Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Transmart Gebyar Diskon Elektronik Jutaan Rupiah

    26-09-2026 - 19.35

    Ekonomi 8 Persen: Manufaktur Kunci Atau Mimpi?

    26-09-2026 - 19.06

    Harga Emas Antam Terjun Bebas Investor Waspada

    26-09-2026 - 16.35
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Transmart Gebyar Diskon Elektronik Jutaan Rupiah
    • Ekonomi 8 Persen: Manufaktur Kunci Atau Mimpi?
    • Harga Emas Antam Terjun Bebas Investor Waspada
    • Polemik Aturan PIP di Maybank Akhirnya Terjawab
    • Starbucks Tutup Ratusan Gerai di Amerika
    • Jalan Terjal Zero ODOL Pengusaha Minta Ini
    • Gelombang PHK Masif Mengancam Pekerja
    • Mengenal Transfer Pricing dan Cara Belajarnya
    • Pucuk Pimpinan KNKT Berganti Tantangan Besar Menanti
    • Brevet A B Saja Tak Cukup Ini Level Berikutnya
    Sabtu, 26 September 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Transmart Gebyar Diskon Elektronik Jutaan Rupiah

      26-09-2026 - 19.35

      Ekonomi 8 Persen: Manufaktur Kunci Atau Mimpi?

      26-09-2026 - 19.06

      Harga Emas Antam Terjun Bebas Investor Waspada

      26-09-2026 - 16.35

      Polemik Aturan PIP di Maybank Akhirnya Terjawab

      26-09-2026 - 16.35

      Starbucks Tutup Ratusan Gerai di Amerika

      26-09-2026 - 16.20
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Indonesia di Persimpangan Krisis? Perang AS-Israel vs Iran Ungkap Kerentanan Ekonomi, Capital Outflow Terparah 20 Tahun, dan 4 Ancaman Global yang Mengintai!

    Indonesia di Persimpangan Krisis? Perang AS-Israel vs Iran Ungkap Kerentanan Ekonomi, Capital Outflow Terparah 20 Tahun, dan 4 Ancaman Global yang Mengintai!

    Ekonomi 08-04-2026 - 05.062 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Indonesia di Persimpangan Krisis? Perang AS-Israel vs Iran Ungkap Kerentanan Ekonomi, Capital Outflow Terparah 20 Tahun, dan 4 Ancaman Global yang Mengintai!

    EraNusantara – Kondisi ekonomi Indonesia sedang diuji berat oleh gejolak geopolitik global, terutama konflik yang memanas di Timur Tengah antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran. Situasi ini bukan hanya sekadar riak kecil, melainkan gelombang besar yang menghantam fondasi ekonomi nasional dari berbagai sisi. Para pakar menyoroti setidaknya empat guncangan utama yang kini menekan ketahanan ekonomi Tanah Air.

    Salah satu tekanan paling terasa datang dari lonjakan harga minyak dunia. Ekonom Ariyo DP Irhamna, dalam Forum Guru Besar dan Doktor Insan Cita pada Selasa (7/4/2026), menjelaskan bahwa eskalasi di Timur Tengah diperkirakan telah mendorong kenaikan harga minyak sebesar US$10 per barel. Bagi Indonesia, sebagai negara importir minyak, kenaikan ini langsung membebani defisit transaksi berjalan (CAD) hingga US$3-4 miliar, yang berdampak signifikan pada neraca pembayaran. Ini semakin kompleks mengingat pemerintah memilih untuk tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri.

    Indonesia di Persimpangan Krisis? Perang AS-Israel vs Iran Ungkap Kerentanan Ekonomi, Capital Outflow Terparah 20 Tahun, dan 4 Ancaman Global yang Mengintai!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Guncangan kedua adalah ketidakpastian kebijakan tarif Amerika Serikat terhadap produk-produk Indonesia. Ariyo menyebutkan bahwa tarif yang semula 32% sempat turun menjadi 19%, namun kini mekanismenya belum jelas, menciptakan ketidakpastian bagi eksportir. Ketiga, pasar domestik masih dibanjiri produk-produk dari Tiongkok, mulai dari baja, elektronik, hingga tekstil, meskipun pemerintah telah berupaya menahan arus impor tersebut.

    Ancaman keempat yang tak kalah serius adalah "decoupling technology" antara Tiongkok dan AS. Indonesia terjepit di tengah tarik-menarik dua raksasa ekonomi ini. Data menunjukkan bahwa 34% impor mesin Indonesia berasal dari Tiongkok, dan total 25% impor kita datang dari negara tersebut. Di sisi lain, ekspor Indonesia ke AS mencapai sekitar US$12-13 miliar, menempatkan Indonesia pada posisi yang dilematis.

    Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Halim Alamsyah, menambahkan perspektif dari sektor perdagangan dan keuangan. Menurut Halim, Indonesia saat ini menghadapi "capital outflow" atau pelarian modal yang cukup serius. "Capital outflow Indonesia saat ini merupakan yang terburuk dalam 20 tahun terakhir," ungkapnya. Fenomena ini, menurut Halim, telah terjadi secara bertahap, di mana dana domestik maupun asing keluar dari Indonesia dan belum kembali. Konflik Iran versus AS-Israel, lanjutnya, hanya memperparah risiko keuangan yang sudah ada.

    Halim juga menyoroti pertumbuhan ekonomi Indonesia yang cenderung stagnan di kisaran 5% selama 15 tahun terakhir. Kondisi ini, kata Halim, menimbulkan pertanyaan tentang kredibilitas angka pertumbuhan itu sendiri. "Jarang sekali suatu negara yang pertumbuhan ekonominya stagnan bisa rata di 5% per tahun. Hal itu menimbulkan keraguan kredibilitas dari angka pertumbuhan seperti itu," tegasnya, sebagaimana dikutip eranusantara.co.

    Editor: Rockdisc

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Transmart Gebyar Diskon Elektronik Jutaan Rupiah

    Ekonomi 26-09-2026 - 19.35

    Ekonomi 8 Persen: Manufaktur Kunci Atau Mimpi?

    Ekonomi 26-09-2026 - 19.06

    Harga Emas Antam Terjun Bebas Investor Waspada

    Ekonomi 26-09-2026 - 16.35

    Polemik Aturan PIP di Maybank Akhirnya Terjawab

    Ekonomi 26-09-2026 - 16.35

    Starbucks Tutup Ratusan Gerai di Amerika

    Ekonomi 26-09-2026 - 16.20

    Jalan Terjal Zero ODOL Pengusaha Minta Ini

    Ekonomi 26-09-2026 - 16.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0626 Views

    Mengejutkan! Daya Saing Indonesia Terjun Bebas di Kancah Global: Apakah Sinyal Bahaya Bagi Investasi dan Masa Depan Ekonomi?

    24-06-2026 - 22.0622 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0622 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.