EraNusantara – Sebuah pertemuan penting yang melibatkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi baru saja berlangsung di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta Selatan, siang tadi. Diskusi tertutup ini menguak agenda strategis pemerintah terkait pengelolaan anggaran dan percepatan program-program vital yang diamanahkan kepada Danantara.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, setelah pertemuan, memberikan keterangan singkat kepada awak media. Ia menjelaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan diskusi internal rutin yang fokus pada aspek anggaran dan progres program kerja Danantara ke depan. Purbaya menegaskan kehadirannya dalam kapasitas sebagai anggota dewan pengawas Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. "Ini hanya diskusi kecil, seperti biasa membahas masalah anggaran dan beberapa program Danantara. Saya kan juga pengawas Danantara, jadi itu saja," ujar Purbaya dengan lugas.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan pandangan lebih rinci mengenai substansi pembahasan. Menurut Prasetyo, agenda utama pertemuan adalah evaluasi dan percepatan implementasi berbagai program pemerintah yang telah dipercayakan kepada Danantara. Dua inisiatif strategis yang menjadi sorotan utama adalah proyek hilirisasi industri dan program konversi sampah menjadi energi listrik (waste to energy).
Prasetyo menambahkan, pemerintah sangat berharap agar beberapa proyek hilirisasi yang direncanakan dapat segera memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) pada bulan ini. "Kami mendiskusikan beberapa proyek hilirisasi yang kami targetkan bisa segera di-groundbreaking bulan ini. Saat ini sudah ada enam proyek yang berjalan, dan sebelumnya juga ada inisiatif waste to energy," jelas Prasetyo. Ia menekankan optimisme bahwa baik proyek waste to energy maupun hilirisasi dapat serentak di-groundbreaking pada bulan April ini, menandai langkah maju dalam pembangunan ekonomi nasional.
Editor: Rockdisc