EraNusantara – Kereta Cepat Whoosh kembali menjadi sorotan utama dalam dinamika mobilitas masyarakat Indonesia, khususnya menjelang libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Lonjakan penumpang yang luar biasa tercatat, menjadi indikator kuat tingginya minat publik terhadap moda transportasi modern ini. Hingga keberangkatan terakhir pada Selasa (26/5) pukul 22.25 WIB, sebanyak 22 ribu tiket Whoosh dilaporkan ludes terjual, menandai kenaikan impresif sebesar 25% dibandingkan hari-hari biasa.
Peningkatan volume penumpang ini paling kentara terlihat pada rute keberangkatan dari Stasiun Halim menuju Bandung. Untuk mengantisipasi dan mengakomodasi tingginya animo serta mobilitas masyarakat selama periode long weekend ini, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengambil langkah cepat dengan mengoperasikan hingga 68 perjalanan Whoosh per hari. Angka ini merupakan penambahan enam perjalanan dari jadwal operasional normal.

Direktur Utama KCIC, Dwiyana Slamet Riyadi, menjelaskan bahwa penambahan perjalanan ini merupakan bagian dari strategi optimalisasi layanan untuk memberikan lebih banyak pilihan jadwal bagi masyarakat. "Untuk menyambut periode long weekend Idul Adha, KCIC mengoperasikan 6 perjalanan tambahan sehingga total perjalanan Whoosh meningkat dari 62 menjadi 68 perjalanan per hari," ungkap Dwiyana dalam keterangan tertulis yang diterima eranusantara.co pada Rabu (27/5/2026). Ia menambahkan, penambahan jadwal ini juga mencakup opsi keberangkatan hingga malam hari, memberikan fleksibilitas lebih bagi para penumpang.
Rincian perjalanan tambahan tersebut meliputi 3 keberangkatan ekstra untuk relasi Halim-Tegalluar Summarecon dan 3 keberangkatan tambahan untuk relasi Tegalluar Summarecon-Halim. Bahkan, pada hari Rabu (27/5) sendiri, volume penumpang Whoosh masih menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Kepadatan penumpang terpantau pada sejumlah jadwal keberangkatan dari Stasiun Halim menuju Bandung.
Berdasarkan data tiket yang telah terjual, tingkat okupansi untuk perjalanan siang hingga malam hari pada hari Rabu (27/5) telah mencapai sekitar 50%. KCIC memproyeksikan bahwa total volume penumpang Whoosh pada hari tersebut dapat melampaui angka 20 ribu orang, menegaskan popularitas dan efisiensi kereta cepat ini sebagai pilihan utama masyarakat untuk bepergian.
Kemudahan aksesibilitas menjadi salah satu faktor pendorong kesuksesan Whoosh. Pemesanan tiket dapat dilakukan melalui berbagai kanal resmi KCIC, termasuk aplikasi Whoosh, situs web ticket.kcic.co.id, loket dan Ticket Vending Machine di stasiun. Selain itu, KCIC juga menggandeng berbagai aplikasi mitra terkemuka seperti Access by KAI, Livin’ by Mandiri, BRImo, Wondr by BNI, Tiket.com, Traveloka, dan Trip.com, memperluas jangkauan layanan pemesanan tiket.
Sebagai daya tarik tambahan selama periode long weekend, masyarakat yang berencana bepergian dalam rombongan juga dapat memanfaatkan promo diskon tiket. Diskon mulai dari 10% ini bisa didapatkan dengan melakukan pemesanan melalui WhatsApp Contact Center KCIC di nomor 08118888111. Strategi ini diharapkan dapat semakin mendorong minat masyarakat untuk menggunakan Whoosh sekaligus memberikan nilai tambah bagi perjalanan kelompok. Lonjakan penumpang Whoosh ini tidak hanya mencerminkan keberhasilan operasional, tetapi juga menjadi cerminan positif geliat ekonomi dan pariwisata domestik.
Editor: Rockdisc