Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan

    12-10-2026 - 08.35

    Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat

    12-10-2026 - 08.06

    Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi

    12-10-2026 - 07.35
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan
    • Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat
    • Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi
    • Strategi Pemerintah Tutup Lubang Defisit APBN
    • Di Balik Pesta Diskon Amazon Gelombang PHK Menghantui
    • SeaBank Bawa Angin Segar Ekonomi Biru Pulau Pari
    • Misteri Defisit APBN Capai Rp 319 Triliun
    • Strategi Baru Suahasil Kelola Kemenkeu
    • Mentan Siapkan Solusi Abadi Peternakan Nasional
    • Lombok Berdenyut Sambut Pesta Balap Dunia 2026
    Selasa, 27 Oktober 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan

      12-10-2026 - 08.35

      Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat

      12-10-2026 - 08.06

      Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi

      12-10-2026 - 07.35

      Strategi Pemerintah Tutup Lubang Defisit APBN

      12-10-2026 - 07.20

      Di Balik Pesta Diskon Amazon Gelombang PHK Menghantui

      12-10-2026 - 05.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Geger! Rp 1,33 Triliun Kucuran Dana Kementan Siap ‘Sulap’ Papua Selatan Jadi Raksasa Pangan Indonesia Timur: Petani Lokal Panen Berkah Teknologi Canggih dan Pendapatan Meroket?

    Geger! Rp 1,33 Triliun Kucuran Dana Kementan Siap ‘Sulap’ Papua Selatan Jadi Raksasa Pangan Indonesia Timur: Petani Lokal Panen Berkah Teknologi Canggih dan Pendapatan Meroket?

    Ekonomi 05-07-2026 - 22.063 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Geger! Rp 1,33 Triliun Kucuran Dana Kementan Siap 'Sulap' Papua Selatan Jadi Raksasa Pangan Indonesia Timur: Petani Lokal Panen Berkah Teknologi Canggih dan Pendapatan Meroket?

    EraNusantara – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dengan mengucurkan bantuan sektor pertanian senilai Rp 1,33 triliun bagi Provinsi Papua Selatan. Investasi masif ini merupakan langkah strategis untuk mentransformasi kawasan tersebut menjadi lumbung pangan utama di Indonesia timur, didukung program percepatan modernisasi pertanian seperti Cetak Sawah Rakyat (CSR) dan Optimalisasi Lahan (Oplah).

    Anggaran jumbo tersebut, menurut keterangan Amran pada Minggu (5/7/2026), dialokasikan secara komprehensif untuk masyarakat Papua Selatan. Penyerahan simbolis bantuan dilakukan Amran saat menghadiri Gerakan Tanam di lahan Optimalisasi Lahan (Oplah) dan Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Kampung Waninggap Kai, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, pada Sabtu (4/7/2026). "Total bantuan untuk Papua Selatan tahun 2026 mencapai Rp 1,33 triliun. Semua bantuan ini untuk masyarakat, untuk meningkatkan produksi sekaligus kesejahteraan petani," ujar Amran, sebagaimana dikutip eranusantara.co.

    Geger! Rp 1,33 Triliun Kucuran Dana Kementan Siap 'Sulap' Papua Selatan Jadi Raksasa Pangan Indonesia Timur: Petani Lokal Panen Berkah Teknologi Canggih dan Pendapatan Meroket?
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Melalui alokasi dana tersebut, Kementerian Pertanian merancang berbagai bantuan strategis yang meliputi pembangunan infrastruktur lahan dan irigasi pertanian, penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan) modern, benih unggul, pupuk, pestisida, serta pengembangan sektor tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan peternakan. Seluruh inisiatif ini bertujuan untuk mendongkrak produktivitas, memperkuat ketahanan pangan, dan secara signifikan mendorong peningkatan kesejahteraan para petani di Papua Selatan.

