Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Dapur Makan Gratis Kini Dibayar Per Porsi

    01-10-2026 - 08.35

    Pemerintah Libatkan Semua Pihak Kejar Akurasi Bansos

    01-10-2026 - 08.06

    Ojol Resmi Masuk Kategori Transportasi

    01-10-2026 - 07.35
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Dapur Makan Gratis Kini Dibayar Per Porsi
    • Pemerintah Libatkan Semua Pihak Kejar Akurasi Bansos
    • Ojol Resmi Masuk Kategori Transportasi
    • Bansos Pakai Data Baru dan Subsidi Jadi Tunai
    • Bantuan Rp 31 Triliun Siap Guyur Ekonomi Rakyat
    • Prabowo Perintah Jaga APBN Kuat Demi Kesejahteraan
    • Kabar Gembira Batas Penghasilan Bebas Pajak Naik
    • Pemerintah Kucurkan Rp12 Triliun Untuk Pekerja
    • Jalur Vital Jawa Bali Kembali Bernapas Lega
    • Tuntutan UMP Buruh Mencekik Pengusaha Ini Alasannya
    Kamis, 1 Oktober 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Dapur Makan Gratis Kini Dibayar Per Porsi

      01-10-2026 - 08.35

      Pemerintah Libatkan Semua Pihak Kejar Akurasi Bansos

      01-10-2026 - 08.06

      Ojol Resmi Masuk Kategori Transportasi

      01-10-2026 - 07.35

      Bansos Pakai Data Baru dan Subsidi Jadi Tunai

      01-10-2026 - 07.20

      Bantuan Rp 31 Triliun Siap Guyur Ekonomi Rakyat

      01-10-2026 - 05.35
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Bansos Pakai Data Baru dan Subsidi Jadi Tunai

    Bansos Pakai Data Baru dan Subsidi Jadi Tunai

    Ekonomi 01-10-2026 - 07.203 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Bansos Pakai Data Baru dan Subsidi Jadi Tunai

    Eranusantara.co – Pemerintah Indonesia tengah bersiap melakukan transformasi besar-besaran dalam sistem penyaluran bantuan sosial (bansos) dan subsidi. Melalui pemanfaatan teknologi mutakhir, pemerintah berencana merombak total basis data penerima manfaat agar lebih akurat dan tepat sasaran. Langkah ini melibatkan integrasi data lintas kementerian dan lembaga yang akan dikelola menggunakan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

    Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan bahwa proses digitalisasi dan penyatuan data ini sedang berjalan intensif. Pemerintah tidak hanya mengandalkan satu sumber data, melainkan melakukan pemadanan data dari berbagai sektor. Mulai dari data kependudukan dari Dukcapil, data kepemilikan tanah dari Kementerian ATR/BPN, hingga data kepemilikan kendaraan bermotor dari Polri.

    Bansos Pakai Data Baru dan Subsidi Jadi Tunai
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Arahan Presiden kita jalankan roll out dari teknologi ini pada bulan Oktober ini. Semua berjalan dengan bagus. Dukcapil sangat terkoordinasi dengan kementerian lain seperti Kemendagri, Kementerian Desa, Menko PMK, Kementerian Agama, hingga Polri," ujar Luhut dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta.

    Luhut menambahkan bahwa sistem AI yang digunakan merupakan karya putra-putri terbaik bangsa. Teknologi ini memungkinkan seluruh data dari berbagai instansi untuk "berkomunikasi" satu sama lain secara otomatis. Integrasi data lintas sektor ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir tahun 2026. Dengan demikian, skema penyaluran bansos menggunakan basis data baru yang lebih solid ini direncanakan mulai diberlakukan pada awal tahun 2027.

    "Tahun 2027 kita bagi bansos. Kita akan mencoba pada kuartal pertama tahun depan, namun hal ini tetap bergantung pada keberhasilan proses integrasi hingga akhir tahun ini," tambah Luhut yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN).

    Selain menyasar bansos, transformasi data ini membawa angin segar bagi kebijakan subsidi. Luhut memberikan sinyal kuat bahwa dalam satu hingga dua tahun ke depan, pemerintah berencana mengubah skema subsidi yang selama ini berbentuk barang menjadi bantuan uang tunai (cash transfer) langsung kepada masyarakat yang berhak.

    Rencana ini bertujuan agar bantuan yang diberikan langsung menyentuh kebutuhan individu tanpa melalui rantai distribusi barang yang kompleks. Luhut menegaskan bahwa rencana perubahan skema subsidi dari barang ke tunai ini telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto.

    "Ini kan baru bansos. Ke depannya, dalam satu atau dua tahun, subsidi itu tidak lagi dalam bentuk barang, tapi langsung ke manusianya dalam bentuk tunai," tegasnya.

    Langkah ini juga diharapkan dapat memperbaiki klasifikasi status desil warga yang selama ini sering dikeluhkan karena dianggap kurang akurat. Dengan bantuan AI, pemutakhiran data ekonomi masyarakat akan dilakukan secara lebih presisi.

    Menariknya, wacana pengalihan subsidi barang ke tunai ini sebenarnya bukanlah hal baru. Gagasan serupa pernah muncul lebih dari satu dekade lalu, terutama terkait subsidi bahan bakar minyak (BBM). Saat itu, pemerintah sempat mendorong penggunaan e-KTP sebagai basis data agar subsidi tidak lagi diberikan dalam bentuk harga murah, melainkan transfer uang langsung kepada warga yang membutuhkan agar lebih tepat sasaran. Kini, dengan kemajuan teknologi AI, visi tersebut tampaknya akan segera menjadi kenyataan.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Dapur Makan Gratis Kini Dibayar Per Porsi

    Ekonomi 01-10-2026 - 08.35

    Pemerintah Libatkan Semua Pihak Kejar Akurasi Bansos

    Ekonomi 01-10-2026 - 08.06

    Ojol Resmi Masuk Kategori Transportasi

    Ekonomi 01-10-2026 - 07.35

    Bantuan Rp 31 Triliun Siap Guyur Ekonomi Rakyat

    Ekonomi 01-10-2026 - 05.35

    Prabowo Perintah Jaga APBN Kuat Demi Kesejahteraan

    Ekonomi 01-10-2026 - 05.06

    Kabar Gembira Batas Penghasilan Bebas Pajak Naik

    Ekonomi 01-10-2026 - 04.36
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Fakta Mengejutkan di Balik Mudik Lebaran 2026: Jasa Raharja Gelontorkan Rp 11,2 Miliar Santunan! Apa Penyebab Utama Ratusan Nyawa Melayang Meski Angka Kecelakaan Turun Drastis?

    26-03-2026 - 05.0629 Views

    Bongkar Tuntas Coretax: Sistem Pajak Baru yang Mengguncang Dunia Konsultan! Kuasai Rahasianya dalam 4 Hari Intensif, Hindari Kerugian Klien dan Pastikan Bisnis Tetap Unggul!

    04-09-2026 - 05.0624 Views

    Operasi Senyap Bea Cukai Bongkar Jaringan Impor Ilegal Puluhan Miliar Rupiah! Menkeu Purbaya: Jangan Harap Lolos, Ini Baru Permulaan!

    23-06-2026 - 22.0623 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.