnya. Meski belum dipastikan apakah skema ini akan menggantikan sistem lama secara nasional, BGN berkomitmen untuk terus memperluas cakupan uji coba ini ke berbagai wilayah lainnya.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Ancaman Wamentan Baru Untuk Mafia Pertanian

    Ekonomi 05-10-2026 - 16.35

    Saleh Mustafa Resmi Jadi Wamentan

    Ekonomi 05-10-2026 - 16.35

    BGN Bongkar Untung Dapur MBG Tak Gede

    Ekonomi 05-10-2026 - 16.06

    Nasib Perajin Tahu Terhimpit Harga Kedelai

    Ekonomi 05-10-2026 - 13.35

    Prabowo Bongkar Ancaman RI Bukan Sekadar Perang

    Ekonomi 05-10-2026 - 12.35

    Harga Ayam Melambung Bapanas Turun Tangan Atasi

    Ekonomi 05-10-2026 - 12.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0629 Views

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0624 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0623 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.