    Amran menjelaskan, visi pembangunan pertanian di Papua Selatan tidak sekadar mengejar perluasan lahan tanam, melainkan juga transformasi fundamental menuju praktik pertanian modern yang lebih produktif, efisien, dan kompetitif. Ia secara khusus menyatakan kebanggaannya melihat metamorfosis pertanian di Merauke, yang kini telah mengadopsi teknologi mutakhir dan dioperasikan langsung oleh generasi muda Papua.

    "Penggunaan drone pertanian, rice transplanter, combine harvester, hingga mekanisasi budidaya lainnya menunjukkan bahwa pertanian Merauke telah berkembang sejajar dengan negara-negara maju," papar Amran. Ia menambahkan, "Kami bangga karena operatornya adalah putra daerah dari Semangga dan Kurik. Inilah yang kita inginkan, transfer teknologi kepada putra-putri terbaik Papua. Teknologi yang digunakan di Merauke saat ini sejajar dengan yang digunakan di Jepang, Amerika, dan negara maju lainnya."

    Penerapan teknologi modern ini, lanjut Amran, juga berhasil mendongkrak indeks pertanaman (IP) di Merauke hingga mencapai dua kali tanam dalam setahun, melampaui rata-rata nasional yang masih berkisar 1,6 hingga 1,7 kali tanam. "Di Merauke IP sudah mencapai 2. Artinya, petani bisa menanam dua kali dalam setahun. Produktivitas juga meningkat. Dulu hasil panen sekitar tiga ton per hektare, sekarang sudah ada yang mencapai empat, lima, enam bahkan tujuh ton per hektare," jelasnya.

    Peningkatan produktivitas tersebut secara langsung berimbas pada lonjakan pendapatan petani. Berdasarkan laporan pemerintah daerah, pendapatan petani di beberapa wilayah bahkan mencatat peningkatan fenomenal hingga sekitar 300 persen. "Ini luar biasa untuk masyarakat kita. Semua peralatan yang diberikan pemerintah adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua," tegas Amran.

    Amran menegaskan, kunci keberhasilan pembangunan pertanian di Papua Selatan adalah hasil kolaborasi erat dari seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, penyuluh pertanian, hingga para petani itu sendiri. "Kita ini kolaborasi, kita saling membesarkan. Tidak ada orang berhasil karena saling menjatuhkan. Orang berhasil adalah mereka yang mau bergandengan tangan dan tumbuh bersama," imbuhnya.

    Pemerintah Provinsi Papua Selatan menyampaikan apresiasi tinggi atas perhatian besar pemerintah pusat terhadap pengembangan sektor pertanian di wilayahnya. Data pemerintah daerah menunjukkan bahwa dari sekitar 84 ribu hektare program Cetak Sawah Rakyat di Tanah Papua, 48 ribu hektare di antaranya berlokasi di Kabupaten Merauke. Demikian pula, dari total 54 ribu hektare program Optimalisasi Lahan, sekitar 53 ribu hektare berada di Merauke. Dengan potensi lahan pertanian yang mencapai sekitar 1,2 juta hektare, Merauke memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pusat produksi pangan nasional, sekaligus motor penggerak penguatan Papua Selatan sebagai lumbung pangan strategis di Indonesia timur.

    Editor: Rockdisc

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Asap Karhutla Lumpuhkan Langit Ribuan Penerbangan

    Ekonomi 12-10-2026 - 08.35

    Ojol Bakal Diakui Angkutan Umum Aturan Ketat

    Ekonomi 12-10-2026 - 08.06

    Waspada Modus Tipu Dapur Makan Bergizi

    Ekonomi 12-10-2026 - 07.35

    Strategi Pemerintah Tutup Lubang Defisit APBN

    Ekonomi 12-10-2026 - 07.20

    Di Balik Pesta Diskon Amazon Gelombang PHK Menghantui

    Ekonomi 12-10-2026 - 05.35

    SeaBank Bawa Angin Segar Ekonomi Biru Pulau Pari

    Ekonomi 12-10-2026 - 05.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0633 Views

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0627 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0627 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.