Close Menu
EraNusantaraEraNusantara
    What's Hot

    Geger! Target Transaksi Harbolnas 2026 Sentuh Angka Fantastis Rp 40 Triliun, Akankah Jadi Penyelamat Ekonomi Akhir Tahun Indonesia?

    27-08-2026 - 16.06

    Jakarta Memanas! KAI Commuter Siagakan Ratusan Personel di Stasiun KRL Utama, Ada Apa di Balik Penjagaan Ketat Hari Ini?

    27-08-2026 - 12.06

    Waspada Jebakan Investasi Bodong! CIMB Niaga Ungkap 3 Pilar Utama Jadi Investor Cerdas yang Wajib Anda Kuasai Sekarang Juga!

    27-08-2026 - 05.06
    Laman
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    Terbaru:
    • Geger! Target Transaksi Harbolnas 2026 Sentuh Angka Fantastis Rp 40 Triliun, Akankah Jadi Penyelamat Ekonomi Akhir Tahun Indonesia?
    • Jakarta Memanas! KAI Commuter Siagakan Ratusan Personel di Stasiun KRL Utama, Ada Apa di Balik Penjagaan Ketat Hari Ini?
    • Waspada Jebakan Investasi Bodong! CIMB Niaga Ungkap 3 Pilar Utama Jadi Investor Cerdas yang Wajib Anda Kuasai Sekarang Juga!
    • Geger! BGN Rem Mendadak Pembukaan Dapur Makan Bergizi Gratis, Ribuan Mitra Terkatung-katung Menanti Kebijakan Baru di Tengah Pembenahan Internal!
    • Menguak Potensi Tersembunyi Nagekeo: Prabowo Beri Lampu Hijau Proyek Pangan Raksasa 8.000 Hektar, Siap Transformasi Ekonomi Lokal dan Ketahanan Pangan Nasional?
    • Keputusan Mengejutkan BGN: Ribuan Porsi Makan Bergizi Gratis Terdampak Karhutla! Mengapa Program Penting Ini Dihentikan Sementara?
    • Terkuak! Rahasia Dapur Program Makan Bergizi Gratis: Kepala SPPG Wajib ‘Melek’ Pukul 02.00 Dini Hari! Pemerintah Ungkap Ancaman Keamanan Pangan Anak-anak Indonesia, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
    • Peluang Emas di Tanah Suci: Gaji Rp 70 Juta Menanti Petugas Haji 2027, Ini Rincian dan Cara Melamarnya!
    • REVOLUSI KARIR! Hobi Jaga Bumi Kini Jadi Pintu Gerbang Emas di Sektor Energi? Pertamina Ungkap Rahasia Transformasi Bisnis dan Peluang ‘Green Jobs’ yang Mengguncang Ekonomi, Wajib Tonton!
    • Bukan Kaleng-kaleng! Sarang Walet RI Raup Rp 3 Triliun dari Tiongkok, Ini Fakta Mencengangkan di Balik Angka Jumbo!
    Kamis, 27 Agustus 2026
    EraNusantaraEraNusantara
    • Home
    • Ekonomi

      Geger! Target Transaksi Harbolnas 2026 Sentuh Angka Fantastis Rp 40 Triliun, Akankah Jadi Penyelamat Ekonomi Akhir Tahun Indonesia?

      27-08-2026 - 16.06

      Jakarta Memanas! KAI Commuter Siagakan Ratusan Personel di Stasiun KRL Utama, Ada Apa di Balik Penjagaan Ketat Hari Ini?

      27-08-2026 - 12.06

      Waspada Jebakan Investasi Bodong! CIMB Niaga Ungkap 3 Pilar Utama Jadi Investor Cerdas yang Wajib Anda Kuasai Sekarang Juga!

      27-08-2026 - 05.06

      Geger! BGN Rem Mendadak Pembukaan Dapur Makan Bergizi Gratis, Ribuan Mitra Terkatung-katung Menanti Kebijakan Baru di Tengah Pembenahan Internal!

      27-08-2026 - 02.06

      Menguak Potensi Tersembunyi Nagekeo: Prabowo Beri Lampu Hijau Proyek Pangan Raksasa 8.000 Hektar, Siap Transformasi Ekonomi Lokal dan Ketahanan Pangan Nasional?

      26-08-2026 - 22.06
    EraNusantaraEraNusantara
    Home - Ekonomi - Geger! Prabowo Ungkap Anomali Ekonomi RI: Negara Makin Kaya, Mengapa Rakyat Miskin Justru Bertambah? Ada yang Salah dengan Sistem Kita?

    Geger! Prabowo Ungkap Anomali Ekonomi RI: Negara Makin Kaya, Mengapa Rakyat Miskin Justru Bertambah? Ada yang Salah dengan Sistem Kita?

    Ekonomi 23-06-2026 - 16.062 Mins Read
    Bagikan Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Geger! Prabowo Ungkap Anomali Ekonomi RI: Negara Makin Kaya, Mengapa Rakyat Miskin Justru Bertambah? Ada yang Salah dengan Sistem Kita?

    EraNusantara – Presiden terpilih Prabowo Subianto melontarkan keprihatinan mendalam terkait kondisi perekonomian nasional yang dinilainya menyimpan sebuah paradoks mencolok. Ia menyoroti fenomena ganjil di mana pertumbuhan ekonomi yang signifikan tidak sejalan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat luas. Menurut Prabowo, data yang ada menunjukkan perekonomian Indonesia mencatatkan pertumbuhan rata-rata 5% per tahun selama tujuh tahun terakhir, namun angka impresif ini belum sepenuhnya terefleksi dalam peningkatan taraf hidup mayoritas rakyat.

    Secara logis, peningkatan kekayaan negara sebesar 35% dalam kurun waktu tersebut seharusnya berbanding lurus dengan peningkatan kemakmuran. Namun, data terkini yang ia terima pasca-menjabat sebagai presiden justru mengindikasikan hal sebaliknya: jumlah penduduk yang tergolong miskin malah mengalami penambahan. "Secara matematis, Indonesia seharusnya menjadi 35% lebih kaya dalam tujuh tahun terakhir. Namun, realitas yang saya hadapi setelah dua bulan menjabat menunjukkan bahwa setelah pertumbuhan 5% per tahun, mengapa justru jumlah penduduk miskin bertambah?" ungkap Prabowo dengan nada heran dalam pidatonya di Penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU), yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Selasa (23/6/2026).

    Geger! Prabowo Ungkap Anomali Ekonomi RI: Negara Makin Kaya, Mengapa Rakyat Miskin Justru Bertambah? Ada yang Salah dengan Sistem Kita?
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Prabowo secara tegas menyebut kondisi ini sebagai sebuah "anomali" yang membingungkan. Ia menambahkan bahwa tidak hanya jumlah penduduk miskin yang meningkat, tetapi juga terjadi fenomena penurunan pada kelompok kelas menengah yang sebelumnya berhasil bangkit dari garis kemiskinan. "Bagaimana mungkin negara semakin makmur, namun jumlah rakyat miskin justru bertambah? Ini adalah sebuah keanehan, sebuah anomali. Kelompok kelas menengah yang tadinya sudah berhasil lepas dari jerat kemiskinan pun kini terancam kembali. Jika negara diklaim bertambah kaya hingga 30%, mengapa paradoksnya adalah peningkatan kemiskinan dan penyusutan kelas menengah?" imbuhnya, mempertanyakan efektivitas sistem yang berjalan.

    Analisis Prabowo mengarah pada kesimpulan bahwa buah dari pertumbuhan ekonomi yang dicapai selama ini cenderung terakumulasi dan dinikmati oleh segelintir kelompok atau individu tertentu. Oleh karena itu, ia menekankan bahwa ada "kekeliruan fundamental" dalam struktur dan implementasi sistem perekonomian yang berlaku, yang menuntut perbaikan segera dan komprehensif. "Kita harus waspada terhadap fakta bahwa kekayaan yang bertambah ternyata hanya terkonsentrasi pada sekelompok kecil orang. Ini jelas mengindikasikan bahwa sistem yang kita jalankan saat ini keliru. Jika jumlah orang miskin bertambah dan kelas menengah menyusut, itu berarti manfaat dari pertumbuhan ekonomi hanya dinikmati oleh segelintir pihak," tegas Prabowo, menyerukan evaluasi mendalam terhadap kebijakan ekonomi yang ada.

    Editor: Rockdisc

    Follow on Google News
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Kinanthi
    • Website

    penulis dan analis utama di EraNusantara. Ia berspesialisasi dalam pelaporan mendalam mengenai isu-isu investasi, kebijakan perdagangan, dan dinamika pasar keuangan serta bisnis di Indonesia

    Related Posts

    Geger! Target Transaksi Harbolnas 2026 Sentuh Angka Fantastis Rp 40 Triliun, Akankah Jadi Penyelamat Ekonomi Akhir Tahun Indonesia?

    Ekonomi 27-08-2026 - 16.06

    Jakarta Memanas! KAI Commuter Siagakan Ratusan Personel di Stasiun KRL Utama, Ada Apa di Balik Penjagaan Ketat Hari Ini?

    Ekonomi 27-08-2026 - 12.06

    Waspada Jebakan Investasi Bodong! CIMB Niaga Ungkap 3 Pilar Utama Jadi Investor Cerdas yang Wajib Anda Kuasai Sekarang Juga!

    Ekonomi 27-08-2026 - 05.06

    Geger! BGN Rem Mendadak Pembukaan Dapur Makan Bergizi Gratis, Ribuan Mitra Terkatung-katung Menanti Kebijakan Baru di Tengah Pembenahan Internal!

    Ekonomi 27-08-2026 - 02.06

    Menguak Potensi Tersembunyi Nagekeo: Prabowo Beri Lampu Hijau Proyek Pangan Raksasa 8.000 Hektar, Siap Transformasi Ekonomi Lokal dan Ketahanan Pangan Nasional?

    Ekonomi 26-08-2026 - 22.06

    Keputusan Mengejutkan BGN: Ribuan Porsi Makan Bergizi Gratis Terdampak Karhutla! Mengapa Program Penting Ini Dihentikan Sementara?

    Ekonomi 26-08-2026 - 19.06
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Top Posts

    Rahasia di Balik Kebijakan Keuangan Baru: Purbaya vs. Sri Mulyani, Siapa yang Lebih Tepat?

    16-09-2025 - 19.0617 Views

    UU Konsumen Ancam Tutup UMKM? Sanksi 5 Tahun Penjara & Denda Miliar Bikin Geger!

    05-06-2025 - 19.0611 Views

    Rekor! Ekspor Ikan RI Tembus Triliunan Rupiah Saat Lebaran, Rahasianya?

    08-04-2025 - 11.4411 Views
    Footer Logo - 48 Media Partners

    MEDIA PARTNERS

    bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

    MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

    cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
    deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
    EraNusantara
    • Home
    • Disklaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang
    © 2026 KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.